WHAT!!! Gue Jadi Istrinya Duke?

WHAT!!! Gue Jadi Istrinya Duke?
Bab 53


__ADS_3

Menempuh perjalanan kurang lebih dua puluh menit. Akhirnya ketiganya sampai didepan toko butik yang sangat terkenal dikalangan bangsawan. Terlebih lagi harga pergaunnya juga fantastic.


Alasan Razuna memilih tempat ini karena ia tahu, para lady pasti selalu datang kemari. Siapa yang tidak suka berbelanja? Hah canda.


Ketiganya kemudian memasuki Butik tersebut & langsung disapa sang pemilik toko.


" Selamat datang ditoko kami Yang Mulia Tuan Duke & nyonya Duchess serta lady Efransia!" Sapanya terlebih dahulu.


Semua orang yang berada diruangan itu seperti kekurangan oksigen. Mereka bahkan tak berani angkat kepala, sebelum Damian menyuruh mereka. Lebih baik tunduk sampai leher pegal, dari pada sekali lihat langsung beda alam.


" Istri & juga putriku masih ingin melihat lihat. Kau siapkan saja ruangan terbaik untuk kami!" Ucap Damian sedikit beralasan.


Pemilik toko itu langsung menganggukan kepala. Segera bawahannya membawa mereka ketempat yang sangat strategis, letaknya dilantai atas. Sangat cocok melihat pada lady yang berbelanja.


Efran kembali memasang wajah malasnya " Hei ayah aku mau pulang. Aku tidak mau menjadi penguntit seperti ibu. Monyet masih lebih berkelas!" Umpatnya terdengar jelas.


" Ditahan saja. Nanti ayah berikan hadiah untukmu nanti. Jadi sekarang bantulah ibumu!"


" Lalu ayah ngapain?"


" Tidur ...." Jawab Damian enteng sekali.


Yang benar saja, Damian tega meninggalkan Efran bersama Razuna.


Wah rasanya nih hati tersayat sayat. Ya ..... semoga saja Efran tidak asal ceplas ceplos atau berakibat disiksa Razuna.


Razuna dengan cepat mengeluarkan buku tebalnya. Buku itu memuat semua foto, riwayat hidup seluruh putri bangsawan yang berada dikerajaan ini. Efran saja dibuat ngeri, bagaimana bisa ibunya bisa mendapatkan semuanya dengan waktu yang singkat? Hm, kalau Razuna jangan ditanya ......


Ceklik .....

__ADS_1


Seorang lady cantik memasuki butik.


Razuna & Efran langsung menatapnya dari ujung kaki sampai ujung rambut.


" Efran bagaimana menurutmu?" Tanya Razuna.


" Wah semuanya cantik. Aku mau beli semua. Semuanya!!" Titahnya dengan mata berbinar binar.


Mendengar perkataan itu, sontak membuat Efran ilvil.


Ia menatap jijik


" Dasar gadis desa!!"


Mendengar ucapan putrinya, Razuna langsung mencoret nama yang tertera didaftar calon menantu.


~ Lady Arabella, putri bangsawan desa ~ ❌


" Efran jangan lupa ibu suka yang sedikit licik!" Saut Razuna.


" Eh ..... jadi ibu suka yang licik? Tuh ada satu?" Efran langsung menunjuk gadis berambut biru tua.


Razuna menatap sinis, ketika melirik gadis yang dimaksud dengan ekor matanya.


"Dari wajahnya saja, dia sudah terlihat seperti ******. Licik kata ibu? Hah murahan sekali!! Inginku mau muntah!" Celetuk Razuna kembali mencoret.


~Lady Lucia, putri bangsawan kerajaan sebelah. ~ ❌


Lanjut lagi. Beberapa gadis memasuki butik. Mereka terlihat sekilas seperti geng pada umumnya, namun entah kenapa lady yang memiliki status tertinggi selalu dihormati.

__ADS_1


" Bagaimana?"


Efran terlihat tidak suka dengan lady berambut putih,


" Ayahnya melakukan penggelapan. Tidak cocok jadi bagian dari keluarga kita. Coret nama putrinya & ayahnya akan kusiksa sebentar malam!!"


~ Lady Marine, putri baron. ~ ❌


Beralih kepada gadis yang berada disampingnya.


" Dia terlalu baik & polos saking polosnya sampai ditipu sama temannya!"


~ Lady Elise, Putri Viscount ~ ❌


Razuna memijit pelipisnya. Kenapa sedari tadi ia sangat sulit sekali? menemukan gadis yang pas, yang sesuai dengan seleranya? Oke cukup, Razuna mencoba untuk tidak memikirkan hal itu. Ia harus fokus mencari calon menantunya


& sekarang didepan keduanya tinggal satu gadis.


" Ah ibu ada satu?" Ucap Efran membangkitkan semangat Razuna.


"  Dia lumayanlah, tapi ada masalah ..." lanjutnya


" Apanya?" Tanya Razuna penasaran.


Efran mendelik


" Wajahnya pas pasan!!"


Ya ternyata cari jodoh untuk anak, memanglah tidak semudah yang dibayangkan. Ada yang pas namun wajah pas pasan.

__ADS_1


....


Bersambung .....


__ADS_2