
Nara dan saga sudah berdiri menyambut tamu undangan baik dari keluarga mereka sampai rekan bisnis suaminya itu . bahkan para teman teman setim nara pun ikut hadir dengan bahangia . bahkan ada beberapa awak media yang meliput acara pernikahan mereka .
"Leon "ucap Nara tersenyum melihat Leon yang baru saja datang menghadiri acara bahagia sahabat nya itu .
"Saga selamat " Leon memeluk saga sambil membisikkan sesuatu kepada saga ,
"sekali saja kau menyakiti hati Nara . maka kau akan berhadapan dengan ku " ucap Leon tersenyum dan menepuk bahu pria itu .
"tolong jaga Nara untuk ku "ucap Leon melepaskan pelukan mereka.
"Sudah hak ku untuk menjaga nya . kau tenang saja , karena dia istri ku "ucap saga menatap dingin laki laki itu . Leon hanya mengangguk .
" Terimakasih sudah hadir "ucap Nara tersenyum .
"Sudah seharusnya "Leon pun mengambil sesuatu dari dalam saku jas nya dan mengambil sebuah sebuah kotak kecil dan memberikan nya kepada Nara .
"Terima hadiah dari ku , aku tidak memberikan apapun hanya ini "ucap Leon dengan senyuman di wajahnya .
"Wah ini bagus sekali , terimakasih "ucap Nara melihat sebuah kalung yang dilingkari mutiara .
"Bagus kan sayang " tanya Nara kepada saga .saga menatap leon yang sedang tersenyum kearah nya saga pun mengangguk .
Dan acara itu di tambah heboh oleh kedua sahabatnya dan teman teman kerja Nara yang sering meledek nya karena kelamaan jomblo tapi akhirnya Nara yang terlebih dahulu menepati kursi pelaminan . membuat mereka tersenyum malu kearah Nara .
Mereka pun menikmati acara tersebut bahakan mereka melakukan sesi pemotretan membuat Nara dan saga tak henti hentinya di goda oleh mereka . pak arsen dan pak Adrian , Bu Cintia yang sedang menyambut kerabat dan sahabat mereka pun yang menyaksikan itu hanya menggelengkan kepala mereka .
Namun di atas kebahagiaan mereka ternyata ada seorang wanita yang sedang memperhatikan mereka dengan tatapan kebencian .Bahkan iya ingin sekali menghancurkan acara itu Sekarang juga. tapi bangaimana dengan reputasi dirinya jika melakukan hal sehina itu .
"Aku tahu kamu adalah seseorang yang sangat tidak suka dengan kebahagiaan ini ?"tanya wanita yang memakai gaun pesta berwarna merah menyala itu sambil tersenyum menatap Sarah yang sedang meminum segelas anggur merah di acara tersebut .
"jangan sok tahu jika kamu tidak mengenal ku "ucap Sarah dingin . wanita itu Malah tertawa kecil mendengar penuturan Sarah itu . membuat Sarah mengalihkan pandangan menatap Valerie .
"Mau bekerja sama "tawar nya
"Ku pastikan Anda tidak akan rugi nona ,jika kau ikut dengan ku "ucap Valerie sambil melangkah keluar dari acara itu . Sarah tidak menghiraukan perkataan wanita itu . namun iya Sangat penasaran dengan tawaran dari wanita yang baru saja keluar itu .
Akhirnya sarah menaruh gelasnya dan melangkah mengikuti Valerie .
hal itu membuat Valerie tersenyum sinis .
Mereka pun telah sampai di sebuah lobby hotel tempat menginap para tamu undangan yang sudah saga siapkan untuk siapapun yang ingin menginap di hotel itu .
"Siapa kamu sebenarnya ?"
"Kamu tertarik untuk berkenalan dengan ku "ucap Valerie sambil tertawa kecil .Sarah tidak menanggapi nya hanya memasang wajah dingin kearah Valerie .
