WHAT!!! Gue Jadi Istrinya Duke?

WHAT!!! Gue Jadi Istrinya Duke?
Bab 34


__ADS_3

Setelah kejadian itu, Kediaman Duke mulai diperketat terutama dipintu kamar Rose harus setidaknya ada dua orang yang harus menjaganya agar jika terjadi sesuatu dirinya tinggal berteriak.


Namun Rose sama sekali tidak takut, dirinya mau serang atau diancam, yang membuatnya khawatir adalah keselamatan Al.


Sudah dua hari berlalu & dia belum menerima kabar apapun dari suaminya, tidurnya menjadi tak nyenyak, makan pun tak kenyang, semua serba salah & serba tidak berguna


" Orang lain tidur boleh enak peluk suami mereka lah gue peluk bantal? Ihhhh Lakik gue kapan pulangnya? Baru dua hari rasanya udah seabad!" Cetus Rose merasa bosan


DOOORRRRR .......


Suara pintu dibanting


" Sekalian hancurin tuh pintu!!" Sambung Rose kesal


"  NYONYA!! NYONYA!!" Panggil seorang prajurit dengan nada khawatir


" Tarik dulu tuh nafas!! Kek baru abis dikejar setan deh! Mau minum atau mau makan?" Tawar Rose


" Mau bicara!" Jawab prajurit itu sibuk dengan informasi yang harus ia sampaikan


" Silahkan"


Kaki prajurit itu gemetar, keringat dingin mulai membasahi wajahnya " A - anu Tu - Tuan ...?"


" Lakik Gue kenapa? Woii jawab lakik gue kenapa? Lirihnya

__ADS_1


" Tu - Tuan berhasil membunuh semua pemberontak ...!" 


" Trus  .....?" Sambung Rose


" Terus disaat perjalanan pulang, Kuda lepas kendali &   ...." Prajurit bahkan tak bisa menyelesaikan kalimatnya


" & APA? WOII JAWAB LAKIK GUE KENAPA?" Tanya Rose tak sabaran


" Akhirnya Kudanya lari masuk kedalam jurang! & kami sama sekali tidak menemukan mayat Tuan karena berada didasar jurang!!"


BRUKKKK .....


Rose langsung terkapar dilantai


Dirinya langsung menangis " WOI LOH JANGAN BERCANDA MANA MUNGKIN LAKIK GUE MENINGGAL? INI NGGAK BENAR KAN? GUE NGGAK TERIMA! GUE .... GUE!" Hanya dilanjutkan dengan air mata yang terus berjatuhan


Dirinya lalu memeluk Rose yang sedang sibuk menangis dilantai


" HUAAA ..... SIF LAKIK GUE SIF"


Sifra hanya terus memeluk, dirinya tak bisa berkata apa apa, bukan cuma mereka berdua semua orang dikediaman juga ikut bersedih


Tak lupa kedua pasangan yang akan menikah tiga hari lagi, Harus mendengar kabar menyakitkan ini.


"Hiks hiks, Huaaaaaaa Dasar kuda Bangsat, Gue santet Loh nanti jadi kuda bakar! Kembalikan lakik gue anjing ....." Cibirnya disela sela menangis

__ADS_1


........


.......


.....


Sehari sebelum menjelang pernikahan Efran .....


" Rose! Makan yuk ?" Bujuk Sifra melihat Rose yang sedari tadi terus duduk dipintu masuk


Rose mengeleng kepala " Nggak! Gue mau nunggu lakik gue pulang!"


" Rose .....?" Menatap sedih sahabatnya


Pikirannya benar benar kosong, Rose terus mengelus perutnya membayangkan bagaimana ia akan merawat anaknya nanti tanpa Al


" Al ... Loh kok tega sih ninggalin gue ama nih kecebong? Kalau nanti gue sakit gimana? Siapa yang rawat gue? Gue kagak mau dirawat ama sifra maunya sama Loh!"


Untung nih anak lagi berduka kalau kagak udah gue tabok tuh kepala! Bisa bisanya dia ngomong kagak mau dirawat ama gue! - batin Sifra kesal


Sifra menepuk pundak Rose " Rose udah dong! Loh harus istirahat, jangan banyak stress kasian keponakan gue? Besok juga hari pernikahannya Efran ama Juna, loh harus senyum jangan sedih meluluh!"


Hanya bisa mendengar namun tak bisa berbicara, seperti itulah kondisi Rose sekarang, entah apa yang akan terjadi besok, tidak ada yang tahu, dirinya hanya bisa menjalani hidup meskipun beban yang dipikul terasa berat


" Entalah mendadak gue jadi janda beranak satu, tajir melintir pula!"

__ADS_1


......


bersambung ......


__ADS_2