You Are My BEST SUN

You Are My BEST SUN
Rasa kagum seorang manager baru


__ADS_3

"gosip mulu, tidak capek apa mulut itu ngoceh muluu... kasih dulu makan biar tidur itu mulut"


"kau ini merusak suasana saja...!!"


bisik-bisik dan candaan pegawai saat mereka ingin melakukan tugas mereka yang sempat tertuda, karena seperti biasa pelanggan selalu banyak kerjaan pun jadi bertambah. tapi biarpun seperti itu sudah menjadi kebiasaan mereka untuk tetap semangat dan bertanggung jawab.


******


Di rs. Murni hati


"Yee... Anak mommy sudah bisa pulang lain kali jangan sakit ya sayang"


"Siapa juga yang mau sakit mom, itu mah sudah takdir ram jatuh lagian mommy apaan si sampai lama banget ram harus di rawat. Tugas kantor bagaimana coba mom?" ketus ramesh yang dari kemarin mintak pulang mommy tetap tidak mau dibujuk.


"Tidak ada rengek-rengekan ya ram!, mom begini karena mom cuman punya kamu sebagai anak mommy dan masalah kantor kan masih ada zanli dan daddy yang bantu dari rumah, syukur mommy izinin kamu pulang malam ini padahal kan rencana besok pulangnya"


"Tidak ada tunda-tunda lagi ya mom, mommy sudah janji malam ini pulang, karena besok ram mau ke kantor pasti sudah banyak tugas yang menunggu kedatangan ram disana mom"


"Ya... ya sudah ayok, setiap hari debat terus kamu ingin mommy ini cepat keriput apa. semua sudah mommy beresin. Kamu sudah siap belum ram??"


"Sudah dong sudah lahir dan batin mom"


"Anak ini semakin menjadi bandelnya!!" Nada kesel Karin yang selalu di jawab ramesh dengan asal.


"Tunggu saja kau gadis galak, besok terimalah hadiahku" batin ramesh dengan senyum sinis dan hati yang sudah kesal hingga ke ubun-ubun.


Karin yang sempat menatap putranya itu memiringkan kepalanya menatap ulang putranya tersenyum namun seperti senyuman mematikan.


"Ah... Mungkin tadi aku salah lihat"guman karin menyakinkan diri jika tadi yang dilihat tadi hanya halusinasi nya saja.


Keesokan harinya


Di kantor perusahaan x1


Tok... tok...tok..


"Masuk"


Dreet...


Tuk...tuk..tuk..


Suara terbukanya pintu dan sepatu yang berjalan dengan langkah kaki anggun semakin mendekat ke arah ramesh, namun ramesh masih sibuk dengan berkasnya didepan tanpa memandang siapa yang memasuki ruangannya. Ya memang selama ramesh dirumah sakit tugas kantor sebagian sudah dibantu oleh daddy dan zanli, namun yang nama tugas seorang ceo pasti akan selalu ada dan bertambah banyak sehingga ramesh Bener-bener fokus untuk mengerjakan tugasnya.


"Siang pak" ujar ramah dan sopan seseorang itu.

__ADS_1


"Gila...!! bisa gila mendadak ni gue disini tampan bener ni cowok. Kirain isu yang tersebar dikantor itu bohong hanya omong kosong saja. Ternyata memang bener CEO baru perusahaan x1 bak keturunan dewa, membuatku jadi serangan jantung ni kalau begini" batin seseorang itu sambil memegang dada nya yang merasakan sesak, dan untuk menenangkan jantungnya yang berdegup tak karuan.


"Hem..." ramesh masih tetap mengacu kan seseorang yang sudah ada didepan nya itu.


"Suara nya itu Lo...., Aduh baper abis ni aku..."batin seseorang itu yang terpana mendengar suara CEO nya.


"Pak..." Ujar seseorang itu ingin mendengar lagi dan mengulangi sapaan ramah nya.


"Hem..." ramesh mendengar dan menjawab namun masih enggan untuk menatap seseorang itu.


"Aku bener-bener bisa sudah menjadi gila, oh tuhan tolong aku katakan padanya aku cinta dia bukan salah jodoh." Batin seseorang itu masih tetap terkagum akan CEO di depannya


"Saya ingin memperkenalkan diri saya, saya VLOREN AGUSTINA manager baru pengganti Tiara pak"


Kegiatan ramesh akhirnya pun terhenti, dan mulai memandang kedepan, betapa terkejutnya ramesh menatap seseorang gadis didepannya itu seperti orang yang demam dengan warna merah seperti tomat di wajah nya.


"apa kamu demam??" ujar suara besar dan arogan itu menatap lekat ke gadis didepannya.


