' R E T A K '

' R E T A K '
Awal dari rencana ^


__ADS_3

Saga terlihat di dampingi oleh asisten Lee memperhatikan bangunan yang sudah menjadi abu itu .


"Apa sudah ada kabar siapa mereka ?"


"Mereka sudah berhasil menangkap salah satu dari mereka tuan "


"Bangus .. buat mereka berbicara siapa yang menyuruh mereka melakukan itu "ucap saga dingin .


"Baik tuan


Saga masih menunggu kabar apakah ada korban lain dari pihak kepolisian yang menangani kasus itu .


Sedangkan Nara yang sedari tadi tidak bisa tidur pun hanya melihat ponsel nya menunggu kabar dari suaminya itu .


Sebuah nomor tidak ada nama menghubungi Nara .


Nara pun langsung mengangkat telepon itu .


"Hallo ,..


"Apa benar ini dengan mba Nara " tanya seseorang itu


"Iya . ini siapa ? ,ada apa anda menghubungi saya "tanya Nara kepada orang yang berada di sebrang sana .


"Temui aku di lobby hotel mba .. jika mba ingin nyawa suami mba Nara selamat "ucap laki laki itu .setelah itu sambungan telepon itu terputus . membuat Nara panik apa lagi mendengar penuturan laki laki itu tentang suaminya .


"Ya Allah bangai mana ini , apa aku diam saja . tapi nanti jika orang itu benar benar menyakiti mas saga bangai mana " Nara melihat jam tangannya sudah hampir jam 2 malam .


Nara memejamkan matanya mencari solusi dari semua ini . Nara pun bergegas mengambil jaketnya . dan melangkah keluar dari kamar itu dan melihat kondisi disana yang sudah sepi .


Nara pun dengan langkah cepat turun untuk menemui pria mesterius itu.


Keadaan lumanyan sepi karena sudah pagi dini hari . nara pun menghubungi nomer telpon yang menghubungi nya tadi, belum Nara menekan tombol untuk menelpon nomer itu . seseorang tepat di belakangnya memukul kuat kepala Nara membuat Nara jatuh tersungkur tidak sadarkan diri . laki laki itu tersenyum simpul dan mengangkat tubuh wanita itu dan membawanya pergi dari sana .


Sedangkan seseorang yang sedang duduk sambil menghisap rokok itu melihat kejadian itu walau dari tempat yang lumayan jauh .


Iya Lio yang berada di sana membuat Lio penasaran


Lio pasti bukan sedang berhalusinasi jika tadi seseorang itu memukul wanita di depannya .Lio pun mengikuti langkah pria itu mencari tahu siapa yang di culik itu dengan langkah mengendap ngedap .


Pria itu memasukkan wanita itu kedalam mobil . membuat Lio berdecak karena iya sangat jauh jika akan mengambil mobil untuk mengikuti pria itu .

__ADS_1


Dengan langkah terburu buru Lio mengambil mobilnya dan mengikuti mobil yang ada di depan nya itu .


Setelah perjalanan yang lumayan dekat ,Mereka telah sampai di sebuah hotel yang terletak tak jauh dari hotel tempat acara pernikahan Nara dan saga namun itu hotel biasa. membuat Lio mencuri pandang siapa wanita yang sedang di gendongan pria itu .


"Mirip dengan Nara "batin Lio


Saat Lio akan melangkah tiba tiba ada mobil berjalan kencang di hadapan Lio , hingga membuat Lio mengumpat kasar untuk pengendara gila itu , kerena kejadian itu membuat Lio kehilangan jejak kedua orang itu .


Lio berlari memasuki resepsionis hotel itu . namun tidak ada yang Lio cari .


"Ada yang bisa kami bantu tuan ?"tanya seorang pria yang memakai baju rapi itu .


"Emm .. tadi ada laki laki yang sedang menggendong perempuan . apa kalian melihatnya ? "tanya Lio .


" laki-laki .. Tidak pak .. tidak ada "jawab laki laki itu dengan cepat membuat Lio curiga . namun memang bukan urusan nya pikir lio , lio pun membiarkan saja Tampa bertanya lagi .


