( S3 ) Benih Tahta Kekasih Vampirku

( S3 ) Benih Tahta Kekasih Vampirku
Bab 3-31: Hari Penting ( 6 )


__ADS_3

Prof Munakata dan Perwakilan Asia pun berbincang di dalam mobil tersebut.


Perwakilan Asia itu membuka sebuah koper berwarna hitam dari balik kursi bawah belakang kemudi mobil sedan itu dan membukanya, dimana Prof Munakata melihat beberapa berkas dan di berikan kepada dirinya.


Prof Munakata membaca dan melihat informasi-informasi dari orang yang di temukan itu dengan sesuatu yang cukup aneh.


"Apa benar data-data dari orang ini seperti itu?" Tanya Prof Munakata yang tidak percaya dengan data tersebut.


"Tingkah orang itu memang seperti itu dari pengamatan, seperti dirinya yang tidak memiliki ingatan atau sejensinya, bahkan dirinya seperti kehilangan ingatan." Jawab jujur Perwakilan Asia tersebut.


"Sebenarnya ada apa dengan semua ini dan bagaimana bisa terjadi dengan rentan waktu yang cukup jauh orang itu bisa berada di Kalimantan?" Prof Munakata semakin bingung karena apa yang baru saja ia lihat dan pikirkan dengan data itu.


Perwakilan Asia menyerahkan semua berkas-berkas itu kepada prof Munakata di pangkuan duduknya..


"Sebenarnya siapa orang itu? dimana dirinya sama saja seperti manusia."


Prof Munakata melihat serius wajah Perwaklan Asia itu dimana dirinya belum tau siapa yang dirinya tangkap atas perintah Profesor Munakata.


"Kau pasti akan terkejut jika aku memberikan jawabannya, Perwakilan Asia." Tatap serius Prof Munakata.


"Katakan saja, siapa sebenarnya sosok yang sedang kita bicarakan ini?" Tersenyum tipis Perwakilan Asia kepada prof Munakata yang menatapnya dengan serius.


Prof Munakata menelan ludah sejenak dan dirinya melirik ke arah bawah berkas-berkas itu berada di atas pangkuannya dengan foto-foto yang juga ada di sana.

__ADS_1


"Sosok yang kita bicarakan ini adalah, seorang yang paling berharga bagi Raja Vampir dalam aliansi kita, yaitu istrinya sendiri yang telah tiada 3 tahun lalu saat perang besar itu terjadi."


Perwakilan Asia sontak terkejut mendengarnya dan mencoba mengkonfirmasi kebenaran itu.


"Apa! Bagaimana seorang manusia yang sudah mati 3 tahun lalu bisa ada kembali?" Tanya bingung Perwakilan Asia itu.


"Canaria, nama istri dari Raja Vampir itu memang sudah tiada dimana jasadnya terawetkan di dalam sebuah tabung dimana aku yakin kalau itu memang jasad asli dirinya, dimana dari struktur genetik, darah dan lainnya, semuanya. Akan tetapi bagaimana ada manusia yang mirip sekali dengan dirinya walau ada perbedaan di beberapa sifatnya yang ada di data ini?" Prof Munakata menaruh ibu jaari kanannya menghadap atas di antara kedua bibirnya dan merasa bingung dengan apa yang terjadi saat kematian dari Canaria.


"Memangnya bagaimana dirinya bisa meninggal dan apakah tidak ada seseorang yang menemaninya?" Tanya Perwakilan Asia itu.


Masih dengan tertunduk dan berpikir, prof munakata benar-benar harus menyelidikinya lebih dalam.


"Dirinya di katakan meninggal setelah melahirkan ketiga buah hatinya dan saksi yang melihatnya meninggal pun hanya satu orang saja, yaitu pengawalnya yang membawa kedua buah hatinya ke tempat aman dalam situasi yang tidak kondusif itu, dimana dirinya mengorbankan nyawanya sendiri agar buah hatinya bisa hidup dan tidak di bunuh, tetapi.... Apakah mungkin memang dalam rentan waktu yang aku sendiri dan pengawalnya tidak di ketahui kalau dirinya masih hidup?"


