
Setelah sang Ayah pergi emosi Raffa kembali memuncak dia tak pernah menyangka bahwa sang Ayah akan berani datang untuk menemuinya lagi.
Dan sesaat mood Raffa untuk bekerja pun hilang sehingga dia memutuskan untuk healing sejenak.
Raffa menyuruh sekertaris pribadinya untuk membatalkan semua meeting untuk hari ini karena Raffa sedang tak ingin melakukan apapun dia ingin menenangkan dirinya terlebih dahulu...
"Sari, aku mau kamu resekejul ulang semua pekerjaanku dan batalkan semua meeting yang harus aku kerjakan hari ini.."setelah mengatakan itu Raffa pun memutuskan untuk pergi meninggalkan kantor.
Raffa pun memutuskan untuk berjalan jalan dia sedang tak mau memikirkan apapun karena hal yang paling sulit adalah ketika dia harus bertemu kembali dengan sang Ayah orang yang telah memberikan dia luka yang begitu dalam..
Raffa memilih untuk membeli beberapa barang dan dia ingin berkunjung ke panti asuhan untuk berbagi.. Raffa hanya ingin menghabiskan waktu di panti untuk menenangkan hatinya..
Panti asuhan Ananda adalah tujuannya. Raffa biasa berkunjung ke sana untuk memberikan sumbangan dan juga makanan Raffa juga biasa bermain dengan anak anak ketika pikirannya sedang kacau seperti saat ini...
Sesampainya di panti,Raffa melihat sosok yang sangat femiliar untuknya sosok wanita berkulit putih yang terlihat sedang sangat bahagia bermain dengan anak anak panti.. Reva yang kebetulan juga seorang donatur tetap di panti itu pun sedang berkunjung Reva juga sedang merasakan kegundahan sama seperti Raffa...
Raffa mengira bahwa dia sedang bermimpi bahkan dia mengira bahwa dirinya telah kurang waras sehingga di mana mana selalu ada bayangan Reva.
Reva yang terlihat begitu sederhana hanya mengenakan celana jeans panjang yang di padukan dengan kemeja berwarna hitam terlihat begitu cantik di mata Raffa bahkan Raffa tanpa sadar tersenyum kearahnya..
Raffa pun merasa semua beban di dalam hatinya hilang ketika melihat senyuman Reva. entah kenapa hatinya pun selalu mengagumi sosok Reva mungkinkah Raffa telah kembali merasakan cinta..
Tiba tiba saja Arini gadis kecil yang sangat akrab dengan Raffa pun melihatnya dan tak lama setelah itu Arini pun menghampiri laki laki tampan itu membuat Reva pun langsung menoleh kearah Raffa.
"Mas Raffa...."panggil Arini sembari menghampiri Raffa dan kemudian memeluknya...
Raffa pun langsung membalas pelukan gadis kecil itu dengan lembut.
"Hai sayang kamu apa kabar? Ayo kamu lagi apa sama teman teman lihat Mas Raffa bawa apa buat kalian.."Raffa pun langsung tersenyum bahagia..
Reva pun sangat terkesan ketika melihat senyuman manis Raffa. Reva yang di tarik oleh anak anak pun langsung ikut mendekati Raffa...
"Mas Raffa..."ucap Reva lirih.
Raffa pun langsung menatap kearah Reva dan tersenyum..
__ADS_1
"Reva kamu di sini juga."tanya Raffa sembari berdiri dan menatap mata indah Reva.
Reva pun tersenyum sembari menganggukan kepalanya..
"Iya Mas aku memang selalu kesini setiap ada waktu. Dan aku juga selalu datang ketika aku sedang jenuh hanya untuk bermain dengan anak anak.. Kalau Mas sendiri bagaimana??"Reva pun bertanya kembali pada Raffa.
Raffa pun tersenyum dia juga mengatakan hal yang sama hal itu membuat keduanya tertawa.
Anak anak pun tersenyum melihat pasangan itu saling mengutarakan apa yang ada di dalam hati mereka..
"Mas Raffa dan Mbak Reva cocok.. Kami berharap bahwa kalian akan berjodoh dan kalian bisa bersama selamanya.."ucap salah seorang anak yang kemudian di aminkan oleh anak anak yang lain..
Sementara itu Reva dan Raffa hanya bisa sama sama tersenyum dan ikut mengaminkan doa anak anak itu tanpa mereka sadari...
