
"Alhamdulillah " gia menghela nafas lega karena ibu Tukang makeup itu mau ikut untuk mendandani Nara .
"Hallo ...
"Hallo gi "jawab Nara cemas
"Alhamdulillah Ra .. orang nya ada .. trus juga dia mau ,
"Alhamdulillah .
"Kamu tenang aja .. apa om sama bi Tanisa dan paman Adam sudah datang ? .
" Makasih gia ,katanya bentar lagi sampai ,
"Oh ..baik lah .. tunggu aku ,
"Sekali lagi makasih gia "ucap Nara
"Iya cayang ku "ucap gia .
Nara dan giz yang mendapat kabar ini bisa bernafas lega.
Suara bel pintu berbunyi membuat Nara sengera membukakan pintu dan ada Sarah di sana .
"Sarah '
"Hai Ra ..
"Kamar aku di sebelah . kok kamu belum apa apa .. sebentar lagi Lo .
"Iya .. sedikit ada masalah "ucap Nara tersenyum .giz hanya sedikit mengintip siapa yang sedang berbicara dengan nara .
"Oo . kenapa seperti itu si , trus gimna ? "tanya sarah ikut khawatir .
"Tapi sekarang udah kok .. tinggal menunggu aja " ucap Nara membuat senyum Sarah memudar .
"Oo syukur lah ,oke aku masuk ya "
"Iya ,. terimakasih sudah datang "Sarah hanya mengangguk dan langsung membuka pintu kamar nya yang ada di samping Nara .
"Siapa tadi ?"tanya giz
"Sarah .. temennya mas saga " ucap Nara tersenyum
"Temen "mendapat anggukan dari Nara .
"Oo "
"Aku bisa melihat ada tatapan tidak suka kepada Nara , apakah wanita itu baik "pikir giz memperhatikan kamar yang ada di samping nya yang sudah tertutup rapat .
...----------------...
Waktu yang di tunggu-tunggu akhirnya telah sampai , tamu undangan dan teman dan sahabat mereka sudah memenuhi lapangan terbuka itu untuk menyaksikan acara ijab qobul itu.
Saga pun sudah ada di kursi tempat iya akan mengucapkan ucapan sakral untuk menjadikan Nara Ardita sebagai istrinya.
Ada beberapa orang yang menemani penghulu yang sedang berjalan menuju meja itu . termasuk pak arsen dan pak Adrian dan ada tiga saksi dan seorang ustadz membuat saga lebih terasa gugup .
Pak arsen telah duduk di depan saga , sedangkan pak Adrian ada di samping saga sebelah kiri nya .
Pak arsen pun menjabat tangan saga untuk melakukan ijab qobul , ya Nara adalah putri satu-satunya dan pak arsen ingin iya yang menikah kan putrinya itu .
Setelah pengajian selesai dan waktu nya pun sudah menunjukan pukul empat sore , akhirnya acara sakral itupun akan segera di mulai .
" BISMILLAH HIRROHMANIRROHIM "
WILDRAT SAGA MARTADINATA "
"SAYA "
"Saya Delino arsen Danuarta akan menikahkan engkau dengan putri saya Nara Ardita dengan maskawin dan seperangkat alat sholat di bayar tunai "ucap pak arsen dan di sambut oleh saga .
"Saya terima nikah dan kawinnya Nara Ardita Danuarta binti Delino arsen Danuarta dengan maskawin dan seperangkat alat sholat tunai " jawab saga dengan lantang dan tegas , dan para saksi dan tamu undangan pun mengucapkan sah dan syukur untuk pasangan itu .
Nara yang telah mendengar suara sah itupun tidak bisa menahan air mata haru , apakah ini mimpi dirinya sudah menjadi seorang istri entah Nara tidak tahu .
__ADS_1
Namun ada kesedihan tersendiri untuk Nara karena iya mengingat almarhum ibunya . .
Giz dan gia serta sahabat sahabat mereka sangat bahangia akhirnya Nara telah menemukan kebahagiaan nya .
Nara pun berjalan yang di dampingi oleh bi Tanisa dan paman Adam di atas karpet merah menuju laki laki yang sudah mengucap janji pernikahan itu dengan senyuman bahagia .
Sama halnya dengan saga . saga sangat terharu bahkan tadi iya tidak bisa menahan emosi nya hingga iya meneteskan air mata .
