You Are My BEST SUN

You Are My BEST SUN
Pria Misterius


__ADS_3

Hai Manteman


maaf ๐Ÿ™๐Ÿ™ ya author kelamaan up...


dan ini saja di usahakan banget untuk berimajinasi khusus buat manteman ๐Ÿ˜‰


selamat membaca ๐Ÿ˜˜


______________๐Ÿ’•_______________


"ternyata kau bisa malu juga gadis galak" senyum tulus ramesh yang sempat melihat rona wajah lanlan yang tampak menggemaskan. "namun kau masih belum yakin dengan perasaan mu sendiri. dan itu menjadi tugasku aku hanya tinggal membuat mu yakin bahwa hatimu sudah menyukai ku juga." batin ramesh dengan tekad penuh percaya diri.


"beruntung daddy tadi datang membawa mommy keluar, jika tidak aku tidak akan bisa membuktikan rasa ku ke lanlan, dad... l love you" senyum cengir ramesh merasa hari ini adalah hari keberuntungan baginya.


******


1 jam sebelumnya


Akhirnya riki tiba di lantai 4, dan dengan mudah nya bisa menemui nomer di mana anaknya di rawat, namun sebelum masuk riki mendengar suara istri dan anaknya yang sedang beradu mulut.


"Beraninya kau berbicara tentang mati di depan orang yang melahirkan mu ha, segitu mau nya kah kau mati dan tidak menghargai ku yang melahirkan dan membesarkan mu dengan penuh kasih sayang" gerem Karin ke ramesh,


"Mom bukannya begitu, mommy juga harus adil dong kasihan daddy dirumah tanpa kabar dari kita mom. Dan aku juga kan sudah mulai pulih luka nya tidak parah lagi mom."


"Walau begitu tidak mesti kan kau harus keluarkan kata mati dengan mudah nya didepan mommy mu ini"


"......" ramesh hanya bisa menunduk bingung harus bagaimana jika sudah mommy mengintrogasi nya dengan intens.


"Dan masalah daddy mu kau tenang saja, aku yang paling tau dia bagaimana, dia tidak akan tinggal diam saat salah satu dari kita tidak ada kabar. Dia suami dan ayah yang jenius kau tidak perlu khawatirkan itu."


BRUK...!!


"Bagus mom"


prok...prok...prok...


riki bertepuk tangan dengan lembut yang hanya mampu didengar oleh orang dalam saja, sunggu hatinya seperti terasingkan oleh istrinya.


"jangan karena aku jenius seperti yang mom bilang mom lari dari kewajiban mommy ya. Apapun keadaan bagaimana pun situasi mommy tetap harus kasih kabar dan minta izin dulu dari aku...!! Bagaimana pun aku suamimu ya mom. mommy mau terkena kualat karena tidak patuh dengan suami ha!??"


Saat riki mendengar suara istrinya yang dengan entengnya berbicara bahwa dia akan tau karena jenius membuat nya sesak dan kesel, Langung masuk tanpa permisi.


Sedangkan Karin menatap tidak percaya suami akan tiba tanpa di duga, disaat dia sadar dengan kata-katanya yang hanya ingin anaknya merasa tenang saja. Wajah Karin mendadak menjadi ciut saat kata terakhir suami nya keluar dengan suara dingin mencenkam.


"Mommy mau terkena kualat karena tidak patuh dengan suami" Karin mengulangi perkataan suaminya. "Dad seperti nya sudah sangat marah ni, gawat untuk saat ini aku tidak bisa lagi berkutik ataupun Ingin membela diri." Batin Karin menelan kasar ludah nya.


"Kenapa mommy diam... bukannya tadi ngomong nya lancar banget ya seakan-akan suamimu ini memiliki kekuatan super yang tinggi sehingga mommy tidak mencemaskan daddy yang dirumah tidur dirumah sendiri."


"Bu...bukannya begitu dad, mommy semalam mendadak kemari setelah tau ramesh dirawat, tidak sempat untuk kasih tau daddy, karena daddy tidurnya sangat pulas mommy tidak tega bangunin."


"Itu hanya alasan...! alasan semalam begitu. alasannya untuk hari ini apa? Masih ada alasan lain lagi kah mom, hem..." gerem riki mengepalkan tangannya dengan kuat.


