
Mulai sekarang panggil Irena dengan sebutan Rose aja ya supaya nggak binggung
Dengan hati hati, pelayan mengantarkan Rose kemeja makan. Tentu ia tidak merasa sedih karena biasanya suaminya tidak pernah makan satu meja dengannya
" Yaelah! Nggak mau makan satu meja dengan gue juga nggak apa apa kali!! Pikir gue mau menangis? Hellow!! Mimpi ketinggian!"
" A - anu Nyonya apakah anda baik baik saja? Apakah kepala Nyonya masih sakit akibat benturan semalam?"
" Udah nggak usah banyak nanya,! Ribet banget! gue mau makan kali!" Memasang wajah datarnya
Pelayan itu dibuat binggung dengan bahasa yang digunakan Rose tapi setidaknya ia masih mengerti sedikit kalau nyonyanya pengen makan
Tak lama kemudian, terdengar langkah kaki yang sedang menuju kemeja makan, Pria tampan berambut hitam dengan mata merah berhasil membuat atmosfer ruangan itu berubah.
Rose yang melihat Al langsung berhenti makan karena terpanah ketampanan suaminya
" OMG!! Ya Tuhan, INIKAH LAKIK GUE? Astaga tampan banget!!"
Pria itu mendekatkan wajahnya kewajah Rose & meluncurkan sebuah pertanyaan " Apa yang kau bicarakan?"
Rose ******!! Bisa bisanya ninggalin suami spek dewa macam nih demi merebut pacarnya sih Erina! Emang dasar buta loh - batinnya
Rose sama sekali tidak menjawab pertanyaan Al & hanya sibuk memandangi wajah suaminya itu
Gue nggak peduli dia mau cinta ama gue atau nggak!! Karena gue juga nggak butuh cinta! Butuh duitnya aja!! Gue ikhlas lahir & batin!! - batinnya
Al menatap tajam ketika melihat Rose yang sedang memandanginya dengan mata berbinar binar. Tanpa sepatah kata pun Al langsung pergi begitu saja.
" Suamiku! Jangan dingin dong, nanti kalau udah bucin tuh kutub selatan mencair, Anjayyyyy"
__ADS_1
........
Setelah selesai makan, kini Rose ditemani para pelayan untuk berjalan jalan.
Karena Rose tidak pernah mengerjakan tugas seorang Duchess jadi untuk mengisi waktu luang adalah berjalan jalan

Rose pun duduk disamping air mancur sambil membawa buku cerita yang ia baca
" Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Al yang tiba tiba muncul
" ASTAGA!! Kalau mau muncul kasih tahu dulu dong, nih hati terkaget kaget pengen disco!!" Omel Rose
" Kau kenapa? Hari kau sangat aneh? Apalagi cara bicaramu juga berubah? Apakah kemarin malam benturannya cukup keras sehingga membuat kepalamu sedikit terganggu?"
" ROSE!!" Bentak Al
" Kenapa suamiku?" Tanyanya dengan nada manja
Para pelayan & prajurit yang berada disekitaran situ seketikan dibuat tertawa, ini pertama kalinya ada orang yang berani melawan Al. Tentu tidak ada rasa takut dimata Rose justru ia ingin sekali berteriak saking senangnya karena mempunyai suami nan tampan sejagat raya itu
" Hoammm gue ngantuk! Mau bobo! Suamiku, gue mau digendong!"
" Pfttttttt ....." banjir tawaan
Al kembali menatap orang orang yang menertawainya sehingga tercipta keheningan
Menatap dingin" Tidak akan!!" Bantah Al
__ADS_1
" Hmmm yaudah! Loh prajurit yang berdiri disitu! Cepat gendong gue kekamar, gue lelah nggak bisa jalan! Mau harapin suamiku disamping, dia aja malas!!" Omelnya
" A - Anu Nyonya, ka - kalau saya melakukan itu?" Melirik Al
" ENYALAH!!" Perintah Al
Tak mau istrinya digendong pria lain, Al langsung mengendong Rose kekamarnya.
Busett emang ya lakik gue tuh paling ganteng sejagat raya, kalau gini jadinya nggak bakal gue lepas, pepet terus sampe hartanya jatuh ketangan gue! - batin Rose
Sesampainya dikamar, Al dengan cepat melempar Rose keranjang lalu meninggalkannya tanpa dosa
" OMG! Woy kalau nggak mau gendong nggak usah maksa kali!! Pikir gue Barang apa yang dilempar? Kalau tubuh gue yang seksi bahenol ini lecet gimana? Loh mau tanggung jawab hah? Heran gue!!"
Setelah selesai dengan semua caci makiannya itu, Rose kembali tidur cantik setelah itu dilanjutkan dengan perawatan kulit & wajah.
Bersantai santai dikamarnya ditemani para pelayan yang siap memijitnya, makanan minuman yang melimpah, inilah yang dinamakan surga dunia
Nikmat mana yang engkau dustakan - batin Rose
........
Jangan lupa
like
komentar
mohon maaf jika nggk nyambung ....
__ADS_1