
Kali ini dikediaman Duke dibuat keributan. Tentu yang membuat semua keributan itu adalah Al sendiri. Mengapa tidak? Ketika pulang dirinya tidak mendapati Istrinya dirumah membuatnya marah besar.
" Dimana Rose? Dimana Dia? CEPAT KATAKAN!!!" Bentak Al yang membuat semua orang takut bahkan tanpa sadar mereka semua melangkah mundur secara bersamaan
Saat ini Al benar benar marah, dirinya bagaikan monster yang siap mengamuk kapan saja. Para prajurit & pelayan hanya bisa berdoa semoga hidup mereka tidak berakhir hari ini.
Al langsung mengambil pedangnya & bersiap menebas mereka semua, air mata & keringat mengalir bersamaan, takut, gemetar, menangis, semuanya dirasakan seluruh orang yang mendiami kediaman itu
" AL!!!" Panggil Rose yang baru saja turun dari keretanya
Tanpa A - b - c - d, Al melepas pedangnya & berlari memeluk sang istri. Rasa lega juga dirasakan oleh semua orang. Entah apa yang terjadi jika Nyonya mereka tidak datang?
GREP ...
"Kau dari mana saja Rose ....?" Sontak membuat Al menitihkan air matanya
Buset dia sampe menangis? Pasti sedih banget cari gue! - batin Rose
" Kau membuatku khawatir!!" Ucapnya Pelan
Astaga mereka berdua kayak didrakor anjirrr bedanya Gue nonton model hospot sedangkan ini siaran langsung heheh! - batin Sifra
Menatap Sedih" Gue nggak akan pergi kali!" Cicitnya
Untung saja Al yang tadinya marah kiniĀ tersenyum manis, semanis gula! Eh nanti kolestrol deh š¤£
Namun senyuman manis itu hanya untuk istrinya, ia kembali menatap tajam para prajurit beserta pelayan " Setelah ini aku akan membunuh kalian semua!" Sontak membuat ketakutan mereka kembali
" Eh jangan dong! Udah lebih baikĀ loh temenin gue bobo! Hoammm gue ngantuk!!"
__ADS_1
" Oh iya betul juga. Kan besok Loh berdua ada acara jadi tidurnya lebih Awal!" Lanjut Sifra
Dengan Lembut, Al mengendong Rose & membawanya masuk tembus kamar.
" Bos! Bisa nggak Gue ajak yang lain makan makan? Pake uangnya Bos?" Teriak Sifra dari luar pintu
" Iya!"
Setelah mendapat izin dari sang Bos, Sifra langsung mengajak semuanya untuk party ya makan makan kali
Ya nggak papa jomblo, asalkan dapat Bos kaya, semuanya bisa dibeli dengan duit! - batin Sifra
..........
........
.......
" Buset ini dimana ya?" Ucap Efran ketika sadar. Tentu dirinya merasa asing karena ini bukan kamarnya
Efran segera bangun, melirik kesana kemari mencari cari keluarga gilanya" Rose? Sif? Kakak? Yuhuuu .....! Apa jangan jangan gue udah disurga ya? Heheh" Kekehnya
Efran perlahan membuka pintu kamar, menyusuri balkon kecil itu yang tampak gelap
Efran kembali dibuat merinding " Buset nih rumah angker kali ya? Kok ngeri banget? Masa rumah malaikat modelnya gini gini amet?"
" Sumpah ngeri banget anjing! Nih Pemilik rumah siape sih?" Lanjutnya
" Aku ......" Jawab seseorang
__ADS_1
" HAH? KYAAAAAAAAAAAA .....!!!"
" WE ANJINGGGG BANGSAT ADA KUNTILANAK DISINI WOIIII ASUUUU!!!"
"HUAAAA MANA GANTENG PULA YA TUHANNNNN!!!" Tangisnya kencang
Melihat respon Efran yang ketakutan Juna berhenti menakutinya & segera menyalakan lampu.
Melihat Juna didepan matanya, Efran langsung berhenti menangis, kini diganti dengan rasa malu
" Eh Mas gojou ... Kok gue ada disini ya?"
Juna perlahan mendekatkan wajahnya & menatap sinis Efran
" Mas Gojou bisa nggak! Jangan natap ae terlalu lama! Nih jantung badisco dari tadi!" Ucap Efran polos
" Mas gojou?"
Efran tersenyum " Iya artinya sayang!"
Wajah Juna langsung merah matang tetapi masih sempat ia mempertahankan wajah dinginnya " Sekarang karena kau sudah sadar, jadi tolong silahkan pergi dari sini!"
" Lah mas gojou ngusir Gue! Ini kan udah malam masa mas Gojou mau biarin gue seorang wanita yang tak berdaya ini keluar? Nanti kalau Gue dijahatin ama penjahat gimana?"Ā
Bukan guenya yang takut penjahat, tuh penjahat yang bakal gue siksa lahir & batin kalau berani sentuh nih kulit gue! - batin Efran
Juna kembali berpikir sejenak. Ia tidak mungkin membiarkan adik dari seorang raja tirani tanpa mahkota pulang sendirian, kalau sampe nih anak kenapa kenapa otw perang ama Al
Bersambung ....
__ADS_1