You Are My BEST SUN

You Are My BEST SUN
Wanita cantik manager baru


__ADS_3

Semakin cepat mita berjalan, semakin dekat pula mita akan bertemu pria itu. Hingga sudah tepat di samping pria itu pria itu tetap diam seolah tidak menyadari kehadiran seorang didekatnya. Dan itu yang membuat mita mulai kesel.


uhuk...uhuk...uhuk...


"....."


" hai kak??" sapa mita dengan ramah


"....."


"hai hai" mita mengulangi sapaannya, untuk saat ini mita masih sabar.


"apa cowok ini tuli ya"batin mita yang mulai curiga.


"Hai kak jangan terlalu lama terhanyut dalam pikiran begitu tidak baik lo"


"Kak..." Pria itu masih terdiam


"Kakak tampan!!" Bentak mita berusaha untuk menyadari pria didepannya. Awalnya dia tidak ingin memuji orang yang tidak dikenalnya jika bukan niat hati. Namun karena pria itu masih betah diam seolah tuli, padahal mita sangat yakin jika pria itu sudah mulai merespon mita saat bentakan nya tadi, hanya sangat tidak ingin untuk melihat Mita.


"Ini itu taman nona, bukan hutan suara mu sungguh menggangu ku" ketus pria itu masih tetap memandang danau yang membuat mita terpana, bagaimana tidak suara besar yang keluar itu terdengar hangat namun terselip amarah tertahan.


"Ya aku tau itu, kamu saja di panggillin juga pakai pura-pura tuli segala"


"....."


"Ini cowok cuek banget si" gerutu mita


"Aku datang dan menghampiri mu hanya cuman mau ingatin kamu jangan terlalu lama termenung, sebesar apapun masalah yang kamu alami ditempat ini jangan jadikan itu harapan, tapi jadikan itu pencapaian. Karena harapan terkadang tidak membuai hasil. Namun pencapaian itu pasti membuai hasil yang artinya terus berjalan kedepan hadapi tantangan capai dengan tindakan."


Si cowok yang di ceramahi panjang lebar oleh mita pun akhirnya membalikan badannya.


Tatapan mereka pun bertemu.


"Cerewet...!" suara ketus itu lagi terdengar oleh mita namun sorot mata pria itu berbeda dengan perkataan nya. Karena sorot mata itu seakan tampak tenang dan hangat.


"Kau ini cepat sekali jalannya si mit, tega bener ninggalin aku" nada kesel menghampiri mita lantang, dan itu sukses membuat pria itu dan mita menatapnya secara bersamaan dengan lekat ke arah lanlan.


"Kukira siapa tadi, ayoklah pergi tugas ku sudah selesai, pria misterius kami pergi dulu... Bay!!"


Ujar ketus Mita tidak mau kalah dengan pria itu.


"Daritadi aku udah cukup sabar berkata baik, sekarang aku tidak peduli, huuf dasar" batin mita mehentak kakinya kasar sambil menarik tangan lanlan pergi meninggalkan pria itu sedangkan pria tidak lagi memasang wajah datar nya. Dia pun tersenyum memandang kedua wanita itu dengan tatapan hangat.


"Menarik, tapi sayang cerewet" batin pria itu.


Pria itu langsung mengambil telfon nya dari kantong celananya dan menekan tombol untuk menelfon seseorang.


"Sudah ketemu belum?"


"Sudah tuan muda, dia ada di jalan..."


"Baiklah jemput aku sekarang"


Pria itu mematikan telfonnya setelah mendengar kabar yang memuaskan baginya.


"Aku sudah tidak sabar melihat mu, kau meninggalkanku tanpa permisi. Lihat saja kepalamu pasti hilang ku buat" gerem pria itu mengepalkan tangannya dengan kuat sehingga wajah datar nya tadi berubah menjadi merah masam yang mengerikan tidak enak untuk di pandang.


Disisi lain


"Gimana tadi pdkt nya mit, lancar??"


"Pdkt apaan si lan, aku hanya ingatin doang kok tidak lebih"


"Benarkah??"