"Ya sudah terimakasih " Lio pun melangkah keluar dari ruangan itu menuju mobilnya .


Namun Lio memperhatikan mobil yang baru saja memasuki parkir karena pemilik nya meminta pengawai hotel memarkir mobilnya .


Lio mengambil sebatang rokok dan membakarnya .


"Tapi kenapa aku menyakini jika tadi adalah Nara "ucap Lio .


"Apa peduliku dengan wanita itu . huh


tapi bangai mana pun dia istri koh saga , bangai mana aku diam saja jika benar itu Nara "Lio mematikan rokoknya dan melangkah mendekati mobil yang terparkir rapi itu dan mengintip kedalam siapa tau Lio mendapat petunjuk .


"Sendal jepit ,. bukankah itu sendal Nara "Lio mengingat saat Nara memberikan sebuah kotak makan kepada lio tadi siang .


"Iya .. tidak salah "lio kembali masuk ke dalam hotel itu untuk berpura-pura menjadi pengunjung disana.


" Saya akan menginap di sini .. apa masih ad yang kosong ? "tanya Lio kepada resepsionis itu .


"Apa tuan sendiri ? "


"Iya ..


"Maaf tuan .. ini adalah hotel double date jadi tuan harus membawa pasangan atau teman , baru bisa menginap di sini "ucap penjaga resepsionis itu


"Kenapa harus seperti itu ?"tanya Lio dingin .

__ADS_1


"Ini memang peraturan dari dulu tuan "


"Baik lah . aku melihat tadi seseorang menculik seorang wanita dan memasuki hotel ini . tapi kalian menutupinya "ucap Lio tersenyum simpul kearah penjaga resepsionis itu


"Apa aku harus memanggil polisi ?"ancam Lio lagi membuat mereka sedikit takut .


"Siapa yang tuan maksud ? " tanya laki laki itu . Lio sempat memotret dengan kamera ponsel nya dan memberikan nya kepada resepsionis itu .


"Hah ... mungkin tuan salah . mereka pasangan "ucap resepsionis itu .


"Pasangan ,,, apa kau gila "bentak Lio membuat perjaga resepsionis itu menunduk takut .


"Jika tuan hanya akan membuat kerusuhan .maka kami tidak menerima tamu lagi "ucap nya lagi .


"Oke aku tinggal menelpon polisi "ancam Lio mengetik mencari nomor untuk menghubungi polisi .


"Tuan .. baik lah


"Tuan mau lihat siapa yang laki laki itu bawakan . baik lah . saya akan mengantarkan nya "ucapnya lagi


Tampa berkata apapun Lio mengikuti langkah pria itu dan membuka pintu kamar hotel itu , melihat kan seorang pria sedang melakukan edegan panas membuat Lio menghampiri mereka .


Dan Lio melihat jika wanita yang sedang memejamkan matanya itu bukanlah Nara.


"Kamu mengganggu ku "ucap pria yang sedang berada di puncak nya itu . Lio tidak peduli dan melangkah keluar dari kamar itu meninggalkan laki laki gila itu .


"Menjijikkan "ucap Lio Tampa berkata lagi Lio melangkahkan masuk kedalam mobil nya dan meninggalkan tempat itu karena sudah pasti jika perempuan itu bukan Nara .


"Aku sudah mengotori mata ku .. oh tuhan "ucap Lio menggaruk kepalanya yang tidak gatal .


" Sendal jepit seperti itu pasti banyak yang punya , kenapa aku langsung memikirkan Nara sih "ucap Lio lagi kembali menunju hotel tempat menginap keluarga mereka .


"Bangai mana koh saga apa sudah selesai dengan urusan nya ? "ucap Lio melihat jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi .


Bersambung ....


assalamu'alaikum ☺️


uq dikitnya .. insyaallah besok uq banyak. terimakasih sudah mampir


hi reader terimakasih sudah mampir mohon tinggalkan jejak nya biar lebih semangat nulis nya ☺️

__ADS_1


semoga terhibur ☺️🙏🏻


slow uq ☺️


__ADS_2