Saga sangat terpesona dengan kecantikan istrinya itu dengan kebaya berwarna putih dan sebuah selendang menutupi sebagian kepalanya dengan make-up shop natural memancarkan aura cantik wanita itu .
Setelah sesi memakaikan cincin pernikahan saga memberikan kecupan manis kepada wanita cantik itu dan sebuah doa untuk Nara . setelah itu meminta doa restu kepada keluarga mereka .
Para tamu pun menyalimi mengucapkan selamat kedua pasangan itu . dilanjutkan dengan acara makan makan sambil menikmati nyanyian dari seorang penyanyi .acara itupun hanya berlangsung sekitar tiga jam dan di break dan akan di lanjutkan nanti malam .
Namun ada seseorang wanita berjilbab dengan masker di wajahnya sedang berdiri di sebuah pintu sambil menangis haru akan kebahangian wanita itu ....
"Ibu bahangia melihat kamu bahangia sayang , maaf ibu belum bisa menemui mu " setelah beberapa lama wanita itu pun pergi meninggalkan tempat itu . sekiranya iya sudah menghadiri acara pernikahan putrinya . itu sudah lebih dari cukup walau iya tidak bisa memeluk tubuh wanita itu.
Nara pun berjalan menuju kamar mereka untuk menggantikan dengan gaun pengantin yang sudah di siapkan oleh Tante Marsya .
"Uluh uluh .. selamatnya sayang sayang nya Tante ."Tante Marsya memeluk kedua pengantin baru itu .
"Makasih Tan "
"Hii tadi Tante nangis Lo saat saga baca doa buat Nara ..saga kamu bukan Beby kecil Tante lagi "ucap Tante Marsya kepada saga.
"Saga udah gede dari dulu Tante "ucap saga .
"Iya si .."Nara tersenyum melihat kehangatan kedua orang itu .
"Ya udah ..
"Hemm Nara ,,, maafin Tante nya sayang . tadi tante harus nganterin baju pengantin juga buat orang lain . jadi Tante gak tahu kalo Diana itu ngebatalin janjinya " ucap Tante Marsya merasa bersalah .
"Gapapa Tan .. Alhamdulillah kan semuanya lancar "
" Memang nya apa yang terjadi ?"tanya saga kerena Nara tidak memberi tahu apapun .
"Gapapa " ucap Nara tersenyum kepada saga .
"Tante ,..
" Waktu kalian berdua hanya satu jam untuk istirahat . setelah itu siap siap lagi , jangan macam macam Lo saga nanti malam gak bakal kelewatan kok "ucap Tante Marsya sambil tertawa cekikikan menggoda kedua pengantin baru itu .
Saga mengangukan kepalanya dengan antusias menyetujui ucapan Tante Marsya itu . membuat Nara melayangkan sebuah cubitan untuk pria tampan itu . Tante Marsya hanya menggelengkan kepalanya mengerti bahwa Nara sedang malu .
Resepsi pernikahan mereka akan di langsung kan nanti jam delapan malam ,
Nara dan saga pun meng'iya kan ucapan Tante Marsya itu .
"Tante tinggal nya . ingat lo "Tante Marsya pun meninggalkan mereka berdua di dalam sana .
Setelah Kepergian Tante Marsya. rasa gugup menyelimuti hati wanita cantik itu . apa lagi hanya mereka berdua yang berada di dalam sana .
"Apa mau ganti baju?"tanya saga di belakang Nara .
"Hemm ... aku mau ganti baju dulu "pamit Nara melewati laki laki itu .
"Apa tidak mengajak aku "ucapan saga membuat Nara membalikkan tubuhnya menatap pria itu dengan tatapan tajam namun tidak di pungkiri wajah nya saat ini sudah merah karena malu .
Nara pun sengera masuk kedalam kamar mandi dan menguncinya dari dalam .
Nara terlihat lebih cantik dengan dress panjang dan rambut yang masih di sanggul membuat saga menatap Nara dengan tatapan lembut .
"Apa tidak mau ganti baju dulu ?"tanya Nara kepada saga .saga menggeleng dan mengulurkan tangannya untuk Nara . Nara dengan ragu ragu menyambut uluran tangan suaminya itu .
Nara duduk di depan saga .namun tatapan saga membuat Nara salah tingkah apa lagi saga belum mengatakan apapun .