"ih.. lan kau ini tidak percaya aku ya?"


"Hahaha... Baiklah baiklah ku usahakan percaya"


"Lan...!!"


"Sudah yok minum air kelapa muda saja kita kayaknya pdkt mu gagal ya kan?"


"Aku bukan pdkt lanlan!! Hanya ingatin doang"


"Ya... Ya.. ayoklah. Aku yang kau tinggal aku pula kena sasaran emosi mu ini. Teman macam apa mu"


"Kau si daritadi ngeledek Mulu, maaf tadi ninggalin lan"


"Ya sudah ayok aku lagi kepengen minum air kelapa muda ni cocok dengan cuaca begini"


"Ayok..." Mita pun menggandeng tangan lanlan dan menariknya untuk mencari kelapa muda, mereka berjalan sambil bergandengan tangan tidak peduli lagi disekitar mereka yang memandang risih Mereka.


"itu dia lan, ayok cepatlah nanti habis pula"


"kau ini" lanlan menggelengkan kepala nya yang tadi ingin minum siapa yang jadi kebelet minum siapa.


setelah lanlan dan mita sampai ke penjual es kelapa muda, mereka pun berjalan lagi menyusuri pulau ini sambil memanjakan mata melihat disekeliling mereka. banyak hikmah yang mereka bisa ambil dari perjalanan mereka kali ini.


"lan, lihatlah memang bener ya jika manusia itu tidak ada yang sempurna, pasangan disini sudah jadi saksinya" mita sambil menunjuk beberapa pasangan yang mereka lewati.


diantara nya....

__ADS_1



warna kulit


hitam dan putih, sawo matang dan putih, kuning Langsat dan hitam.


bentuk tubuh


pendek dan tinggi, tinggi sama tinggi, pendek sama pendek.


paras wajah/ mimik wajah


cantik dan jelek, tampan dan galak, manis dan datar, dingin dan ramah, ceria dan sombong.


usia


sudah berumur (tua) dan remaja, remaja dan dewasa, remaja sama remaja, dewasa sama dewasa.


{ Imajinasi Author sendiri ya πŸ˜‚ }



"ya begitu lah mit, tapi lihatlah pasangan yang di jembatan bunga itu mit, mereka tampak sempurna bukan? si pria tinggi dan tampan warna kulitnya putih terawat, dan si cewek dengan tubuh mungilnya itu dia jadi terlihat imut dan menggemaskan dengan wajah chubby dan warna kulit putih nya bener-bener serasi banget bukan??"


mita yang mendengar kata "serasi" dengan cepat mengikuti arah jadi telunjuk lanlan dan bener saja mata mita melongo menatap tidak percaya akan apa yang dilihat nya itu.


"bener lan, sangat serasi dan sepertinya si cowok dari kalangan bawah deh lan lihat pakaian nya itu, si cewek baru terlihat dari kalangan atas lihat saja pakaian wanita dan tas nya itu sudah sangat jelas bukan?"


"kalau menurut di aku si mit, kaya dan miskin tidak bisa hanya dilihat dari sebelah mata saja. kadang ada orang yang sangat kaya berasal dari kalangan atas orang yang mungkin di segani atau di hormati tapi berpakaian seperti orang yang tampak susah. bukan untuk mencari perhatian hanya mungkin dia ingin saja atau memang sudah bawaan lahir dia rendah hati. dan ada juga sebaliknya, karena tidak semua orang kaya akan menampakkan dirinya kaya, karena mungkin ada seseorang yang ingin menikmati hasil kekayaan nya dengan kesederhanaan."


"wah... kata-kata mu membuat terharu juga" tatapan mita membuat lanlan risih, dan memalingkan mukanya ke sembarang arah.


