WHAT!!! Gue Jadi Istrinya Duke?

WHAT!!! Gue Jadi Istrinya Duke?
Bab 9


__ADS_3

Menjelang malam, setelah mendapatkan pelajaran dari Konsultan Cinta malam pertama yang tak lain adalah adiknya sendiri, Al bergegas mandi & bersiap tidur eh maksudnya malam pertama 🤣


Semua sudah sesuai rencana. Sang bidadari cantik udah ditaruh dikamar & tinggal menunggu sang suami masuk. Eh tunggu tunggu! Gue lupa yang paling terpenting dari semuanya senjata nuklir andalan gue, OBAT PERANGSANG!! Uhuyyy - Batin Efran


Efran lalu berjalan mendekati Al sebelum masuk kekamar & memberikan minuman yang didalamnya sudah tercampur obat perangsang itu " Nih minum!"


" Ini Apaan?" Tanya Al curiga


" Udah minum aja. Ini cuma air rohani kok!!"


Kakakku yang tampan, loh emang jenius dalam hal menyusun rencana perang tetapi kalau untuk strategi malam pertama, gue lebih cerdik. Padahal sih gue udah nonton begituan, hitung hitung buat bekal nanti saat praktek ama gojou pas malam pertama!! - batinnya


Efran dengan cepat mendorong masuk Kakaknya lalu mengunci pintu " By Kakakku, nikmatilah malam pertamamu, aku sayang padamu!" 


Kebanyakan dosa loh Ren sampe sampe punya bestie dakjal kayak kita! - batin Sifra


Efran kembali menatap Sifra sambil mengulurkan tanggannya " Sif! loh udah siapin camilannya kan? malam ini kita akan mendengar suara suara indah!"  Keduanya duduk didepan pintu kamar pasangan itu sembari memakan camilan

__ADS_1


...............


.........


......


Pagi hari yang indah, menyelimuti kediaman Duke dengan orang orang yang sedari tadi tengah sibuk dengan urusan mereka.


Al yang sibuk dengan tugasnya melatih prajurit, para pelayan yang sibuk dengan tugas rumah & Kedua bestie laknat yang sedang menggoda istri tercinta sang raja tirani tanpa mahkota


Rasa penasaran menghiasi wajah Efran dipagi hari bagaimana tidak, semalam itu benar benar luar biasa meskipun mereka hanya mendengar dari luar pintu " Eaaaaa .... gimana rasanya malam pertama! Enak kan?"


" Ya kan udah nikah sayangku!" Jawab sifra enteng


Tiba tiba saja Rose menangis keras " Ahahaha ..... mak! Gue nggak perawan lagi!! Lakik gue mak ahahaha!!"


" Elu mestinya syukurin bisa rasakan  benda panjang milik kakak gue apalagi tuh namanya ahh betul p*nis!!" Ucap efran tanpa dosa

__ADS_1


Sifra mencoba menenangkan sahabatnya itu " Udah udah jangan nangis! Ayo bangun gue udah masakin makanan kesukaan Loh!"


" Loh buta apa??? Liat! Gue bahkan nggak bisa bangun!!"


Efran kembali mendekati Rose " Tentu Loh nggak bisa bangun! Kan kemarin kakak gue lakuin itu pas loh pingsan apalagi mainnya kasar sekali! Tiga jam lagi ditambah tangan loh diikat pula pake dasi!" Ucap Efran menceritakan dengan jelas kondisi kemarin malam


" FAKYUUUUUU!!" Melempar bantal peluknya tepat diwajah Efran


Huh sabar! Untung bestie + istri kakak gue! Kalau nggak udah gue siksa nih anak! - batin Efran mencoba bersabar


Kembali ke Al yang sedari tadi terus saja senyum senyum layaknya orang gimana. Bagaimana tidak? Kemarin malam adalah hal yang paling indah Sampai sampai ingatan itu masih teringat dikepalanya membuat prajurit yang melihatnya dibuat khawatir " Apa dia sakit?" 


Malam itu kenapa dia cantik sekali! - Batin Al tersenyum miring


Al kembali menatap tajam para prajuritnya Seraya memberitahukan sesuatu" Mulai sekarang,  jika istriku menyuruh kalian melakukan sesuatu! Laksanakan saja! Tetapi ingat! Jangan dekat dekat! TIGA METER KEBELAKANG, KALAU MASIH SAYANG KEPALA KALIAN!!"


" ...." Mereka hanya mengangguk ketakutan

__ADS_1


Bersambung ......


__ADS_2