
waktu yang sudah di tunggu tunggu akhirnya sampai juga , ya hari ini adalah awal dari sebuah hubungan antara Nara dan saga memulai kehidupan suka maupun duka bersama .
Acara akad pernikahan mereka di lakukan di sebuah tanah terbuka di sebuah villa dengan dekorasi bengitu sangat indah .
Namun sayangnya hari bahagia Nara dan saga tidak bisa dihadiri oleh adik perempuan saga karena sedang UAS semester di universitas nya . dan karena sedang pandemi , hingga
membuat Elle sangat sedih tapi karena bujukan Bu Cintia dan pak Adrian dan kedua kakak laki laki nya akhirnya Elle menerima semua keadaan itu .
Saga sedang berada di kamar sambil memperhatikan penampakan nya di cermin sambil menetralkan perasaan nya yang lumayan gugup untuk melakukan ijab qobul yang akan di lakukan tiga jam lagi .
Lio yang berada di sana pun hanya terdiam sambil memikirkan . bangai mana seseorang yang membut nya kesal waktu itu sekarang akan menjadi istri kokohnya .
"Koh ,, santai kali "ucap Lio tersenyum simpul melihat saga yang sedang bolak-balik kanyak setrikaan .
"Sejak kapan kamu bicara seakrab itu ?"tanya saga kepada Lio
"Sejak detik ini "jawab Lio santai .
saga mendekati Lio yang sedang duduk di kursi sambil memainkan ponselnya .
"Sejak kapan kau sedewasa ini ?"
"Apa ?"Lio mencerna ucapan nya lagi apa ada yang salah kenapa Koko nya itu bertanya seperti itu .
"Bukankah . berapa jam yang lalu kamu seperti tikus yang melihat kucing saat bertemu dengan ku , tapi lihat sekarang kamu bahkan berani menasehati Koko mu "ucap saga menatap Adik laki-lakinya itu .
"Kapan lagi aku meng'akrab kan diri ku kepada Koko , kalo gak sekarang "ucap Lio lagi. saga mengacak rambut laki laki itu membuat Lio mengutuk kakak nya itu .
" Ko rambut ku tadi sudah sangat rapih kenapa di berantakin lagi sih
Koko takut kalo aku yang dianggap pengantin pria nya nanti "ucap Lio kesal dengan ulah saga . saga hanya tertawa kecil melihat ekspresi adiknya itu .
"Duduk sini "ucap saga menepuk kursi yang ada di sebelah nya . Lio pun mengikuti instruksi kokohnya itu .
"Jangan berantakin lagi "ancam Lio .saga hanya menggelengkan
"Kamu adalah anak laki-laki yang akan bertanggung jawab sepenuhnya kepada papi dan Tante ,Elle setelah ini "ucap saga menatap Adik laki-lakinya itu .
"Kenapa seperti itu ? , memang nya Kokoh bukan anak papi lagi kalo udah menikah ? aneh aneh aja "tanya Lio meledek saga .
saga menatapnya dengan tatapan serius membuat Lio tersenyum simpul . ternyata kokohnya itu sedang tidak becanda .
"Memang nya kenapa ? 'kenapa seperti itu ? , bukankah Kokoh masih anak papi "ucap Lio lagi mengulang ucapan nya .
__ADS_1
"Maksud nya .. bukan berarti Koko gak bertanggung jawab lagi atas papi dan Tante , yang membedakannya adalah aku harus membagi waktu antara keluarga dan orang tua , automatis Koko bakalan jarang kan sama kalian "
"Itu kenapa kamu harus mengganti kan peran Koko saat ini "
"Emang Koko bakalan pindah rumah ?, gak tinggal sama kita lagi "
"Mungkin setelah satu Minggu . Koko dan Nara akan pindah di apartemen , nanti kami pikirkan lagi "
Lio terdiam sejenak mencerna ucapan kokohnya itu .
dengan jail nya saga memberikan tissue kepada Lio sambil tertawa kecil .Lio ingin sekali mengajak kokohnya itu untuk adu jotos karena kejahilan itu . tapi melihat jam terus berjalan membuat Lio hanya tersenyum.
"Apa Koko nyakin jika Nara wanita baik baik?" tanya Lio .
"Menurut mu "
"Ya .. aku lihat jika dia memiliki kejujuran di matanya . dan aku nyakin jika dia akan sulit untuk berbohong "ucap Lio . Saga tersenyum
"Aku juga melihat itu pada diri Nara "
"Tapi aku tidak nyakin jika tidak ada yang akan berusaha untuk menghancurkan kepercayaan itu "ucap saga , mendapat anggukan dari Lio .