"jangan menatap ku begitu, itu hanya menurutku saja mita!" ketus lanlan yang akhirnya jujur


"sama seperti mu bukan? kau sendiri dari kalangan atas namun mau bekerja sebagai waiter tanpa menunjukkan identitas mu kepada kami, padahal papa mu bukan tidak sanggup membiayai hidupmu untuk tujuh turunan. hanya saja dengan niatmu kau ingin mandiri"


lanlan yang mendengar perkataan mita menatap nya penuh intens. ya bener saja hanya mita yang tau identitas lanlan di restoran x1 itu. essst... bukan sekarang bukan hanya mita saja tapi lila dan lina juga sudah tau. ya hanya mereka bertiga saja untuk saat ini.


"sudahlah lupakan saja, yang penting hari ini kita datang kesini tidak sia-sia kan...karena kita mendapatkan hikmah dari pemandangan di sini. yaitu......" lanlan sengaja menggantung perkataan nya dan menatap mita seolah meminta jawaban berharap mita bisa menjawab dan mengerti maksud perkataan nya


"manusia tidak ada yang sempurna" ujar lanlan dan mita menyambung perkataan lanlan secara bersamaan dengan lantang


glab...!!


lanlan dan mita menelan ludah secara bersamaan bagiamana bisa mereka menjawab secara kompak padahal tidak ada janjian.


"hahahah... kau bisa menyambung nya ternyata" ujar lanlan yang sangat seneng.


"haha... iya begitulah, sahabat kan satu hati" mita menyatukan kedua tangan nya berbentuk hati didepan lanlan.


"tidak bisa apa buat orang itu bahagia permanen gitu untuk saat ini, baru bahagia sebentar udah kau rusak dengan ejekanmu itu, huuuh" nada kesel Mita sontak membuat lanlan merasa bersalah.


"ah mita cantik jangan marah dong, entar cantiknya hilang Lo di ambil kuntilanak."


"ha kenapa pula di ambil, kalau cantik ya akan tetap cantik dong"


"bisa saja, kau tau kan wajah kuntilanak bagaimana, bahkan bisa di bilang itu bukan wajah lagi jadi jika dia melihat mu yang cantik ini merenggut manyun begini dia bisa ambil untuk buat dia jadi cantik kan sudah pakai gaun panjang putih dan indah tinggal ambil wajah jadi deh Cinderella, haha" ujar panjang lanlan yang membuat mita bergidik ngerih.


"apaan si lan, nakut-nakutin saja tau nya. jangan ngomong sembarangan dong"mita mulai sedikit ketakutan


"baiklah baiklah makanya udah dong manyun nya, kalau tidak mau di ambil kuntilanak senyum Napa, kuntilanak pasti lari deh."


"ya ya ini ini...emm..." senyuman manis akhirnya terukir indah diwajahnya walau memang sedikit terpaksa mita mengikuti kata-kata lanlan, padahal lanlan itu hanya bercandaan saja namun mita menganggap nya serius yang membuat lanlan terkekeh menahan tawa.


pffft...


"kau ini aku bercanda saja kok tadi, haha... Mit mit kau sungguh bisa di bodohi juga ya... hahaha mita kau membuatku sakit perut" tawa lanlan pun pecah saat perkataan lanlan sukses membuat mita melongo dan menatap lanlan dengan tajam.


"kau ya...!!" gerem mita dengan wajah yang sedari sudah memanas saat tau lanlan hanya mengerjainya dan ingin meluapkan amarahnya ke lanlan.


Mita pun mendekati dirinya ke arah lanlan dan menggelitik lanlan secara bertubi-tubi, sampai lanlan bener-bener sudah kehabisan nafas.


"ya ya ampun ratu ampun... aku bisa mati kalau ti...dak ber..hen...ti..., am...pun..." suara terbata-bata lanlan yang sudah kehabisan nafas pun membuat mita menghentikan aksinya.


"makanya jangan main-main sama ratu mita"


"ya kau menang... ! ya sudah yok kita cari makan aku haus banget ni habis itu kita pulang besok kerja lagi" usul lanlan yang menjadi merasa lapar karena kecapekan dikerjain Mita, laper dan haus itu yang terjadi pada lanlan untuk saat ini.


