
EMPAT TAHUN YANG LALU ....
BUSSH .....
Suara hembusan angin yang begitu kencang, kini menambah suasana yang begitu mencekam dimalam hari.
Sunyi & gelap, sungguh suasana yang pas untuk membunuh seseorang.
CRAK!!
Terdengar seperti benda terjatuh, lebih tepatnya disengajakan.
" AKHHHH! ... KU - KUMOHON, A - AMPUNI AKU. TO - TOLONG!!" Teriak seorang pria paru baya dengan terbata bata.
Ia tersungkur dilantai dengan banyak luka ditubuhnya, terlebih lagi darah segar mengalir deras membanjiri lantai putih, meninggalkan noda merah. Seperti baru kena tusuk benda tajam. Bau anyir tercium dimana mana, sungguh menjijikan sekali jika sampai dilihat orang lain.
TAP
__ADS_1
TAP
Dari kegelapan, muncullah wanita cantik berpakaian seksi. Ia tidak menutupi wajahnya dengan cadar, tetapi membiarkan pria itu melihat kecantikannya yang tak manusiawi.
Rambut Berwarna Silver dilepas, dibiarkan tertiup angin, meninggalkan pesona yang memanjakan mata, sebelum mengantarkan pria itu kealam kubur " Eh ayolah ..... aku belum menggunakan racunku, masa udah mau mati? Tidak adil namanya! Rasakan racunku dulu baru boleh mati ya?"
" SE - SESEORANG, TO -TOLONG AKU!!!" Pria itu kembali berteriak namun sayangnya tak ada seorang pun yang datang ataupun membantunya.
Wanita cantik itu hanya tersenyum licik, memandangi mangsanya yang tak berdaya sekarang. Ia kemudian mengeluarkan jarum besar nan panjang miliknya, yang diujungnya sudah tersedia racun yang teramat mematikan.
" TI - TIDAK! JANGAN!!!"
JLEB!!
Akhirnya pria tua itu mati ditangannya. Sungguh pemandangan yang horor. Jarum itu tertancap jelas dijantung miliknya, bahkan tembus.
Semoga kau tenang dialam sana .....
__ADS_1
Dari ciri cirinya saja kita sudah tahu, siapa itu Sih cantik bunga belati atau lebih tepatnya sang pembunuh bayaran. Ya dia adalah Rose Cindirella. Sebelum Irena menempati tubuh Rose, Putri tunggal keluarga Count ini, rupanya merupakan seorang pembunuh bayaran. Ia melakukan semua itu atas dasar keinginannya sendiri. Tanpa bos, tanpa tuan ataupun orang ketiga.
Alasan ia menjadi seperti itu, karena alasan utamanya " Bosan "!! Rose tidak seperti wanita gila bangsawan lainnya, yang kerjanya cuma belajar bertata krama & bersosialisasi. Lebih baik mencari pekerjaan sampingan namun sangat bermanfaat. Alasan kedua, karena Sampah itu butuh singkirkan, Segera!! Julukan Sih cantik bunga belati diberikan olehnya, karena Rose sangat cantik seperti bunga mawar, namun saat disentuh durinya sangat tajam seperti belati.
Alasan Rose tidak pernah menunjukkan wajahnya kehadapan publik, semuanya karena pekerjaan ini. Setiap kali ia membunuh, wajahnya tidak akan ditutupi apapun, sehingga target dengan jelas, bisa melihat wajah cantiknya sebelum, ajal menjemput. Malas sekali, jika harus menutup wajah. Kalau punya wajah cantik itu, harus diperlihatkan bukan disimpan! Disimpan untuk siapa? Setan? Hah canda. Apalagi jika memakai cadar atau masker. Itu bisa bisa sesak nafas. Rose sih Ogah banget ....
Rose sering melakukan kegiatan ini setiap malam. Ia akan membunuh para bangsawan kotor yang melakukan tindakan korupsi ataupun kejahatan lainnya.
Apalagi Rose sangat mahir dalam hal menusuk terlebih lagi membuat racun. Ya, tidak ada penawar untuk racunnya. Kecuali orang yang membuatnya yang bisa menawarkan racun itu. Senjata yang sering ia gunakan adalah Jarum besar nan panjang. Rose memilih benda itu karena, ukuran pedang terlalu besar untuknya. Angkat pedang aja nggak kuat apalagi mau dipake?
Jika Al lebih suka menebas kepala orang dengan pedangnya, maka Rose lebih suka menusuk jantung orang dengan jarumnya. Bukankah akan lebih keren jika mereka berdua colab bareng? Ya hanya author yang tahu .....
TBC ......
Hai Guys. Lama tdk berjumpa. Akhirnya setelah berlama lama kemudian, Thor kembali Update juga. Thor pikir bakal beberapa bulan. Eh ternyata cuma sebulan doang. Heheh 😌🥲
Pokoknya dari sini kayak diceritain kembali gitu. Kenapa sampe sih Rose bisa dijodohin ama Al. Oke. Ditunggu aja kelanjutannya. 😌
__ADS_1