' R E T A K '

' R E T A K '
fitting baju pengantin ^


__ADS_3

"Apa kamu tidak mau makan sesuatu ?"tanya saga kepada Nara


"Tidak ,, makasih "ucap Nara tersenyum.


"Aku minta maaf soal tadi !"ucap saga lagi .Nara mengalihkan pandangan ke arah saga .


"Tidak masalah ,, "Nara tersenyum dan menggenggam tangan pria itu .


"Apa saya boleh bertanya sesuatu ?" tanya Nara


"Hemm ...


"Kenapa tuan menerima perjodohan ini ? "ucap Nara pelan .


"Boleh aku menjawab nya "Nara menggangukan kepalanya .


"Ibu mu sudah sangat baik kepada papi ku di waktu dulu , apa aku salah jika aku ingin membalasnya kepada kamu " penuturan saga membuat Nara terdiam sejenak mencerna ucapan pria itu .


"Balas Budi" batin Nara .


"Kenapa kamu berharap lebih Nara , bahkan wanita yang sangat dekat dengan nya saja tidak bisa mengambil hati nya "Nara mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.


Nara mengalihkan pandangan menatap arah jendela di sampingnya . sambil menghela nafas panjang .


"Aku melihat ada yang berbeda dari darimu dengan wanita lain Nara . dari itu aku menerima perjodohan ini


"batin saga melajukan mobilnya menuju butik yang sudah menjadi langganan ibu Cintia .


Mereka telah sampai di sebuah toko yang lumayan besar dan ini adalah salah satu butik paling terkenal di kota itu , saga turun dari mobil nya di susul oleh Nara .


"Hayoo masuk "


"Hemm ,,," saga menggenggam tangan Nara , Nara pun menurut saja .


"Sore tuan , nona "sambutan kedua pegawai itu .


"Sore ... Tante Marsya ada ?"tanya saga.


"Ada tuan " jawab mereka berdua.


"Saya mau ke toilet dulu nya "ucap Nara menatap saga .


"Mau aku antar "


"Gak usah .


"Mba toilet nya dimana ya ? "


"Toilet nya disana non .mari saya antar "Nara pun menggangguk .


"Tuan , langsung ke ruangan ibu aja nya "ucap pegawai itu .


"Oke ,


"Silahkan "


"Terimakasih " ucap saga .


Saga pun masuk kedalam ruangan itu .


"Haloo ... keponakanku yang ganteng ,. kenapa telat hayo , bukanya janji nya mau datang setelah makan siang "ucap Tante Marsya pemilik butik itu . sambil tertawa kecil .


"Tadi harus nyelesain kerjaan dulu Tante "Jawab saga .


Namun saga melihat ada Sarah di sana sambil tersenyum kearah nya .


"Sarah "


"Iya .. aku lagi nyobain baju juga disini "ucap Sarah sambil mendekati saga .


"Oh ...


"Dimana calon keponakan baru ku "tanya Tante Marsya .


"Tadi izin ke toilet Tan"


tidak berapa lama Nara pun datang dan membuka pintu ruangan itu .


"Sore " ucap Nara tersenyum menyapa semua orang yang berada di sana .

__ADS_1


"Sore .wah cantik sekali , masuk sayang "sambut Tante Marsya kepada Nara .


"Oo .. apa ini calon keponakan baru ku ?"tanya Tante Marsya Nara pun menyalimi wanita cantik itu walaupun usianya sudah tidak muda lagi tapi wajah nya masih terlihat cantik .


"Iya Tan .. Nara ini Tante Marsya "ucap saga memperkenalkan.


"Sore Tante "sapa Nara .


"Sarah " Nara pun menyapa Sarah yang sedang duduk di sebelah saga .


"Nara "


"Sore sayang , huh saga kamu pinter banget si pilih calon istri cantik banget "puji Tante Marsya kepada Nara . Nara hanya tersenyum.


"Katanya nak Nara seorang dokter ya ?"


