
Razuna melirik kesana kemari & matanya hanya mendapati tiga orang gila dengan pangkat yang tinggi.
Damian? Oh suami tampan yang satu ini, tentu memiliki pekerjaan selain menemani istrinya. Lagipula ia masih menjabat sebagai Duke. Masa mau melimpahkan semua pekerjaannya kepada Al? Itu cari gara gara, mau ajak perang ama anak sendiri namanya.
Al? Beban hidup sudah cukup membuatnya lelah, tumpukan dokumen setinggi gunung sudah cukup membuatnya stress. Apalagi harus menangani keluarga gilanya. Bikin nih kepala tambah pusing tujuh keliling. Cukup!! Tidak ada kata ajakan. Nggak mempan ama nih manusia kulkas berjalan ....
Jay? Salah satu pria super duper sibuk selain kedua ayah & anak tersebut. Jay pasti memiliki pekerjaan yang harus ia selesaikan. Didalam rumah itu, tidak ada yang namanya makan gaji buta. Hah mimpi! Tidak kerja alias bermalas malasan otw dipecat? Bukan lagi, langsung diantar ama Al menuju neraka.
Sedangkan Efran. Meskipun putri gila itu, tidak sesibuk sibuknya seperti yang lainnya, namun Al memberikannya sebuah tugas. Seperti menyiksa para penjahat.
Mungkin yang bebas sebebas bebasnya, hanyalah calon nyonya keluarga itu.
Rose cindirella!
Razuna kembali berpikir, kelihatannya Pekerjaan Efran tidak terlalu sulit. Meskipun Razuna & Efran tidak akur tapi nyatanya Efranlah orang yang paling pas.
" Oh astaga kau pasti bercanda. Dari semua orang yang ada dirumah ini, kenapa harus aku? Sebenarnya aku yang mau nikah atau kakak sih? Yang nikah siapa yang ajak siapa?" Protes Efran menghentakkan kakinya. Sungguh suasana yang teramat menyebalkan, terlebih lagi membanggongkan.
Razuna benar benar seperti orang yang tersampat dengan urusan putranya. Emang benar kata Efran, sebenarnya yang mau kawin siapa? Emak atau kakaknya?
" IKUT!!!" Titah Razuna akhirnya.
Akhirnya Efran hanya bisa pasrah. Ditarik keluar dari ruangan itu, lebih tepatnya diseret.
__ADS_1
" Yang benar saja .... KAKAK TERKUTUKLAH KAU!!"
Hachi!!
Al tiba tiba bersin.
" Aku yakin sekali, adikku itu pasti sedang mengumpatku diam diam!"
🌹🌹🌹
" Akhirnya sampai juga. Efran cepat sedikit jalannya. Lama sekali, kayak pengantin!" Celetuk Razuna menatap putrinya, yang sedari tadi kesusahan untuk turun dari kereta.
Pasalnya Efran memakai gaun karena paksaan sang ibu. Yah .... gadis mana yang kepesta memakai celana panjang? Bikin malu malu aja namanya. Mungkin itu hanya berlaku untuk Efran. Tidak disarankan untuk para gadis lainnya.
" Cukup bicaranya. Mari kita masuk!"
Sesampainya disebuah Aula besar. Razuna & Efran disambut baik oleh pemilik acara tersebut alias Viscount, yang sebentar lagi bakal diisdetin ama Rose.
Keduanya mendapat perlakuan yang begitu baik. Tidak ada satupun dari mereka, yang berani mengolok olok kedua ibu & anak tersebut. Semuanya pasti sudah tahu siapa sebenarnya Razuna & Efran.
" Semua orang yang mendiami kediaman Duke TANPA TERKECUALI adalah mereka yang tak boleh kita Hina!"
Perkataan yang sudah sering kali didengar. Pasalnya para pelayan yang bekerja dikediaman Duke, juga bisa bertarung.
__ADS_1
Oleh karena itu sangat jarang sekali, ada orang yang berani menghina keluarga yang satu ini. Karena sekali menghina, Semua orang dikediaman itu adalah musuh bebuyutanmu.
Razuna mendekati Efran Seraya membisik ditelinga sang putri
" Efran. Ingat .... jangan minum alkohol atau apapun yang melanggar batas umurmu. Ibu benci kau muntah sembarangan, pingsan sembarangan & terakhir membuatku malu. Paham?" Peringatnya.
Efran mengangguk pelan.
Mana mana aja. Soalnya aku juga tidak tahu mana yang alkohol atau bukan? Yang penting bisa diminum, untuk masalah efek samping aku tidak peduli! - batin Efran.
Beberapa menit kemudian ......
Akibat tidak mendengarkan perkataan emak, Efran akhirnya Muntah sembarangan karena mabuk & pingsan ditempat. Bagaimana tidak pingsan? Orangnya aja minum alkohol sampe sepulub gelas karena Enak. Akibatnya gini jadinya.
Razuna memijit pelipisnya.
" Dasar anak keras kepala!! Huh cepat bawa anak ini pulang, sebelum aku melemparnya keluar jendela!" Ucap Razuna memerintahkan pengawalnya. Rasa rasanya nih malu, lebih terasa sampai keubun ubun dari pada marahnya Anj!!
Mereka segera menuruti keinginan sang nyonya Duchess. Perlahan membawa Efran keluar dari ruangan itu & memasukannya kedalam Kereta. Bikin malu malu aja nih anak .....
......
TBC
__ADS_1