"oke baiklah ayok" ajak Mita mengikuti lanlan.


Di restoran x1


"eh.. eh...dengar-dengar siang nanti kita akan kedatangan manager baru lo, untuk 2 tahun menjabat disini menggantikan kak tia kita"


"ya aku juga si dengar nya begitu, karena kak tia di percaya CEO untuk memegang sementara cabang restoran di kota T selama 2 tahun sampai bener-bener restoran itu berjalan dengan baik seperti disini.


"ya sayang sekali kan padahal aku sudah nyaman sama kak tia"


"berdoa aja semoga nanti manager baru kita mempunyai hati seperti kak tia"


"ya ya semoga saja deh"


"ya ya bener, kita lihat saja nanti"

__ADS_1


bisik-bisik pegawai lainnya yang memang sudah mendengar kabar tentang kedatangan manager baru pengganti sementara Tiara.


lanlan yang sudah datang mendengar bisikan rekan kerjanya juga didalam hati berharap manager nya tidak buruk hati.


"eh kak lan sudah datang" pegawai C


"pagi kak lan" pegawai A


"kak lan... selalu tepat waktunya ya" pegawai B


"ya pagi... ah... ya seharusnya seperti itu bukan, biar kalian juga datangnya tepat waktu" balas lanlan ramah.


"ya kak kami akan bekerja sebaik mungkin"


"baiklah mari kita lanjutin, sebentar lagi pasti kita sudah kedatangan pelanggan.


"ya baik kak lan"


mereka pun berpisah dan melakukan tugas mereka masing-masing.


"lan..ah maaf kak lan apa beneran kita akan kedatangan menager baru" ujar mita ingin memastikan, namun masih selalu lupa tempat dalam memanggil lanlan.


"ya mit, kamu tau sendiri cabang restoran yang baru di buka di kota T itu masih baru dan perlu seseorang yang berpengalaman untuk meningkatkan kualitas dan cara pengoperasian restoran dengan baik. jadi kak tia yang di tugaskan CEO ke sana"


"berapa lama lah itu kak lan"


"kata kak tia selama 2 tahun dari sekarang si, dan kak tia mau selama manager itu ada disini saya membantunya jika dia memerlukan saya dan tetap menghormati dia seperti saya menghormati kak tia. itu si pesan kak tia semalam di teflon mit"


"semoga baik hati orangnya ya"


"ya itu hanya harapan mit, kenyataan kita belum tau nanti dia akan tiba ke sini jam 1 disaat jam istirahat kita. jadi kamu tolong beritahu yang lain juga jika sudah mau waktunya istirahat ruangnya dibersihkan semua karena kita akan menyambut kedatangan manager baru kita"


"baik kak lan, saya permisi melanjutkan kerja saya yang sempat tertunda"


"ya baiklah"


"belum juga batang hidungnya nongol udah kayak artis papan atas saja di ceritain mulu daritadi jadi penasaran aku" guman lanlan yang menjadi penasaran, jiwa kepo nya tanpa diminta sudah keluar dengan sendiri nya.


Disini lain di rumah sakit murni hati


"bagus!! gadis galak ini sudah dua hari tidak juga berkunjung ke sini, apa ciumanku kemarin itu virus corona apa sampai kau menjauhi ku...!! oh astaga ayolah pria tampan begini kau abaikan gadis galak!! kau sungguh keterlaluan...!!"ramesh berharap kehadiran lanlan untuk menemani suntuknya namun tidak juga datang.


"ada apa sayang" ujar Karin yang melihat anaknya komat Kamit tidak jelas dengan wajah yang sudah masam bagi yang melihatnya pun merasa enek 🀣


"tunggu saja besok aku sudah bisa pulang akan kubuat kau ingat tentang ku selalu dan akan ingat aku!! dasar kau gadis galak beraninya kau mengabaikan ku" yang dipanggil masih tetap berbicara sendiri, ramesh merasa sangat kesel hingga di panggil pun tidak tau karena asiknya komat Kamit πŸ˜‚. seorang ramesh pria yang dijuluki bak dewa tertampan di seluruh dunia di abaikan oleh gadis galak apa kata dunia cobak 🀣🀣


"ram...!!" bentak Karin yang akhirnya membuat ramesh sadar dari alam sadarnya.