"Iya tan "


"Wah ... saga .Tante nyakin kamu pasti bersusah panyah kan berjuang mendapatkan hati seorang dokter . karena Tante tahu pasti saingannya banyak "ucap Tante Marsya sambil tertawa cekikikan menggoda pria tampan itu . Sarah hanya tersenyum simpul kearah Nara .


" Sayang pokoknya kamu tenang aja , tante udah siapin baju pengantin yang paling bagus. spesial Lo buat kalian . bahkan Tante nyiapin ini dari pertama saga datang kesini sama ... sama siapa ya ? sama Sarah kan waktu itu ?" tanya Tante Marsya kepada saga .dan Sarah


Sarah dan saga menggangukan kepalanya .


"Iya Sarah ,. dulu Tante kira kalian bakal berakhir di pelaminan .Hemm malah cuman temen aja .


kalian berdua cocok deh ,. tapi ya namanya juga bukan jodoh ya "ucap Tante Marsya Sambil tertawa kecil .


Nara pun hanya bisa tersenyum . walau ada yang mengganjal di hatinya .


"Ya udah . yuk sayang kita mulai coba baju nya " Nara pun mengangguk


"Tante pinjem bentar ya "ucap Tante Marsya kepada saga . saga hanya menggelengkan kepalanya .


Nara pun mengikuti langkah Tante Marsya masuk kedalam ruangan ganti baju .


" Ada acara apa ?"tanya saga kepada Sarah .


"Temenku ada yang menikah "


"Owoh ...


"Ya . sebentar lagi kami akan menikah "jawab saga tersenyum simpul . Sarah mengangguk sambil tersenyum .


"Aku gak nyangka deh saga . aku kira kamu bakalan dapet wanita yang sama derajatnya dengan keluarga Martadinata , malah hanya seorang dokter . apa lagi cerita hidup nya Lumayan trangis "ucap Sarah sambil tersenyum kepada saga .


"Apa yang kamu tahu tentang Nara ?"tanya saga dingin kepada Sarah .


"Heh ..gak . aku gak tahu apa apa . seseorang yang bilang kalau Nara di usir oleh ayahnya sendiri "ucap Sarah dengan nada serius .


"Apa itu benar ?" saga tidak menjawabnya .


"Aku harap kamu bisa membahagiakan nya "ucap Sarah lagi .


"Kamu gak lagi kasian kan sama Nara , kenapa kamu terima perjodohan ini ?"tanya Sarah kepada saga .


"Aku mencintai Nara " ucap saga dengan lembut . membuat Sarah tercengang dengan ucapan pria itu .


"Secepat itu?"


"Iya , cuman aku belum bisa bilang itu ke Nara " Sarah menggigit bibirnya marah dengan ucapan saga barusan .


"Oh ... kamu belum jelasin kenapa kamu pergi waktu di restoran "tanya saga menatap Sarah .


"Hemm.. gapapa . waktu itu aku udah ada janji sama papa , dan sialnya aku ingat nya pas kamu Dateng . jadi aku pulang duluan deh " ucap Sarah menyakinkan . saga pun percaya


Saat mereka sedang mengobrol Tante Marsya keluar dengan bahasa hebohnya .


"Emm .. saga " panggil Tante Marsya .


"Ya Tan . apa sudah selesai "tanya saga. Tante Marsya menggelengkan kepalanya .


"Calon istri kamu kan cantik . boleh gak kalo Nara Tante jadiin model butik Tante , Nara si katanya mau, tapi harus izin dulu sama calon suami nya "ucap Tante Marsya panjang lebar kepada saga .


belum saga menjawab pertanyaan tersebut pandangan saga tertuju kepada wanita yang sangat cantik memakai baju pengantin berwarna abu abu dan rambut yang di ikat satu itu menambah kecantikan wanita itu .


sama halnya dengan semua karyawan dan Sarah yang ada disana langsung menatap kearah Nara sambil memuji kecantikan wanita itu.


Saga tidak memindahkan pandangan kepada Nara yang sedang tersenyum malu kearahnya .