"Bener itu dad, ramesh hanya terluka tapi mommy sampai tidak kabari daddy kan. Mungkin daddy tidak di butuhkan saat keadaan darurat yang menurut mommy, sungguh malangnya daddy di acuhkan sama mommy" ramesh sengaja ingin memanasi keadaan nya seperti biasanya. Karena yang selama ini dia tau daddy nya itu jarang untuk marah bahkan bisa dibilang hampir tidak pernah jika itu terhadap mommy nya, namun jika sudah marah giliran mommy nya yang tidak bisa berbicara.


Ya begitulah bagi ramesh itu adalah kasih sayang yang tak ternilai seakan orangtuanya tidak pernah tua, Karena selalu akan menjadi begini membuat ramesh selalu iri dan lebih baik meninggal kan rumah. Karena pasti mereka akan cepat rujuk dan seakan lupa dengan sendirinya.


"Ram......!!" Bentak Karin yang tau kebiasaan anaknya itu.


"Dengar itu ramesh saja bisa berfikiran begitu mom, apa bener mommy tidak menganggap daddy lagi??"


"Bu...bukan dad, bukan begitu ta..."


"Sudah cukup..!! karena sekarang ramesh terlihat baik-baik saja dan mom tidak butuh dad, dad pergi saja!!"


"Dad berhenti tunggu!!"


"Aduh dad, mom, Sampai kapan si kalian menjadi layar besar dihadapanku. Apa Kalian tidak merasa malu dan kasihan dengan ku yang masih jomblo"


"Diam...!!" "Diam..." Ujar serentak kedua orangtuanya ramesh.


"Ayok pulang sekarang mom" riki pun mau tidak mau langsung menarik tangan Karin


"Tapi dad, ram??" Senggah Karin


"Yang suami disini dad atau ram mom!?"


"Tapi kan dia anak kita dari hasil cinta kita juga dad"


"Bukan berarti mom menomor duakan dad!!"


"ah... dad...! Ram...jangan lupa makan nanti mommy datang lagi"Karin menyempatkan untuk menyuruh anaknya makan, karena riki untuk saat ini bener-bener marah menarik tangannya keluar dari ruangan ramesh.


"Semoga aku pun merasakan cinta seperti mommy dan daddy" guman ramesh penuh harap, ramesh yakin orangtua nya akan baik-baik saja. Baginya itu hanya bumbu cinta orangtuanya yang selalu membuat iri sekaligus berharap.


Keesokan harinya

__ADS_1


Seperti biasa lanlan melakukan tugas yang menjadi bagiannya saat sudah tiba di tempat dia bekerja. tidak lupa pula untuk membantu pegawai lain yang kewalahan. Semenjak liburnya lina lanlan merasa damai dan tentram serasa bisa menghirup udara segar dari surga. Karena biasanya tiada hari tanpa lina yang mencari masalah ke lanlan.


Namun itu bukan menjadi suatu kebanggaan di hati lanlan, yang menjadi kebanggaan nya lina bisa berubah dan yang membenci nya bisa berkurang.


"Lan, jalan-jalan yok udah lama kita tidak jalan ni" ujar mita menghampiri lanlan


"Hem.. siapa yang sibuk selama ini, bilang nya sibuk, ada janji, dan lain-lain hem..." Balas lanlan menyelidiki.


"Ya ya aku yang salah, udah mending sekarang kita jalan lepasin penat ni" rengek mita


"tumben, kamu kenapa mit??"


"tidak apa-apa kok lan, santai"


"hem...emang mau kemana mit"


"gimana kalau pulau jempatan yok, itu lagi viral lo karena banyak pengunjung yang berpasangan ke sana"


"emang kau ingin membawa pasanganmu kesana? nah kalau begitu aku sama siapa dong?"


"bukan, bukan begitu maksudku lan, kamu dan aku kan bisa pergi berdua. angka dua kak sepasang juga tidak peduli jenis kelamin nya, hehe"


Baiklah, setelah pulang ini kita langsung kesana saja"


"Nah gitu dong baru lanlan namanya"


"Jadi selama ini namaku bukan lanlan hem..."


"Ya bukan, esst.... Lanlan sahabatku yang paling cantik, baik sedunia maksudku, hehe"


"Tidak tergoda mit, week....mau muntah pun aku" ejek lanlan meninggalkan mita, sedangkan mita yang menggoda lanlan merasa jengkel melihat sahabatnya di puji ataupun tidak tetap aja tidak tergoda.


Mita melakukan tugas lainnya, dan tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam untuk pulang, namun sebelum itu Mita mencari lanlan untuk bicara sesuatu.