"Kita lihat saja ,
"Kenapa kamar ini terasa horor sekali "ucap Lio sambil berjalan keluar dari kamar itu meninggalkan saga sendiri .
"Kenapa ? " tanya saga namun Lio tidak menjawab nya .
Ya karena ini adalah obrolan terlama untuk kedua pria itu sejauh ini . biasa nya Lio hanya memberikan laporan tentang showroom yang di kelola Lio kepada saga. setelah itu tidak ada percakapan apapun lagi .
Lio sedang menyalakan korek api untuk membakar rokok yang ada di tangannya . namun tidak sengaja Lio mendengar seorang wanita yang sedang menelpon di sebuah sudut bangunan itu .
"aku gak mau tahu , kamu harus berhasil melakukan tugas yang sudah kuberikan .!"itulah potong percakapan itu setelah itu tidak ada suara lagi hany ada detak langkah yang terdengar .
...----------------...
Sedangkan Nara yang sedang duduk di kursi sambil menunggu kabar dari Tante Marsya untuk seseorang yang akan merias Nara Belum juga datang padahal acara tinggal tiga jam lagi .
"Ra ,..kenapa tukang rias nya belum Dateng si "ucap giz kepada Nara
"Aku gak tahu giz . tadi Tante Marsya bilang kalo tukang rias nya udah dijalan . tapi kenapa belum Dateng ya "ucap Nara sambil menelpon Tante Marsya .
"Nomor nya ada kan Ra , telpon aja langsung "saran gia mendapatkan anggukan dari giz .
__ADS_1
"Iya ya .. aku telpon dulunya "Nara pun menelpon perias itu .
"Hallo ... mba Diana nya ?"
"Iy ... iya mba Nara "
"Mba Diana berapa lama lagi kira kira sampai di sini ?"tanya Nara
aaf mba.. saya batalkan saja nya . karena saya ada urusan penting , jadi saya gak bisa buat hias mba , maaf "ucap orang yang disebrang sana seperti seseorang yang ketakutan .
"Hah ... mba jangan kanyak gitu ya .. saya udah gak booking orang lain lagi Lo mba . apa lagi acaranya bentar lagi , mba Diana saya mohon nya "ucap Nara panik .
"Maafin saya ya mba "telpon itu pun langsung di akhiri .
"Hallo mba .. mba Diana ?" Nara menghela nafas berat .. kepanikan membuat Nara tidak bisa menahan air matanya* .
" Kenapa Ra .. orang yang mau riasin kamu gak bisa Dateng ?" Nara menggangukan kepalanya sambil menangis .
"Ya Tuhan .. gimana sih nggak profesional banget . aduh udah acaranya bentar lagi , gimana donk "ucap gia ikut panik
"Ra .. kamu tenang nya . aku bahkan hubungin semua tukang make up yang aku kenal .. oke tenang .tenang "karena giz seorang model pasti banyak kenalanya . giz pun langsung menghubungi semua nya . namun semua memiliki job hari ini tidak bisa di batalkan .
"Haduh .. kenapa semua nya ada kerjaan sih " ucap giz membuat Nara dan gia bertambah panik .
"Ra maaf semuanya gak bisa " membuat Nara bertambah panik .
"Oh .. Ra di samping rumah aku ada ibu ibu gitu sih . tapi dia sering dipanggil buat makeup untuk prewedding gitu tapi dia gak ada kendaraan harus di jemput "ucap gia serius .
"Ya udah jemput aja gi "ucap giz .
"Perjalanan dari sini kerumah aku lumanyan jauh giz . belum juga macet nya "
"Tapi ya udah gapapa . aku bakalan usahain untuk jemput , tapi aku takut dia juga lagi ada kerjaan "ucap gia .
"Tapi gapapa kan di coba .. Ra aku bakal jemput sekarang . tapi kalian juga harus cari buat jaga jaga kalo ibuk itu ada kerjaan .. oke "ucap gia mengambil kunci mobil nya dan bergegas keluar dari hotel itu . giz dan Nara menggangukan kepalanya .....
Bersambung...
Assalamu'alaikum ☺️
hi reader terimakasih sudah mampir mohon tinggalkan jejak nya biar lebih semangat nulis nya ☺️
semoga terhibur ☺️🙏🏻
__ADS_1