"Tuan. tadi aku melihat seorang wanita seperti nya sedang memperhatikan nona , tapi kami gagal untuk mengejarnya "ucapan asisten Lee membuat saga memikirkan siapa yang di maksud wanita itu .
" Ada apa ?"tanya Nara kepada saga yang sedari tadi hanya diam saja .
"tidak ... kamu cantik sekali "
"Terimakasih "
__ADS_1
"Apa kamu tidak ingin memuji ku ?"tanya saga membuat nara bertambah gugup apalagi saga mencium tangan nya .
"Emm .. "
"Beri aku panggilan yang romantis " ucap saga sambil tersenyum kepada Nara .
"Apa ,,
" Entah tapi aku tidak ingin yang biasa "
"Hah lalu apa ?"
"Terserah " ucap saga santai .
"Hemm "saga tersenyum gemas melihat wajah wanita itu yang sudah memerah karena ulahnya .
"Aku tidak tahu "ucap Nara menundukkan kepalanya .saga mengangkat wajah Nara untuk melihat nya .
saga pun merengkuh wajah wanita itu dan memberikan nya kecupan manis . Nara mematung mendapat perlakuan seperti iitu
dan ini yang ketiga kalinya saga melakukan hal itu membuat jantung Nara berdetak lebih cepat .
"Aku mencintai mu "ucap saga menatap wajah Nara dengan tatapan lembut , Nara mencari kebohongan dari mata kaki laki itu .namun Nara tidak menemuinya .
Nara tersenyum dan menganggukkan kepalanya . saga pun memeluk tubuh wanita itu dengan erat .
saat mereka sedang menikmati pelukan itu suara ketukan pintu membuat Nara dan saga melepaskan pelukan mereka .dan segera membukakan pintu.
"Apa ayah mengganggu ?"tanya pak arsen kepada Nara yang tersenyum kearah ayahnya itu . Nara menggelengkan kepalanya .
"Kenapa ayah tidak menelpon Nara . biar Nara jemput?"omel Nara karena ayahnya datang sendiri ke kamar mereka .
"Tidak masalah "
"Ayah ,..
"Saga , maaf mengganggu kalian "
"Tidak sama sekali ayah ,
"Baik lah , "pak arsen terlihat menghela nafas panjang
"Ada yang ingin ayah bicarakan dengan kalian berdua nak "
"Ada apa ayah "tanya Nara dengan saga bersamaan .
"Ayah takut,, ayah yakin jika Celia tidak akan tinggal diam melihat kebahagiaan ini , sudah beberapa hari ini Celia selalu meneror ayah , karena ayah belum menandatangani surat pernyataan penyerahan hak perusahaan kepada Barron "ucap pak arsen khawatir .
"Kenapa ayah tidak memberi tahu Nara ayah ? , ayah tolong bicara apa saja jika ada sesuatu yang menggangu ayah kepada Nara "ucap Nara menatap ayahnya itu .
"Ayah tidak apa nak ,ayah hanya ingin saga memberikan perlindungan untuk acara ini , karena ayah takut jika mereka akan melakukan sesuatu "ucap pak arsen lagi .
"Ayah tenang saja , saga sudah melakukan itu "ucap saga menyakinkan .
"Apa perempuan tadi ada urusannya dengan Celia "batin saga. namun saga berusaha menunjukkan sikap biasa saja agar Nara dan ayah mertua nya itu tidak khawatir .
"Syukurlah kalau begitu , semoga saja perkiraan ayah ini salah . tidak mungkin Celia melakukan hal itu "ucap pak arsen bernafas lega.
Nara memeluk tubuh pria paruh baya itu.
"Terimakasih sudah melindungi Nara selama ini ayah "ucap Nara menangis memeluk ayahnya itu .
pak arsen mengelus rambut wanita itu dengan sayang .
"Sudah kewajiban seorang ayah nak. " ucap pak arsen kepada Nara....
Bersambung....
Assalamu'alaikum ☺️
Hi guys maaf gak uq berapa hari ini . Mimin lagi sakit ni . minta doanya ya biar cepat sembuh . dan semoga yang lagi sakit Allah SWT cepat memberikan kesehatan ... aamiin 🤲🏻
#sehatsehatsemuanya
Hi reader terimakasih sudah mampir mohon tinggalkan jejak nya biar lebih semangat nulis nya ☺️🙏🏻
__ADS_1
semoga terhibur ☺️
slow uq ☺️