Setelah menghabiskan waktu bersama anak anak mereka pun akhirnya memutuskan untuk pulang.. Raffa pun menatap wajah Reva sekilas dan tersenyum...
"Rev bagaimana kalau kita makan siang bersama. Atau kamu mau ada acara lain lagi setelah ini?"tanya Raffa dengan sedikit ragu..
Reva pun hanya tersenyum sembari menganggukan kepalanya...
"Boleh Mas kebetulan aku free hari ini. Aku lagi malas bekerja dan lagi males kemana mana juga.."jawaban Reva membuat hati Raffa merasa sangat bahagia...
Raffa pun mengajak Reva untuk naik mobil bersamanya...
"Baiklah kita pakai mobilku aja. Nanti pulangnya biar aku anterin.."ucap Raffa sembari membukakan pintu mobil miliknya.
Reva pun tersenyum dan kemudian keduanya pun pergi ke suatu restoran yang cukup terkenal di ibu kota.
Reva tersenyum sembari berkata dalam hati dia tak pernah menyangka jika hal ini dia alami Reva bisa satu mobil dengan laki laki yang selalu membuat hatinya bergetar tak menentu..
Raffa pun sesekali melirik Reva dan tanpa Raffa sadari Raffa melihat cincin yang ada di leher Reva.
Raffa sendiri sangat yakin bahwa itu adalah cincin yang dia punya cincin yang akan di berikan pada Arumi waktu itu..
"Reva maaf kalau boleh tahu cincin yang ada di leher kamu itu kamu beli di mana dan itu sepetinya sangat bagus.."Raffa pun bertanya untuk menghilangkan semua kecurigaannya...
__ADS_1
Reva pun melirik kearah cincin yang ada di lehernya itu. Reva menjelaskan semuanya bahwa dia mendapatkan cincin itu dari seseorang yang tak dia kenal. Raffa sangat terkejut setelah mendengar itu. Raffa ingat jelas bahwa dulu saat dirinya membuang cincin itu ada seorang wanita yang mengambilnya apakah mungkin itu Reva...
Raffa pun langsung menghentikan mobil miliknya membuat Reva terkejut.
"Ada apa Mas? Kok berhenti mendadak?"tanya Reva kemudian.
Raffa pun ingin memastikan apakah wanita itu adalah Reva dan pada akhirnya dia pun bertanya.
"Apakah kamu mendapatkan cincin itu di taman? Kalau gak salah di taman kencana?"tanya Raffa penasaran..
Reva pun menganggukan kepalanya..
"Iya aku mendapatkannya di sana dan aku ingin mencari pemilik cincin ini. Aku tahu ini adalah cincin mahal dan aku berusaha menjaganya aku hanya berharap suatu saat nanti aku bisa bertemu dengan pemiliknya.."jawaban Reva membuat Raffa tersenyum bahagia...
Raffa pun tersenyum..
"Bolehkan aku melihatnya?"tanya Raffa sembari mengulurkan tangannya.
Reva pun tersenyum dan kemudian melepas kalung yang dia pakai.
Raffa pun menunjukan sebuah nama di dalamnya.
"Kamu lihat nama siapa yang ada di cincin ini?"tanya Raffa semabri menunjukan nama yang ada di cincin itu...
Reva sangat terkejut bahkan selama ini dia tak pernah melihat nama itu. Di sana ada tulisan Raffa Bintang Alaska..
"Jadi pemiliknya itu Mas?"tanya Reva dengan wajah yang bingung.
Raffa pun tersenyum sembari menganggukan kepalanya.
"Iya aku yang memberikannya waktu itu. Kamu tahu kalau dulu aku akan memberikan cincin ini untuk melamar mantan kekasihku namun pada malam itu dia mengkhianati aku sehingga aku membuangnya."Raffa pun mencoba jujur pada Reva.
Reva hanya bisa diam saja mendengar apa yang di katakan Raffa. Dia tahu saat itu Raffa sangat hancur...
"Kalau begitu aku kembalikan cincin ini ada Mas."ucap Reva lirih.
__ADS_1
Raffa pun tersenyum dia menggelengkan kepalanya.
"Ini adalah milikmu. Dan aku sudah memberikannya dan mana mungkin aku mengambilnya kembali."Raffa pun sangat senang karena cincin itu masih ada sampai saat ini sementara Reva menjadi gelisah karena selama ini dia sudah jatuh cinta pada laki laki yang kini ada di sampingnya...