WHAT!!! Gue Jadi Istrinya Duke?

WHAT!!! Gue Jadi Istrinya Duke?
Bab 39


__ADS_3

Keduanya berciuman panas sehingga tak sadar jika terus Ell memperhatikan mereka dari tadi. Anak itu masih kecil & polos ia tidak tahu, apa yang sedang ia tonton itu sangatlah dilarang keras untuk ukuran umur & badannya.


" Bubu ( Bunda)?"


Rose menoleh sekilas.


Matanya langsung terbelalak lebar, ternyata putranya itu sedang menonton keduanya berciuman.


" KYAAAAAAAAA!!" Teriaknya.


Rose langsung melepaskan ciumannya & menendang Al sampai membuat suaminya itu tersungkur dari ranjang.


" Astagfirullah eh astagfirullah!!"


Oh iya gue kan kristen, ngapain ngucapin istilah begituan! -


Al mencoba berdiri, rasa rasanya tulang belakang miliknya mau patah.

__ADS_1


" Sayang apa yang kau lakukan?"


" Suamiku!! Loh nggak liat apa Ell dari tadi liatin kita?" Protesnya.


" Terus?" Benar benar pertanyaan yang tidak ada beban sama sekali.


Rose memutar bola matanya malas " Eh tuh mulut kayak nggak pernah ditamper sama emak kali ya!! Terus? Hei pertanyaan loh sama sekali tidak berbobot tau nggak!! Ya maksud gue, masa putra kita liatin adegan xx!! Hello dia masih kecil Sayang ..... ah!!" Omelan yang hampir mirip sebelas dua belas dengan omelan Rose dihari hari lainnya.


Al hanya mengelus elus dada & meratapi nasib sialnya. Mencoba bersabar, menahan amarah. Jika bukan keduanya adalah istri & juga anaknya, dipastikan Al akan langsung menebas kepala mereka.


" Kenapa liat liat? Fans?"


Untung ingat dosa, kalau nggak, wah dikirim keneraka ama lakik sendiri! -


Al kembali menarik nafasnya sebelum berbicara " Ayo bangun!"


" Nggak mau!" Tolak Rose menggeleng kepalanya. " Semenjak Sifra keluar dari kediaman ini Gue kayak sendirian gitu. Kayak nggak ada yang bisa diajak bercerita. Dari pada gue duduk menghayal nggak jelas, lebih baik gue tiduran aja. Toh enak bisa mimpi!" Jelas Rose

__ADS_1


Dengan perlahan Rose bangkit & duduk ditepian ranjang. Wanita beranak satu itu benar benar gabutnya parah banget. Biasanya kalau bersama para sahabatnya wah itu mulut langsung terbuka lebar lebar kayak ember.


Al langsung merubah ekspresinya menjadi serius & mendekat pada Rose. " Hmm apa perlu aku menyeret mantan pelayanmu itu kemari?" Tanyanya dengan tangan terkepal. Al paling benci orang yang membuat istrinya sedih. Sifra kau salah satunya.


" Eh jangan dong. Loh mau cari masalah ama kekasihnya. Itu sih ganteng siapa lagi namanya, ah Count Dierez Van Diego. Dia itu keturunan Raja terdahulu, adiknya Babtua raja sekarang!!"


Al menatap remeh " Jadi? Jika dia anak raja, maka aku anak dewa!! Aku tidak takut dengan siapapun. Justru aku lebih memilih menebas semua kepala orang lain, jika sampai air matamu berani jatuh untuk mereka!!"


Mulut Rose bungkam. Ternyata susah juga ya berurusan dengan orang yang lagi emosi. Takutnya Al bakal seret Sifra kesini & nanti yang malunya, yang kena semprot Sama Sifra ya Rose sendiri.


Rose membatin. Sif semoga elu & kekasih loh itu masih selamat saat sampe dikediaman gue! Masalahnya yang jemput nih malaikat maut yang asli, bukan kaleng kaleng cinta!! - 


Tak main main dengan ucapannya, Al langsung beranjak pergi dari kamar. Ia kemudian menaiki kuda putihnya menuju kediamanan Count. Sungguh suami idaman.


Sedangkan Rose, ia hanya melirik Suaminya itu dari jendela kamar. " Mati gue. Mati gue. Mati gue. Nih Sifra kalau sampai beneran diseret kemari wah rambut gue otw botak, dijambak ama tuh anak!"


........

__ADS_1


TBC ....


__ADS_2