Will You Marry Me Teacher?

Will You Marry Me Teacher?
Eps. 21 ~After Marriage (Visual)


__ADS_3

Sabtu siang hari itu, pasangan suami istri yang bernama Rizal dan Risa sedang sibuk menyiapkan barang bawaan yang akan mereka bawa saat jalan-jalan nanti


Risa begitu bersemangat berkutat membuat beberapa makanan yang akan mereka bawa sebagai bekal selama dalam perjalanan. Ia sudah begitu tidak sabar ingin cepat-cepat pergi untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang sudah Rizal janjikan. Setelah selesai membuat semua makanan, ia bergegas memasukkan beberapa pakaian ke dalam tas nya, dan juga ia membuatkan segelas susu hangat untuk suaminya supaya Rizal juga semakin bersemangat, kemudian ia memanggil Rizal yang tengah mencuci dan memanaskan mesin mobil nya, kali ini mereka akan jalan-jalan dengan menggunakan mobil Risa


"Rizal.. udah dulu manasin mobilnya, minum susu dulu sana, udah aku bikinin susu nya tuh mumpung masih anget" teriak Risa memanggil suaminya dari ambang pintu rumah


"Beneran? Tunggu sebentar by, aku matiin mobil dulu" jawab Rizal dengan bersemangat, ia langsung mematikan mesin mobilnya


Risa hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah unik dari suaminya. Sudah berumur hampir 20 tahun namun ia masih suka minum susu, persis tidak ada bedanya seperti anak yang masih balita


"Baby.. kita ini cuma mau jalan-jalan satu hari satu malam, tapi ini kok barang bawaan kamu udah kaya orang yang mau minggat dari rumah?" Tanya Rizal heran, ia sedang menyeruput susu hangatnya. Dan tersadar dengan barang bawaan yang akan istrinya bawa begitu banyak


"ini juga, seharusnya kamu engga usah bawa makanan sebanyak ini.. kita kan bisa makan di warung, di luar juga banyak warung makan." Usul Rizal sembari memperhatikan kotak nasi yang di tumpuk 3 wadah


"Udah ah jangan banyak omong deh sana sholat Dzuhur dulu.. ini udah jam satu lebih tuh, kamu jangan suka nunda-nunda sholat dong" omel Risa


"Iya iya, bawel banget sih baby"


Tepat pukul dua siang, Rizal baru selesai bersiap-siap. Karena kebiasaan mandinya yang lama membuat istrinya kesal menunggu, Risa terus saja mengomel tidak berhenti menyalahkan keleletan suaminya, padahal dirinya sudah buru-buru bersiap sejak tadi


"Baby.. udah dong jangan ngambek terus, kan ini juga aku udah siap tinggal berangkat, lagipula puncak Bogor tetap ada disana engga bakal pergi kemana-mana walaupun kita telat" bujuk Rizal "gimana kalau kita ke alun-alun Bandung dulu? Katanya kamu belum pernah liat masjid raya Bandung secara langsung?"


"Iya iya, terserah kamu. Ayo ih berangkat, lihat aku udah siap ini dari tadi" timpal Risa sembari menenteng tas yang berisi pakaian mereka dalam satu malam ini"


"Siap jatuh cinta sama aku ya, Bu Risa?" Goda Rizal seperti biasa membuat sang istri mencebikan bibir nya kesal


Fakhrizal Alghiffari

__ADS_1



Clarissa Andini



...


"Wahh, ternyata dua menara kembar ini keliatan lebih tinggi ya kalau di lihat secara langsung" Risa menatap takjub pada bangunan masjid yang penuh dengan sejarah itu "kok bisa ya sampai setinggi ini?"


"Ya mana aku tahu itu, baby" jawab Rizal sekenanya tanpa menoleh ke arah Risa, ia juga merasa heran


"Kok kamu kaya engga update gitu, sih? Padahal kamu orang Bandung asli kan?"


"Iya, aku emang orang Bandung asli, dan aku juga udah sering datang kesini tapi aku ya engga pernah tau sejarah nya gimana. Kamu sendiri juga kan orang Bandung asli, kenapa kamu engga tau?" Kata Rizal balik bertanya


"Aku bukan orang sini asli loh, dari umur tujuh tahun sampai lulus SMA, tinggal di Surabaya. Terus dapet beasiswa kuliah di spanyol" jawab Risa


"Ini ya karena kerjaan ayah yang suka pindah-pindah, tapi engga bakal lama lagi juga ayah bakal pensiun, jadi mungkin mulai sekarang bakal tinggal di Bandung terus engga bakal pindah kemana-mana lagi" Risa menjelaskan


"Oh gitu ya.. udah, yuk. kamu juga udah liat masjid ini secara langsung kan, kita lanjut perjalan lagi ke puncak bogor. Keburu malem biar kamu bisa liat pemandangan sore yang indah disana" ajak Rizal


Mata Risa berbinar "ayo, tapi tunggu. Fotoin aku dulu bentar, ya" Risa langsung mencari tempat yang nyaman untuk berfoto tanpa menunggu suaminya mengatakan setuju, dan ia pun mulai ber-pose secantik mungkin yang mana foto itu akan ia pamerkan di sosial media miliknya


