WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU

WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU
Capture 20


__ADS_3

Setalah pergi meninggalkan mall Raffa pun langsung kembali ke kantor dalam perjalannya kembali ke kantor Raffa selalu teringat dengan apa yang Reva katakan bahwa dia tak mau berpacaran hal itu menjadi tantangan terbesar untuknya...


Raffa pun tersenyum dan bertekad untuk berusaha mendapatkan hati Reva. Sebelum itu Raffa akan melakukan pendekatan dengan Pak Andi Ayah dari Reva..


"Aku pasti akan mendapatkanmu Rev,dan aku akan meminta bantuan Bunda untuk hal ini aku sangat yakin bahwa Bunda akan setuju dengan pilihanku kali ini..."Raffa pun semakin bersemangat untuk mengejar Reva.


Sesampainya di kantor Raffa langsung masuk kedalam ruangannya dan tak lama setelah itu dia harus metting dengan salah seorang clien yang sangat penting..


Raffa pun langsung menyiapkan semuanya dan kemudian bergegas pergi menuju ruang metting untuk segera membahas proyek besar yang bernilai fantastis...


Sebelum masuk ke ruang metting Raffa pun menghampiri Pak Andi untuk mengajaknya membahas proyek besar itu.. Di samping Raffa ingin mendapatkan restu dari Pak Andi yang tak lain adalah Ayah dari wanita yang sangat di cintainya Pak Andi juga merupakan satu satunya orang kepercayaannya di kantor..


"Pak Andi,apa materi buat metting sudah di siapkan? kalau begitu kita ke ruang metting sekarang."Raffa pun mengajak Pak Andi ikut serta dengannya untuk metting bersama...


"Sudah Pak,mari kita keruang metting sekarang.."Pak Andi pun terlihat begitu hormat pada Raffa walaupun usianya jauh lebih tua dari Raffa namun Pak Andi menghormatinya sebagai pemilik dari perusahan tempatnya bekerja...


Setalah itu Pak Andi dan Raffa pun langsung pergi menuju ruang rapat dan di sana sudah menunggu beberapa orang clien mereka...


Setelah selesai metting dan juga Raffa berhasil bekerja sama dengan clein tersebut Raffa nampak sangat senang itu berkat kinerja Pak Andi yang sudah tak di ragukan lagi..

__ADS_1


"Kita berhasil memenangkan proyek ini Pak,dan aku akan memberikan Bapak bonus.."ucap Raffa dengan wajah yang berseri seri..


Pak Andi merasa senang karena saat ini Raffa telah banyak berubah. Dia tahu apa yang terjadi di keluarga Raffa namun Pak Andi lebih memiliki untuk tutup mata dan tutup telinga tak mau ikut campur dengan semua urusan Raffa.


"Ini juga berkat kinerja Bapak yang juga sangat luar biasa. Dan saya rasa Bapak gak perlu memberikan apapun karena ini sudah menjadi tugas saya untuk membantu memajukan perusahaan ini..."Pak Andi pun menolak apa yang hendak Raffa berikan.


Raffa tersenyum dan kemudian dia kembali ke ruangannya...


"Bapak ini bisa bisa saja. Ya sudah saya kembali ke ruangan saya dulu dan silahkan Bapak juga kembali keruangan Bapak..."Raffa pun berbicara dengan sangat lembut membuat Pak Andi tersenyum melihat perubahan yang terjadi pada bosnya itu...


...****************...


"Assalamualaikum Bunda..."Raffa pun menyapa sang Bunda dengan begitu lembut...


Dari sebrang sana juga terdengar suara seorang wanita yang sangat dia sayangi..


"Waalaikkumsalam Raff apa kamu sedang sibuk? Oh iya maaf Bunda mengganggu sebenar. Raff nanti malam Bunda ingin mengajak kamu dan Reva untuk makan malam bersama apa kamu gak keberatan sayang?"ucapan sang Bunda membuat Raffa langsung menerimanya dengan senang hati...


"Tentu saja Bunda. Baiklah nanti Raffa pasti datang dan Bunda gak perlu khawatir nanti biar Raffa saja yang menjemput Reva."ucapan Raffa membuat sang Bunda bingung apakah keduanya sudah benar benar dekat ataukah memang sudah memiliki hubungan yang sepesial..

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu nanti biar Bunda bicara dengan Reva. Ya sudah kamu lanjutkan pekerjaan kamu dan Bunda tutup dulu..."Ibu Maurel pun langsung menutup sambungan teleponnya.


Raffa pun tersenyum karena akan bisa bertemu dengan Reva lagi hal itu membuatnya sangat bersemangat untuk segera menyelesaikan semua pekerjaannya.


"Bunda tahu saja kalau putranya sedang jatuh cinta dia memang Bunda yang the best."Raffa pun langsung kembali fokus ke layar laptopnya...


Pada sore harinya sepulang bekerja Raffa pun menyempatkan untuk menghampiri Pak Andi dan berbicara dengannya sebentar...


"Pak Andi bisa kita bicara sebentar?"ucap Raffa lirih membuat Pak Andi bingung di buatnya...


"Tentu saja Pak kenapa tidak.."ucap Pak Andi lirih.


Raffa pun langsung pada intinya Raffa berkata bahwa dia akan meminta izin untuk mengajak Reva makan malam dan akan segera mengantarkannya pulang.


Pak Andi tersenyum sepetinya Raffa sedang mencari cara untuk mendekatinya dan mungkin Raffa sedang berusaha untuk meminta restu dari sang calon mertua.


"Tentu saja silahkan. Tapi maaf Reva memang anaknya seperti itu dan saya harap Bapak bisa memakluminya."Pak Andi pun tersenyum...


Raffa pun mengangguk dia merasa senang karena sepertinya Raffa mendapatkan lampu hijau dari Pak Andi untuk mendekati sang putri hal itu membuat Raffa semakin bersemangat untuk mengejar cinta Reva.

__ADS_1


"Tentu saja Om,Om gak perlu khawatir. Ya sudah Raffa pamit ya Om.."ucapan Raffa pun seketika berubah dan sebelum pergi Raffa pun mencium punggung tangan Pak Andi...


__ADS_2