"ah... tidak apa-apa kok mom" ujar ramesh menenangkan mommy nya.


kembali ke saat ini direstoran.


waktu jam istirahat pun sudah dekat, lanlan mengingatkan pegawai nya untuk mempercepat kerjaan mereka, merapikan dan membersihkan restoran untuk menyambut kedatangan manager baru, bukan hanya mengingat kan saja lanlan pun turun tangan membantu rekan kerjanya agar cepat selesai.


"itu bukan kak lan wanitanya" ujar mita melihat seorang wanita berparas cantik, kulit putih dengan tubuh yang bagus, berwibawa, berjalan dengan anggun menuju ke restoran.


"ya mungkin bersiaplah"


tuk tuk tuk...


bunyi sepatu dengan gerakan anggun pun semakin mendekat kearah mereka.


"siapa disini yang bernama LANLAN" ujar lembut suara itu membuat pegawai pria yang bekerja di sana terkesima akan kecantikan dari pemilik suara itu.


"saya, saya assiten manager disini nama saya lanlan kak. apakah kakak manager baru kami yang bernama kak VLOREN AGUSTINA" balas lanlan dengan ramah sambil memperkenalkan dirinya dengan hormat.


"ya bener kalian bisa memanggilku kak vloren saja. saya manager baru kalian disini hanya selama 2 tahun menggantikan tiara yang ditugaskan langsung oleh CEO ke kota T. senang berkenalan dengan kalian" ujar vloren juga memperkenalkan dirinya.


dan disaat yang bersamaan yang lainnya juga memperkenalkan diri mereka masing-masing ke manager barunya dengan ramah dan sopan.


"baiklah terimakasih untuk perkenalan kalian hari ini, namun karena disini pegawai nya banyak saya tidak mudah menghafal nya. dilain waktu saya akan belajar mengenal dan memahami. untuk hari ini cukup perkenalan saja dulu saya ingin ke ruangan manager. lanlan tolong bantu saya"


"baiklah yang lain lanjutkan pekerjaan kalian, kalian boleh bubar sekarang" lanlan berbicara ramah ke pegawainya agar bubar dari penyambutan "baiklah kak vloren mari saya antar keruang kakak" dan Langsung menemani manager nya keruangan nya.


"cantik bener kak vloren ya, bak Dewi"


"bagiku masih cantikan kak lanlan deh"


"lumayan lah untuk perkenalan hari ini, aku sampai deg deg deg kan tadi"


"kita lihat saja kedepannya gimana, ya sudah ayok kembali kerja kita harus buat kesan yang baik jangan sampai karena kita kak tia kesayangan ku kena masalah"


"ya kau betul, bagaimana pun tetap kak tia dan kedua kak lanlan yang jadi fans ku disini dan aku tidak mau membuat masalah"


"gosip mulu, tidak capek apa mulut itu ngoceh muluu... kasih dulu makan biar tidur itu mulut"


"kau ini merusak suasana saja...!!"


bisik-bisik dan candaan pegawai saat mereka ingin melakukan tugas mereka yang sempat tertuda, karena seperti biasa pelanggan selalu banyak kerjaan pun jadi bertambah. tapi biarpun seperti itu sudah menjadi kebiasaan mereka untuk tetap semangat dan bertanggung jawab.


waah... enak banget ya punya rekan kerja yang saling berkerjasama, dan bertanggung jawab. jarang banget bisa ditemui yang Begitu di sekitar kita bukan?? πŸ™„. kebanyakan mah rekan kerja kita ingin menang sendiri, muka dua, caper dan masih banyak lagi.


itu si author sendiri ya yang sering temui disekitar author πŸ˜‚πŸ€£.

__ADS_1


terimakasih sudah mau mampir 😘


__ADS_2