"Foto nya pengen sendiri terus nih? Walaupun suami mu ini seorang fotografer, tapi aku nikahin kamu bukan buat jadi fotografer gratisan" cibir Rizal "baby.. aku juga pengen ikutan di foto dong"


"Percuma zal, walaupun kita foto berdua engga bisa di pamerin ke sosial media. Jadi kamu fotoin aku aja ya, apa salah nya ngebahagiain istri? Yang ada nanti kamu dapet berkah nya berupa pahala yang berlipat" bujuk Risa

__ADS_1


Rizal yang mendengar itu tentu saja hatinya langsung luluh, bukan kah ini memang sudah menjadi tujuan nya sendiri yaitu ingin membahagiakan istrinya? Ia juga ingin menunjukkan rasa cintanya kepada sang istri melalui cara ini, siapa tahu dengan cara ia menuruti apa yang istrinya inginkan bisa membuat hati Risa perlahan terbuka untuknya kemudian jatuh cinta dan cinta Rizal tidak akan lagi bertepuk sebelah tangan


Risa dan pemandangan alam di malam hari, dua itu adalah ciptaan tuhan yang membuat Rizal merasa sangat terpesona, lelaki muda itu menggelengkan kepalanya sambil tersenyum memikirkan apa yang telah ia lakukan sampai bisa merasakan sebahagia dan seberuntung ini?


"Aku engga tahu, ternyata pemandangan puncak di malam hari terlihat begitu indah, apalagi dilihat dari atas sini." Gumam Rizal, tatapan nya tidak lepas dari istrinya yang tengah duduk di kursi di atas balkon kamar hotel dengan rambut panjang nya tertiup angin malam membuat aura kecantikan seorang Risa semakin terpancar


Rizal yang masih berada di dalam kamar hotel, berjalan mendekat ke arah Risa, wanita itu tengah mengenakan kemeja berwarna putih dengan panjang sepaha dan bertelanjang kaki, ia lalu duduk di samping kursi yang tengah istri nya duduki, tiba-tiba saja dadanya terasa bergemuruh dengan perasaan aneh muncul yang tak pernah ia rasakan sebelumnya pada beberapa gadis di masa lalunya, Rizal juga tersadar bahwa ia sedang jatuh cinta pada gadis di sampingnya yang telah berstatus sebagai istri sah nya


"Baby.." panggilnya membuat sang istri langsung menoleh ke arahnya


"Iyaa?" Jawab Risa


"Sejujurnya aku udah jatuh cinta sama kamu, tapi buat aku engga masalah walaupun cintaku bertepuk sebelah tangan.." Rizal tercekat, Tiba-tiba mata nya melirik ke arah paha Risa yang kebetulan saja kemeja panjangnya tersingkap ke atas karena di terpa angin membuat paha mulusnya terekspos dengan jelas, walau bagaimanapun juga ia adalah pria yang normal, saat melihat hal seperti itu di depan nya tentu saja jiwa kelaki-lakian nya bergejolak "karena aku juga masih bisa tepuk paha kamu sebagai gantinya"


Spontan saja mata Risa melotot, dengan cepat ia membenarkan kemeja nya kembali menutup pahanya, sebenernya ia tidak sadar bahwa saat baju nya tersingkap ke atas, pipi nya bersemu merah karena malu, Namun tak lama perempuan itu mendaratkan cubitan di perut datar milik sang suami


"Aw, sakit ih baby" Rizal meringis sembari memegangi perut bekas cubitan istrinya


"Aku engga mau ya kalau pahaku di tepuk" kemudian Risa berdiri dari duduknya dan mengambil hp miliknya yang tersimpan di atas meja kemudian ia mulai memotret pemandangan indah yang berada di depan nya


"Rizal, ayo kita selfi bareng. Pemandangan nya bagus banget" ajak Risa


Tentu saja ajakan istrinya itu membuat Rizal bersorak senang di dalam hati, sesuatu yang di tunggu-tunggu akhirnya datang juga, ini sudah merupakan suatu kemajuan yang bagus pada Risa


Rizal langsung mendekat ke arah istrinya yang sudah ber-pose dengan kamera depan sedari tadi, Rizal merangkul pinggang Risa mendempetkan pada tubuhnya kemudian ia mencium pelipis istrinya membuat perempuan itu terkejut. Akan tetapi entah mendapat dorongan darimana, Risa diam tidak menolak saat di perlakukan seperti itu oleh suaminya kemudian ia tertawa kecil, dan cekrek. Kedua pasutri itu terus berselfie dengan berbagai gaya entah sudah dapat berapa banyak foto mereka dengan berbagai macam gaya yang berbeda


Risa menggeser-geserkan layar ponselnya ke kanan dan ke kiri mencari hasil jepretan kamera nya yang mana yang menurutnya paling bagus "ini zal, foto yang paling bagus ih cute banget" kata Risa pada suaminya sambil menunjukkan sebuah foto dengan gaya konyol yang mana tangan Risa tengah menarik pipi Rizal

__ADS_1


"Iya, kamu nya aja yang kelihatan bagus, foto aku nya jelek" jawab Rizal, ia memeluk istrinya dari belakang dan menenggelamkan wajahnya di leher jenjang milik sang istri


"Masuk ke dalam, yuk. Aku udah laper" kata Risa, ia pun melepaskan diri dari pelukan Rizal.


__ADS_2