"Baik lah seperti nya kamu tidak suka becanda , aku Valerie adik tiri Nara Ardita Danuarta istri dari willdrat saga Martadinata "jelas nya . Sarah mendecih mendengar kata kata istri dari mulut Valerie .
"Aku juga tidak suka melihat Kak nara bahangia , tapi tujuan ku bukan untuk mengambil saga darinya . tapi ada dendam yang ingin ku sampaikan kepada kak Nara "ucap Valerie sambil melangkah sedikit menjauh dari sarah .
"Tidak usah bertele-tele apa rencana mu ?"tanya Sarah kepada Valerie .
bukannya menjawab Valerie menepuk tangan nya kearah belakang mereka. dan keluar lah seorang pria bertopi dan memakai masker menutupi wajahnya .
__ADS_1
"Apa maksudmu ?
"Saya adalah seorang yang pernah berkencan dengan dokter Nara , jujur waktu pertama kali kami bertemu aku jatuh hati pada dokter Nara "ucap pria itu .
"Lalu apa hubungannya dengan rencana mu itu ?"tanya Sarah lagi .
"Kita lihat nanti !! "ucap Valerie kembali melangkahkan kakinya masuk menuju acara pernikahan kakak tirinya itu . Sarah sebenarnya sangat penasaran dengan rencana wanita itu .namun mungkin ia akan lebih bersabar saat ini . Sarah pun masuk kedalam mengikuti langkah Valerie .
"Kak "Valerie tersenyum kepada Nara dan saga .
"Val ,, "Nara mengedarkan pandangannya mencari dengan siapa adik perempuan nya itu datang .
"Aku sendiri kak , tadi ibu ingin hadir tapi karena takut membuat ayah khawatir , karena itu ibu tidak hadir.
tapi tadi ibu menitipkan salam bahagia untuk kalian berdua " ucap Valerie sambil tersenyum kepada Nara .
"Terimakasih ,. dimana kak Baron ? , apa dia memiliki kesibukan malam ini ? kenapa dia tidak hadir ?"tanya Nara . Valerie melangkah dan memeluk tubuh wanita cantik itu dan menggelengkan kepalanya .
"Seperti nya kak Barron sibuk , tapi entah siapa tahu jika kak Baron akan datang "ucap Valerie . namun tangan saga menarik Nara hingga pelukan kakak dan adik itu terlepas .
"Ku peringatkan untuk tidak menyentuh istri ku lagi "ucap saga menatap Valerie dengan tatapan tajam membuat nyali Valerie menciut . namun Valerie hanya tertawa kecil menyikapi sikap kakak iparnya itu .
"Dia sangat prosesip Kak "ucap Valerie sambil tertawa kecil .
"Ya sudah .. aku doakan semoga kebahangian selalu bersama kalian "ucap Valerie dan meninggalkan tempat Nara di sandingkan dengan saga itu ..
"Kenapa seperti itu . kita harus nya berterima kasih karena Valerie sudah hadir di acara ini "ucap Nara menatap wajah suaminya itu .
"Apa selama ini kamu tidak mengenal adik mu ?"tanya saga . membuat Nara mencerna ucapan suaminya itu .
"Sayang ... apa panggilan itu cocok ?"tanya Nara mengalihkan pembicaraan mereka .
"Sebenarnya itu biasa saja , tapi aku suka "ucap saga membuat wajah Nara terlihat memerah .
Mereka pun menikmati acara indah itu dengan perasaan bahagia karena mereka telah menjadi sepasang suami istri saat ini . pasti akan ada hal hal baru yang akan mereka jalani setelah ini .
Namun saat acara hampir selesai saat ini jam sudah menunjukkan pukul 11: 45 asisten Lee sedikit berjalan cepat kearah saga yang sedang mengobrol dengan rekan bisnis nya .
Sedangkan Nara sedang menggapai ocehan para wanita wanita rempong yang ada di depan nya itu .
