
Wanita tersebut kembali meninggihkan dirinya" Aku adalah Erina Valeria, kekasihnya Earl Roy!! Berani beraninya kau membentakku! Aku akan menghukummu setelah ini!!"
Buset jadi dia Erina? Yaelah wajah kayak anj*ng begini dibilang tokoh utama? Malah sombong banget nih ******! - batin Rose
Hah dia Erina? Tuh cowoknya buta apa gimana sih? Sih ****** wajahnya pas pasan gini, dijadikan kekasih? - batin Sifra
PLAKKK .....
Dengan santainya Rose menampar pipih kanan Erina
PLAKKK ....
Sekali lagi dipipih kiri
Ini kalau Al tahu istri tercintanya dibentak rakyat jelata!! Oh tamatlah riwayatmu Erina! - batin Sifra
Rose kembali menatap Erina dengan tatapan sinis " SADARILAH POSISIMU, RAKYAT JELATA!!"
Tidak mau membuang waktunya untuk sampah seperti Erina, Rose bergegas pergi menemui Ratu.
Kejadian itu langsung diceritakan Erina kepada kekasihnya dalam keadaan menangis agar Roy percaya bahwa dirinya tidak bersalah
" Sialan dasar ******!! Beraninya dia menampar wajah Erina! Siapa dia? Biar kucari orangnya?"
" Dia memakai gaun berwarna putih, memakai cadar & penutup kepala!"
Al yang mendengar langsung menatap tajam Roy, tatapan mematikan itu berhasil membuat semua orang takut termasuk Erina " KAU ..... MAU APAKAN ISTRIKU?"
__ADS_1
Glek ....
Roy menelan ludahnya dengan kasar, ia tidak tahu kalau wanita yang dimaksud adalah istri dari Duke Alzean
" Apakah istriku menamparmu?"
" Itu benar Duke, dia ...."
" Kenapa dia hanya menamparmu? Kalau aku jadi dirinya, SUDAH KUHANCURKAN KEPALAMU DARI TADI & OTAKMU KUBERI MAKAN ANJ*NG!!!"
Keringat dingin mengalir deras diwajah kedua pasangan itu, mereka tidak akan bisa tenang jika tidak mendapat maaf dari Al, kalaupun ia Mereka tetap dibunuh secara diam diam.
Al kemudian melangkah mendekati mereka berdua & menatap lebih dekat wajah wajah malang itu " JIKA KALIAN BISA MENDAPAT MAAF DARI ISTRIKU KUAMPUNI KALIAN, TETAPI JIKA TIDAK!! KUGANTUNG KEPALA KALIAN DIJALANAN!!"
Al kembali tersenyum menatap pemimpin bangsawan lainnya sebelum ia pergi " Maaf aku harus pergi, aku ingin melihat siapa lagi yang berani menyentuh milikku!"
Perjamuan minum teh yang menyebalkan membuat Rose sangat bosan. Mengapa tidak? Sedari tadi topik yang dibahas terus saja, lelaki tampan, harta & lain lain. Bahkan obrolan itu juga membuat sifra mengantuk & ingin tidur.
" Oh iya ngomong ngomong, ini pertama kalinya Duchess keluar rumah? Tentu tidaklah mudah karena ada beberapa rumor yang tersebar yang mengatakan bahwa Duchess buruk rupa?" Sindir istri baron ketika melihat Rose memakai cadar & penutup kepala, dirinya semakin yakin dengan rumor tersebut
" Gue sih nggak peduli ya? Mau dibilang jelek ama orang? Yang pasti lakik gue nggak!!"
What??? - batin Queen
Perkataan Rose sontak membuat Queen kaget, bagaimana bisa ada orang yang bisa berbicara seperti tadi kecuali ketiga sahabatnya
" Oh iya bagaimana kalau kita jalan jalan? Sekalian olahraga? Bagaimana duchess kau mau ikut?"
__ADS_1
" Ah tidak terima kasih! Masalahnya gue lebih suka OLAHRAGA BARENG LAKIK GUE DIRANJANG!" Jawaban yang membuat semua orang menjatuhkan rahangnya
Anjir nih anak mulut berbisa banget! Emang sengaja nih anak! - batin Sifra
Tak ingin suasana ini berlanjut, dengan sigap, Sifra menarik Rose pergi diikuti oleh Queen
" Loh kenapa sih? Padahal gue tuh masih mau semprot tuh para wanita kurang ajar!"
" Sifra, Iren!!" Panggil Queen
Kedua wanita gila itu hanya bisa terdiam dikala sang ratu kerajaan Eybrach memanggil nama mereka. Keduanya langsung paham kalau yang berada didepan mereka sekarang adalah Queen
" QUEEN!!" Teriak Rose & Sifra serempak
Grep ....
Ketiganya berpelukan, melepas rindu
Queen yang bahagia langsung meneteskan air matanya " Loh berdua kemana aja? Gue kangen tahu? Gue nggak nyangka kalau Sih Rose alias istrinya duke itu Irena & juga loh sifra sebagai pelayannya!"
" Udah! Jangan nangis! Nanti kalau diliat orang gimana? Nanti dikirain gue buat sang ratu Kerajaan Eybrach menangis lagi! Gawat, bisa bisa lakik gue ngamuk ntar malam!!"
Baru beberapa menit saja, Rose dikagetkan dengan Al yang tiba tiba saja datang & membawanya pulang. Jadi untuk masalah cerita panjang lebar kepada Queen diserahkan pada Sifra sedangkan untuk Roy & Erina, mereka dibiarkan hidup dikarenakan Rose memaafkan keduanya
.....
Bersambung ......
__ADS_1