
Setelah selesai, Al & Rose bergegas menemui Efran & Sifra yang sedari tadi sudah menunggu mereka dimeja makan
Namun kali ini Al tidak ikut sarapan dikarenakan dirinya harus berangkat menuju istana
Cup ...
Seperti biasa mencium bibir istrinya sebelum pergi
Menatap Sedih " Kenapa nggak makan dulu! Memangnya nih hari ada apa diistana sehingga membuat Loh nggak makan?"
Al menarik nafas sebelum berbicara" Besok adalah ulang tahun Ratu, jadi hari ini tamu undangan dari kerajaan lain datang, jadi aku harus berada disana!" Ucapnya Memeluk Rose
" Yaudah! Tapi ingat jaga hati, jaga mata! Awas kalau sampe Loh kepicut ama tuh Lont*! Nggak bakal ada Tim kecebong Voli!!" Tekan Rose dengan tatapan tajam
Melirik Sifra " Jaga Rose, jika ingin keluar pastikan seinci kulitnya tidak boleh keluar kepermukaan!! Atau pedangku akan melayang dikepalamu!"
Buset ngeri banget nih orang! - batin Sifra
Al kembali lagi menatap Adiknya " Efran! Jangan terlalu banyak menghayal! Jaga Rose!!"
" Ngokey!"
__ADS_1
Setelah Al pergi, Efran yang cacing kepanasan langsung memegang tangan Rose "Re eh Rose! Ayo kita jalan jalan keluar?"
" Hah ngapain? Gue mau rebahan kali!!"
Efran kembali memohon dengan wajah memelas " Ayolah Rose, gue mau ketemu ama mas gojou ditempat kemarin. Ini Kesempatan emas, kan kakak gue nggak ada!"
" Efran! Loh nggak ada kerjaan lain apa? Kalau sampe nih istri tercintanya kluar trus diculik orang, waah .... bisa bisa mati gue! Bukan cuma tubuh gue yang tebas mental gue pun hancur coy!" Sentak Sifra yang sudah kesal
" Ck tenang aja ada gue!! Yang penting help meee!"
Rose menarik nafas dalam dalam & berpikir sejenak " Oke tapi jangan lama lama!"
Ketiganya lalu berangkat menggunakan kereta kuda, namun sayangnya ada beberapa prajurit yang menawarkan diri untuk menjaga Rose
" A - Anu Nyonya .... jika anda ingin keluar, tolong biarkan kami ikut bersama anda!" Ucap salah satu prajurit dengan nafas tersengal sengal
Rose menatap kesal, seolah olah tak suka " Pikir ini parade apa?" Udah udah! cukup satu aja yg ikut! Gue malas diliatin orang orang!" Cetus Rose
Prajurit itu kembali menatap Rose dalam keadaan gemetar " Ta - tapi nyonya...?"
" Ih sebenarnya siapa sih yang pemimpin disini sih!"
__ADS_1
" Nyonya!" Jawabnya Spontan
" Yaudah turutin apa kata gue atau loh mau gue laporin ama lakik gue!" Cukup membuat semuanya terdiam & mengiayakan keputusannya
.....
Sesampainya dikedai itu, Efran langsung lompat dari dalam kereta mencari cari gojou, sedangkan sifra sibuk menutupi wajah Rose dengan cadar & kepalanya dengan tudung
Melihat Efran dari dalam kereta yang sedari tadi lompat, lari, mencari cari belahan jiwanya membuat Rose pusing tujuh keliling " Tuh anak kek kangguru tau nggak sih! Lompat lompat, lari sana lari sini?"
" Sif ikutin tuh anak! Jangan sampe dia kenape kenape ! Tenang aja gue bakal duduk manis didalam kereta lagipula ada prajurit yang jaga juga!" Ucap Rose karena khawatir sahabatnya dianggap gila oleh orang lain.
Sifra menarik nafas " Oke!"
Ketika Sifra turun dari kereta, dirinya semakin mengurungkan niatnya untuk mengikuti Efran.
" Rose, gue bisa nggak mati sekarang?"
Rose melongo " Anjir, eh jangan .... Jangan mati dulu, tuh adik ipar gue nikah baru loh mati! Enak aja mau tinggalin gue ama tuh wanita sakit jiwa!!"
.......
__ADS_1
Bersambung ......