"Lan, aku nanti kerumah mu saja ya biar berangkat bareng" ujar mita menghampiri lanlan yang ingin menuju ke mobil nya


"Ya aku tungguin ya" lanlan pun masuk ke mobil menuju kerumah bersiap diri untuk ke pulau jempatan.


Dirumahnya lanlan


"Siang ma, pa..." Sapa lanlan yang tiba di rumah melihat papa dan mama nya yang asik menonton televisi, dan menghampiri kedua orangtuanya sambil mencium pucuk tangan kedua orangtuanya dengan lembut.


"Eh anak mama sudah pulang, ganti shif ya"


"Pulang itu istirahat, bukan keluyuran" suara tegas papa lanlan


"Ya kan pa... Lanlan kan bisa nanti istirahat sebentar perginya kan masih sekitar satu jam lagi kok pa"


"Disitu kan kebanyakan sepasang kekasih sayang yang datang, kok sayang nya mama sama Mita perginya"


"Ma emang disana tertulis hanya khusus pasangan gitu. Kan tidak ma lagian itu tempat umum juga siapa pun bisa ke sana ma"


"Asal kamu tidak malu si ya mama izinin, papa juga anak refreshing kok dilarang si, emang mau anaknya mati bosan dirumah. Lanlan sudah besar pa dia tau mana yang baik dan buruk. Ya kan sayang?"


"Ya pa boleh ya pa??"rengek lanlan menatap papa nya manja, "mama lagi kenapa coba lanlan harus malu pergi kesana ma??, Lanlan kan pakai baju si dan tidak mencuri mama ku sayang" manyun lanlan yang daritadi di ledekin mama nya terus.


"Hem... Kalau sudah dua lawan satu ya papa mau bilang apa cobak, papa tetap kalah dan ujungnya izinin ya kan??"


"Berarti boleh dong pa"


"Ya boleh, hati-hati disana. Kamu mau diantar sopir atau mau naik bis??"


"Lanlan mau nyetir sendiri saja ya pa?"


"Yasudah jangan ngebut nanti bawa mobilnya ya, istirahat lah sekarang biar ada tenaga kamu untuk menahan nafas dan malu di sana." ejek riko membenarkan perkataan istrinya.


"Ya kan... Tidak mama tidak papa sama saja ngeledek lanlan Mulu, tenang lanlan mah tahan banting cuman hadapin orang yang berpasangan saja mah hal kecil buat lanlan."


"Makanya kamu ya sudah bisa mulai sekarang mencari lelaki yang kamu sukai. Asal dia sayang dan bertanggung jawab terhadap kamu mama restuin Lo" usul Karin berharap anak gadis nya tidak seperti anak sulungnya yang sudah lanjut umur masih tetap melajang.


"no.. no... ma belum waktunya. Perbaiki diri sebaik yang kamu bisa dulu biar dapat jodoh yang baik pula"sambung papa lanlan meyakinkan lanlan.


"emang lanlan kurang baik ya pa, dimana letak kurang baik lanlan pa"


"maksudnya papa jadilah gadis yang baik tidak untuk keluargamu tapi dimana pun kamu berada, karena karma tidak akan meleset sayang. jodoh yang datang padamu kelak itu pasti cerminan dari dirimu juga ya setidaknya memperbaiki saja.


"oh... baiklah lanlan akan ingat pa, terimakasih ya pa sarannya, ya sudah lah lanlan ke atas saja ya ma pa, masalah cowok urusan belakang dulu" lanlan beranjak pergi meninggalkan papa dan mama yang masih menggelengkan kepala jika sudah bahas tentang lawan jenis ke lanlan, lanlan selalu memilih menghindar.


1 jam pun berlalu


Tok...tok...tok...


"Nona mita ternyata silahkan masuk nona"


"Lanlan ada kan bi"

__ADS_1


"Ya non lanlan ada di atas kok, nona naik saja mungkin non lagi siap-siap dikamar nya".


"Baiklah terimakasih bi"


Tok... tok...tok...


"Ya masuk"


"Eh lan, belum siap juga ni"


"Udah ni sudah siap kok, yok berangkat..."


Lanlan dan mita menuruni tangga dengan lanlan yang didepan mita dan mita mengikut lanlan dibelakang nya.


"Ma... Pa..."


Yang dipanggil tidak menjawab


"mama... papa..." lanlan masih memanggil namun tidak ada sautan dari orangtuanya.


