
Disebuah balkon .....
Yang benar saja, Queen benar benar berlari dengan keadaan tubuh yang hanya tertutup selimut. Untung keadaan sekitar sepi & sunyi, sehingga tidak ada orang yang melihat dirinya keluar dari kamar raja.
Ia tak berhenti berlari & tak berani menoleh kebelakang. Satu hal yang dipikirkan otaknya sekarang adalah Kabur, kabur & kabur.
BRUK!
Nasib sial lagi lagi menimpa Queen. Kini ia menabrak seorang pria tua. Meskipun sudah berumur tapi nyatanya masih terlihat ganteng, seperti Duteng alias duda ganteng pada umumnya.
" Astaga!!"
" Queen kau dari mana saja?" Tanya pria itu membelai rambut Queen.
" Maaf anda siapa ya? Nggak kenal gue!" Tatapan Queen jelas jelas terlihat aneh.
" Aku Marquess Alexander Ilegion, ayahmu nak. Apakah kau lupa?" Tanya Alex masih tersenyum hangat.
Queen mengangguk
" Oh ayah ..... Eh yah, ayo kita pulang. Nanti gue ah maksudnya nanti pulang baru aku jelaskan oke?" Queen benar benar terlihat panik. Dia juga mulai berkeringat dingin sekarang.
__ADS_1
" Baiklah, tapi kenapa kau memakai selimut? Dimana gaunmu sayang?"
" Ah itu barusan diambil sama harimau ganteng. Udah ayo jalan!" Queen langsung menyeret Sang ayah, agar cepat cepat keluar dari istana menakutkan itu. Keduanya lalu menaiki kereta kuda & pergi.
🌹🌹🌹
Dikediaman Marquess ....
BRUK!
Queen dengan sengaja melemparkan tubuhnya diatas ranjang. Akhirnya ia bisa pulang dengan selamat kerumah. Yah meskipun awal awal binggung sendiri sih. Matanya terus menatap langit langit kamar. Ia berpikir keras, bagaimana bisa dirinya masuk kedalam cerita novel? Oh yang benar saja.
Queen bisa mengingat dengan jelas. Ingatan pemilik tubuh ini yang semakin membuatnya kesal.
" Bukannya Keluar dari tuh kamar, dia malah Goda tuh cogan AKHHHHH ******!! & akhirnya keduanya melakukan hal gila itu & sekarang dia malah melimpahkan semua dosanya kepada gue??? Hei part macam apa ini? Minta tanggung jawabnya sama orangnya. Gue cuma numpang ditubuhnya. Sumpah ya, kenapa wanita itu otaknya goblok semua? Cuma karena tampangnya doang? Mau memberikan kesucian mereka.
Untung gue bangun pas udah pagi. Coba kalau masih malam, Gue tiba tiba bangun pas keduanya lagi lakuin itu .... gue pastikan tuh Raja brengsek gue kirimin keneraka!! Hadeh pusing ..... "
CEKLIK ......
Baru saja mendapatkan ketenangan. Sekarang malah harus disamperin sama pelayan pribadinya.
__ADS_1
" Salam nona!" Ucapnya membungkuk
Hadeh dia pasti pelayan pribadi gue! Queen tahan emosi loh Queen. Jangan sampe meledak oke? Ribet urusannya nanti! - batinnya.
" Ah iya, ada apa kemari?"
" Tuan besar, ingin mengajak nona makan bersama!"
Queen segera bangkit dari tidurnya, memperbaiki rambutnya beserta gaunnya yang berantakan & segera berdiri
" Oke gue akan eh gue lagi. Maksudnya aku akan kesana!"
Queen ingat ini. Jangan pake kata loh gue disini. Bisa dianggap aneh nantinya, udah pokoknya gue harus bisa biasain pake bahasa indonesia yang baku. Huh semangat Queen, jadi bangsawan itu emang kagak gampang. Susah bener anjirr!! - batin Queen
Ketika Queen menghampiri ayahnya dimeja makan. Ia benar benar tegang pasalnya ini pertama kalinya, ia harus berhadapan dengan orang yang memiliki status tinggi seperti ayahnya. Takutnya salah gerik dikit aja, Alex bakal curiga.
" Sayang, Kau terlihat cantik dengan gaun itu!" Puji Alex ketika melihat Queen berjalan mendekat.
" Ah begitu ya!!"
Iya. Kelihatannya cantik dilihat tapi nih badan nggak bisa bergerak sembarangan. Berat amat nih gaun, kek beban hidup gue. Baru panjang lagi melewati mata kaki, kalau sampe gue injak terus jatuh gimana? Gue bukan takut malunya, takut nih gigi copot satu persatu. Kan nggak enak dipandang waktu senyum, terlihat satu jendela yang terbuka alias gigi ompong, jadi nggak pede deh hehehe!! - batinnya tersenyum sendiri
__ADS_1
.....
TBC.