Saga langsung berpamitan kepada rekan bisnis nya dan mengikuti langkah asisten Lee .
"Kenapa bisa terjadi ! "bentak saga kepada asisten Lee dan kedua anak buahnya itu .
"Kami di serang tuan dan anggota mereka lumanyan banyak hingga kami bisa dikalahkan . setelah itu mereka membakar gudang yang menewaskan dua penjaga di sana "ucap salah satunya dengan takut .
"Aku tidak ingin tahu .. kalian harus bisa menangkap mereka , dalam keadaan hidup ataupun mati "ucap saga dingin membuat mereka menundukkan tubuhnya .
"Saga .. ada apa nak ?"tanya pak Adrian yang memperhatikan putranya itu yang sedang marah kepada asisten Lee dan kedua anak buahnya itu .
"Pi ,,
"Ada apa ? "
__ADS_1
saga menghela nafas panjang .
"Ada yang membakar gudang . dan dua penjaga tewas karena kebakaran itu "pak Adrian langsung memengang dadanya yang terasa berat .
"Pi ... tolong untuk tidak memikirkan hal ini "
"Siapa yang melakukan itu ? "
"Aku tidak tahu , mereka sedang menyelidiki nya "ucap saga memapah laki laki paruh baya itu .
ternyata Nara juga mendengar penuturan suaminya itu membuat Nara khawatir
. Nara pun menghampiri saga dan pak Adrian
"Pi , sayang "dengan wajah khawatir Nara menyapa kedua pria itu .
"Nak , Nara " saga dan pak Adrian bersama menatap Nara .
"Nak .. kanapa ada di sini " tanya pak Adrian .
"Tadi Nara mendengar jika ada yang membakar gudang dan menewaskan dua orang . apa itu benar ? "tanya Nara membuat saga menatap wajah wanitanya itu . saga pun menganggukkan kepalanya . Nara menutup mulutnya kanget dan takut menyelinap di dalam hatinya .
Saga pun memeluk tubuh wanita itu dengan erat. .
"Siapa yang melakukan itu ?"ucap Nara menatap wajah suaminya itu .
"Belum ada yang tahu . tapi mereka sedang mencari jejak mereka " jawab saga tersenyum dan mencium tangan wanita itu .
"Kamu bisa menuruti perintah ku ?"tanya saga . membuat Nara segera menggangukan kepalanya .
"Sekarang aku akan ke gudang untuk melihat kondisi disana . dan aku mohon jangan pernah keluar dari kamar kita sampai aku kembali "ucap saga dengan tegas membuat Nara meng'iya kan permintaan suaminya itu .
"Ya sudah .. sekarang ke kamar dan ingat kata kata ku "ucap saga lagi . Nara pun meng'iya kan lagi ucapan saga .
"Aku akan mengantarkan kalian "saga pun langsung memerintahkan untuk menyelesaikan acara itu . dan sama dengan pak arsen dan keluarga mereka untuk kembali ke kamar hotel mereka masing masing untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan .
Tampa bertanya lagi mereka pun menuruti perintah saga itu .
"Ingat perkataan Ku tadi "ucap saga lagi yang akan meninggalkan tempat itu .
"Iya .. cepat kembali . apapun yang terjadi tolong kabari aku "ucap Nara memeluk tubuh pria itu .
"Hem .." saga pun mengecup bibir wanita itu dengan lembut .
"Jangan khawatir semua akan baik-baik saja . percaya padaku "Nara mengagukkan kepalanya .
"Aku berangkat dulu " ucap saga membuat Nara menatap sedih kepergian suaminya itu .....
Bersambung ...
Assalamu'alaikum ☺️
hi reader terimakasih sudah mampir mohon tinggalkan jejak nya biar lebih semangat nulis nya ☺️
__ADS_1
semoga terhibur ☺️🙏🏻
slow uq ya 🙂