__ADS_1


Sedangkan Sarah menatap tidak suka kepada Nara . apalagi Tante Marsya sangat dekat dengan Nara walau baru pertama bertemu .


"Hemm .. bangaimana ?"


"So beautiful right ,, ucap Tante Marsya


"Saga ... boleh nya "


"No "ucap saga membuat Nara Tante Marsya menyurutkan senyuman nya .


"No " ulang Tante Marsya menirukan suara saga .


saga berjalan mendekati Nara yang tersenyum kearah nya .


"Kita ambil baju yang ini ?"tanya saga .


"Apa aku cantik memakai baju ini ?"tanya Nara .


"Iya .. bajunya bagus , cocok kok buat kamu "ucap saga membuat Nara berdecak karena ucapan saga itu .


"Iya .. aku mau ambil yang ini "ucap Nara cemberut .


"You're so beautiful "bisik saga membuat Nara tersenyum malu


"Not thank you "jawab Nara sambil tertawa kecil .


"Nara kamu cantik sekali , wah "ucap Sarah tersenyum simpul .


"Makasih Sarah "ucap Nara tersenyum .


"Oh ya . aku lupa kalo nanti jam lima aku ada urusan ,jadi aku pamit dulu ya . Tan . Ra , saga "ucap Sarah sambil tersenyum kecil . Nara dan saga menggangukan kepalanya .


"Hemm .. hati hatinya " ucap Tante Marsya . Sarah pun langsung pergi meninggalkan tempat itu .


" Tan kami ambil yang ini "ucap saga kepada Tante Marsya .


Tante Marsya hanya terdiam sambil memanyunkan bibirnya kesal karena saga tidak mengizinkan Nara menjadi model butik nya . membuat saga tertawa kecil .


"Oke ..tapi sekali aja ya Tan " Tante Marsya langsung memeluk pria itu karena bahangia .


"Oke .. ayo kamu juga harus coba jas nya kan " ucap Tante Marsya semangat


Saga menggenang kan jas berwarna senada dengan baju yang akan Nara gunakan di resepsi pernikahan mereka nanti .saga sedikit merapikan rambut nya menambah ketampanan pria itu .


Sedangkan Nara sudah mengganti bajunya dan sudah menunggu saga keluar dari ruang ganti itu .


"Kalian sungguh pasangan yang sangat serasi . yang satu ganteng yang satunya lagi cantik , gak sabar nunggu cucu "ucap Tante Marsya kepada Nara dan saga yang tersenyum malu .


"Gimna . kamu nyaman gak make ya , kanyak nya ini harus di kecilin dikit lagi deh biar lebih pas "ucap Tante Marsya mengukur baju saga .


"Oke Tante jahit dikit lagi baju saga .. acaranya hari Jum'at kan ? , sekarang hari Sabtu seminggu lagi ya . nanti hari Selasa atau Rabu Tante anter kerumah Cintia "


"Dan untuk baju akad nikah nya . kamaren Cintia udah pilihin dan udah nyakin cocok si . nanti paling hari Selasa atau Rabu juga deh Tante bawa . oke "jelas Tante Marsya Nara dan saga meng iyakan penuturan Tante Marsya itu ...


Setelah selesai dengan urusan menyiapkan baju untuk acara pernikahan mereka . saga dan nara berpamitan kepada Tante Marsya .


"Capek ya ?" tanya saga Nara mengagukkan kepalanya .


"Sedikit , tadi abis operasi juga sih , jadi agak lumayan capek " ucap Nara tersenyum .


"Mau langsung pulang , apa mau makan dulu "


"Terserah " jawab Nara


"Kenapa harus terserah ?"tanya saga .


"Ya terserah "


"Oke .. kita makan dulu ya " Nara mengngukan kepalanya menurut .....


Bersambung....


Assalamu'alaikum ☺️


hi reader terimakasih sudah mampir mohon tinggalkan jejak nya biar lebih semangat nulis nya β˜ΊοΈπŸ™πŸ»


semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»


slow uq ☺️

__ADS_1


__ADS_2