"Ah... Tidak kok pa, saya tidak demam. maaf... kenapa ya pak"


"wajahmu sangat merah, saya kira kamu demam"


"****** aku, kan jadi ketahuan...." batin vloren menjadi kesel dengan dirinya


"oh tidak pak, saya baik-baik saja"


"Ba..baik pak, saya vloren Agustina dari restoran cabang kota Z manager baru pengganti sementara kak Tiara yang di sudah mendapatkan izin bapak langsung"


"Oh jadi kamu orangnya"


"Tahan ren, tahan... !! Jangan sampai pak ramesh mu ini mendengar detak jantung mu yang memalukan itu." Batin nya menenangkan diri


"Ya bener pak, saya lah orang itu"


"Disini saya biasa di panggil bos, bukan pak atau bapak. Jadi kamu juga bisa memanggil saya sama dengan para rekan lainnya.


Tok...tok..tok...


"Ya masuk"


"Bos... Saya sudah pesan makanan sesuai permintaan bos, mungkin sebentar lagi akan tiba. dan jam 3 nanti kita akan adakan pertemuan klien penting bos ingin kita akan melakukan pertemuan nya dimana bos?"


"Untuk hari ini biarkan klien saja yang menentukan tempatnya. Kita akan menyetujui nya saja"


"Baik bos saya akan menelfon sekretarisnya dulu, saya permisi bos" ujar zanli menunduk hormat meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


"Oh ternyata yang tadi ku temui itu tangan kanan pak ramesh, tidak pak ramesh tidak tangan kanan nya sama-sama berwajah tampan, walau pastinya lebih tampan pak ramesh, mungkin dikota xefino ini memiliki gen kerajaan bak dewa deh utusan maha pencipta dunia kali ya kok tampan-tampan banget pria disini. Kalau tau begitu aku dari dulu pindah kesini saja" gerutu di batin vloren memandang takjub.


"Baiklah"


"sungguh pemandangan yang langkah bisa berada dalam satu ruangan bersama dua pria tampanku" batin vloren merasa bahagia seakan dirinya di datangi dan di kelilingi oleh pria tampan.


padahal kenyataannya hanya sebuah kebetulan atau takdir😂


biasalah orang kota luar mah tidak pernah lihat pria tampan ciptaan author di kota xefino🤣


"Tadi yang saya bicarakan apa kamu sudah mengerti nona vloren??


"bisa di jelaskan lagi pak, saya akan mengingat nya"


"baiklah salah satu contoh seperti zanli tadi dia adalah COO saya dan kamu sendiri sudah mendengar cara dia memanggil saya kan. Jadi yang saya inginkan kamu jangan memanggil saya pak atau bapak lagi, ka...."


{ COO ~ Chief Operating Officer disingkat COO.


COO adalah tangan kanan untuk CEO perusahaan. Atau bisa dikatakan “pembantu yang sangat terpercaya”.}


Tok... tok... tok...


"Siapa lagi...! Masuk!!" Perintah tegas dan lantang dari ramesh tidak membuat vloren terkejut melainkan itulah yang di suka.


"Ini... suara inlah...yang aku suka, sungguh menantang hasratku" guman vloren


"Apa-apaan wajah ramesh ini seperti ingin memakan orang saja. Dan kak vloren masih belum selesai juga memperkenalkan diri dari tadi, kirain kemana... Ya ampun" guman lanlan menatap Kedua insan itu secara intens.


"Saya membawa pesanan yang bos minta"


Saat menatap penasaran siapa lagi yang mengganggunya saat ingin menjelaskan ke manager baru itu wajah tidak suka itu dan ingin marah berubah dratis menjadi wajah hangat ramesh.


"bukannya tadi pak... eh bos ramesh muka nya marah ya, kok jadi hangat begini. ah tidak... mungkin hanya halusinasi ku saja" guman vloren meyakinkan dirinya.


"Ah... Kesayangan ku sudah datang ternyata" batin bahagia ramesh karena tibalah waktu dimana dia akan memberikan hadiah yang sudah sangat ingin diberikan ke lanlan.


"Masuklah dulu letakan di situ" ujar ramesh menunjuk meja biasa yang menjadi saksi mereka makan bersama. "dan untuk kamu nona vloren apakah tadi penjelasan saya ada yang kamu belum mengerti?"


"Saya sudah mengerti bos" senyum manis terukir indah diwajah mulus vloren


"Baiklah karena kamu sudah mengerti kamu bisa melanjutkan tugas kamu"


"Baiklah saya permisi bos"


"Kenapa kok kesannya aku di usir paksa ya, hem.... Ya sudahlah" batin pasrah vloren.

__ADS_1


terimakasih sudah mau mampir 😘


__ADS_2