"Kalau dirinya masih hidup, kenapa jasadnya yang tadi kau katakan bisa ada di tabung?" Perwakilan Asia pun bingung.


"Itu yang belum aku temukan jawabannya hingga sekarang, dimana aku 100% bisa mengkonfirmasi kalau jasad dalam tabung itu adalah Canaria, tetapi melihat postur tubuh dan lainnya, kecocokannya sekitar 70%, sementara 30% nya itu aku butuh penelitian lebih jauh, maka itu aku mencoba merahasiakan ini dahulu sebelum semuanya geger melihat dirinya yang tiba-tiba muncul setelah 3 tahun kematiannya, apalagi di hadapan Raja Vampir." Prof Munakata Khawatir kalau itu adalah jebakan.


"Kalau begitu setelah pernikahan ini selesai pada menjelang malam, kau bisa membawa sosok itu untuk di teliti, karena jujur saja, di negara ku itu juga sangat kental dalam hal mistis, apalagi dengan manusia hidup kembali dan lainnya, karena semuanya ada di beberapa masing-masing setiap wilayah, apalagi Kalimantan." Perwakilan Asia itu mengatakan kalau memang Indonesia masih begitu kental dengan hal mistis dan masih banyak di beberapa wilayah.


"Aku sudah membacanya, dimana memang sosok-sosok mistis itu berbagai macam dan beberapa penuh ritual lainnya, aku sendiri merinding melihat sosok-sosok yang tergambarkan melalui sketsa untuk mencari informasi masalah ini, tetapi aku sendiri masih bingung apakah benar dirinya itu dirinya asli atau bukan."


Perwakilan Asia itu menepuk pundak kiri Prof Munakata dan dirinya tersenyum.

__ADS_1


"Sekarang sejenak kita melupakan itu dan menikmati indahnya suasana musim gugur dengan perasaan senang, Profesor."


Prof Munakata menaruh berkas-berkas itu di dalam kantung jubah putih besarnya yang ia kenakan dan menghela nafas sejenak agar tidak terlalu tegang.


"Kau benar, aku harus sedikit merilekskan pikiranku ini, apalagi pernikahan ini adalah pernikahan temanku." Prof Munakata tersenyum.


"Kalau begitu ayo dan mari keluar." Perwakilan Asia itu menaruh koper hitam kosong tersebut kembali ke dalam bagian bawah kursi belakang kemudi mobil di sebelah kanannya dan membuka pintu yang ada di kirinya sehingga angin sepoi-sepoi mulai menerpa tubuhnya.


Prof Munakata pun membuka pintu yang ada di kanannya untuk keluar dan menikmati keadaan yang penuh dengan kebahagian itu sambil masih memikirkan dalam pikirannya.


Bagaimana ada sosok misterius yang mirip dengan Canaria setelah rentan waktu yang cukup jauh dan baru muncul sekarang dimana membuatnya semakin bingung.


Yang membuatnya lebih tidak masuk akal adalah, jasad aslinya itu masih tersimpan rapih dan cantik di dalam tabung.


Kalau jika Canaria masih hidup, lalu jasad yang selama ini ada di dalam tabung itu apakah jasad asli atau paslunya?


Prof Munakata memikirkan itu dan dirinya memang harus menyelediki lebih lanjut dengan harus merahasiakannya dari Fritz untuk sekarang.


( Catatan Penulis )


Alhamdulillah Penulis sudah merasa baikan walaupun belum sepenuhnya sembuh, jadi cerita bisa di lanjutkan.


Jangan bosan-bosan menunggu kisah-kisah dari ku yah, Terima kasih.

__ADS_1



__ADS_2