Mama dan papa kemana ya" guman lanlan yang sudah turun namun tidak menemui keberadaan mama dan papanya.


"Maaf non nyonya dan tuan besar tadi barusan saja menuju kekamar mungkin istirahat, jadi pasti tidak dengan jika non manggil"


"oh kirain kemana, ya sudah biarkan saja bi, nanti setelah mereka bangun kasitau aku sudah berangkat ya bi, lanlan pergi dulu"


"Ya non hati-hati dijalan ya non"


"Ya bi, terimakasih"


Di pulau Jembatan


Hanya waktu 30 menit mereka sudah sampai ke tujuan mereka PULAU JEMPATAN adalah pulau dengan banyak nya jembatan. Seperti salah satunya jembatan cinta, jembatan kupu-kupu, jembatan taman, jembatan bunga dan masih ada beberapa lagi yang tercipta di pulau ini, di katakan pulau karena ada danau buatan yang indah dan jernih disekitar jembatan yang menjadi kesan indah saat memandang nya. Pulau ini sering disebut pulau pasangan juga karena kesan indah pulau jembatan juga nuansa berkesan romantis sehingga yang sering datang adalah sepasang kekasih.


"Wah lan semakin indah saja ya pemandangan disini..., dan dari tadi kita jalan kok rata-rata yang ada sepasang kekasih Mulu si" gerutu mita yang akhirnya melepaskan keselnya.


"Kan memang dari Sononya mit, ini mungkin karena nuansa nya romantis begini jadi pasti cocok dengan mereka yang menjalin hubungan untuk datang."


"Apa nya yang romantis biasa saja pun" acuh mita tidak suka karena dirinya masih seorang diri.


"Jangan ngelak mit, mata dan bibirmu jelas berbeda cara pandang nya, namun aku tau kau sedang berbohong. kamu juga bisa kok bawa pasangan mu lain kali kesini"


"Ih lan apaan si, cowok itu tidak perlu dicari kalau sudah waktunya ketemu pasti ketemu juga kok hanya saja tinggal di aku dan di dia nya saja cocok atau tidaknya begitu."


"Ya ya kalau masalah cinta mah kamu ratunya" goda lanlan.


Merekapun berjalan dengan santai dan tenang menikmati indahnya pemandangan yang memanjakan mata.


Tiba-tiba saja mita terhenti dengan langkah, matanya tertuju pada pria tampan, masih dengan tenangnya memandang danau di jembatan taman, mata pria itu seolah-olah tidak ingin terlepas dari danau itu dan itu sukses membuat mita menjadi penasaran, dan itu pula di ketahui lanlan saat lanlan melihat tujuan mata mita memandang pria itu bukan dengan kekaguman melainkan tanda tanya.


"Kenapa Sampai segitunya lihat itu cowok, entar mata mu lepas Lo" ujar lanlan menyadarkan mita


"Lihat lah baik-baik lan, pria itu tampak tenang dan seperti merindukan seseorang gitu. Dia sendiri lagi termenung terlalu lama begitu bukannya bahaya?"


"Ya sepertinya dia punya kisah di jembatan itu, tidak usah dipikirkan mit, cari tempat teduh saja dulu yok"


"Tidak lan, kita sapa saja dulu. Hanya ingatin saja supaya jangan terlalu lama termenung begitu."


"Tapi mit... Mit..!!"


Yang di panggil sudah bergegas berlari meninggalkan lanlan.


"Memang ini anak ya, nolong si nolong tapi kan bisa pergi sama tidak harus ditinggal juga akunya" gerem lanlan tidak suka melihat sifat teman ini yang suka menolong.


Semakin cepat mita berjalan, semakin dekat pula mita akan bertemu pria itu. Hingga sudah tepat di samping pria itu pria itu tetap diam seolah tidak menyadari kehadiran seorang didekatnya. Dan itu yang membuat mita mulai kesel.


uhuk...uhuk...uhuk...


"....."


" hai kak??" sapa mita dengan ramah


"....."


"hai hai" mita mengulangi sapaannya, untuk saat ini mita masih sabar.


"apa cowok ini tuli ya"batin mita yang mulai curiga.


hayo tebak siapa pria itu๐Ÿค”??


pacar kelak mita, teman, atau saudara mita atau orang asing yang kebetulan saja๐Ÿ™„.??


episode selanjutnya akan di kasitau ya๐Ÿ˜‚...


Terimakasih sudah mau mampir ๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2