( S3 ) Benih Tahta Kekasih Vampirku

( S3 ) Benih Tahta Kekasih Vampirku
Book 3-5: Memulai Pertemuan & Masalah baru yang terjadi.


__ADS_3

Book 3-5


Lalu tiba-tiba Madam Rose, selaku pemimpin dari 10 Anggota Godfather tersebut muncul di layar besar tengah dengan ciri khas dandan warna serba merah di bibir, rambut, alis dan pakaiannya.


"Selamat datang para 10 anggota Godfather pemimpin bangsa." Sambut hangat Madam rose yang menampilkan setengah bagian tubuhnya yang tengah duduk di sofa panjang berwarna merah bludru dan memakai gaun juga berwarna merah besar dan terlihat dirinya tengah hamil besar.


Yang dimana tentunya Madam Rose sendiri sudah menikah dengan salah satu Archon Team yang selalu menjadi bodyguardnya dalam penjagaanya selama ini, yaitu adalah Gojo dengan tubuh penuh otot besi yang tertanam di dalam tubuhnya, dimana seperti postur tubuh pemimpin suku Viking.


Para Anggota Godfather langsung duduk di kursi yang tersedia dan Fritz melihat Fragetuel dengan setelan jas putih dan warna emas di beberapa sudut bagian serta kacama hitamnya, bersama wakil perempuan muda keluarga Vanhelsing yang cukup cantik dengan rambut terkuncir ke belakang dan wajah keeropa dan ciri khas warna rambut Vanhelsing blonde keemasannya.


Fritz berada di tengah seberang mereka duduk dengan di sisi kirinya ada Fragetuel sebagai keluarga Vanhelsing dan perwakilan Eropa, kemudian di sisi kanannya ada perwakilan dari wilayah Timur Tengah, seorang laki-laki normal dengan pakaian khas wilayah timur tengah arab, gamis putih dan kefiah di kepalanya.


Kemudian di samping kiri Fragetuel ada perwakilan dari Asia dengan setelan jas Merah dan Putih dengan memilki otot yang sedikit terlihat.


Kemudian satu kursi di samping kanan perwakilan dari Timur Tengah yang di isi oleh perwakilan keamanan dan ilmuan dunia juga hadir dengan setelan jas hitamnya.


Hanya tersisa kursi kosong di sisi kanan dekat Elf duduk, yaitu milik perwakilan dari bangsa Warewolf.


Mereka semua sejenak tenang ketika Madam Rose mulai muncul dan pandangan mereka tertuju pada dirinya yang ada di layar tengah besar di ruangan itu.


"Kita mulai pertemuan ini untuk membahas masalah-masalah yang akhir-akhir ini terjadi di dunia dimana pastinya sudah kalian ketahui kalau ada sesuatu yang tidak beres mengenai pergerakan sosok yang menjadi dalang di balik semua ini." Kata Madam Rose dengan serius.


Lalu muncul sebuah berita di layar virtual di depan hadapan masing-masing anggota yang sedang duduk di meja besar itu sambil membaca tulisannya sesuai bahasa yang mereka kuasai dan tentunya dalam pertemuan itu mereka menggunakan bahasa internasional yang sudah ada semenjak dahulu sebagai mempermudah komunikasi.


Fritz melihat laporan-laporan itu dimana jasad manusia di wilayah terpencil atau pinggiran yang tidak tersorot keamanan tingkat tinggi mengalami sebuah kematian yang membuatnya kehabisan darah dan akhirnya mereka seperti zombie setelah beberapa menit di katakan meninggal.


"Semakin kesini, semakin durasinya singkat setelah kematian itu terjadi, dimana mereka akan menjadi Zombie berjalan yang tidak terkendali dan bisa melukai siapa pun, bahkan di afrika, hampir satu desa terluka karena satu dari warganya tewas dengan kehabisan darah dan melukai warga lainnya tanpa pandang bulu, para anak-anak, lansia bahkan perempuan yang sedang hamil pun tidak luput dari serangan hingga menimbulkan kelahiran dini yang di laoprkan melalui media." Madam Rose sejenak mengelus perutnya yang besar dan mencetak di Dress merahnya yang begitu melekat di tubuhnya sampai lekukan di tubuh serta perutnya itu begitu terlihat.

__ADS_1


Fritz melihat dari rekaman CCTV itu dan dirinya cukup kesal dengan apa yang di lakukan oleh Vampir dari kubu Devildra.


Kemudian berita itu di ganti dengan bangsa lainnya juga yang ikut terkena serangan dari Vampir yang untungnya bisa di cegah karena bangsa lainnya memiliki kekuatan sepesial masing-masing.


"Beberapa peneliti sudah menyimpulkan kalau sebenarnya terjadi adalah, kalau para Vampir penyerang itu menghisap sekaligus mengeluarkan cairan hitam yang sama seperti darah yang kemudian di masukan ke dalam tubuh korban sampai terjadi mutasi hingga menjadi mayat hidup yang tidak memiliki akal kecuali menyerang. Akan tetapi baru-baru ini ada kejadian dari bangsa Viking yang di hisap darahnya namun masih bisa selamat karena darahnya tidak di hisap abis olehnya." Kata Madam Rose dimana dirinya di berikan kertas oleh Gojo, suaminya dlam siaran itu.


Semua anggota berpikir keras atas informasi itu.


Kemudian perwakilan dari keamanan dan penelitian dunia menegur Fritz dengan wajah seriusnya, dimana wajahnya terlihat masih muda untuk perwakilan yang ada di sana itu.


"Bagaimana langkah kedepannya, Raja Vampir?"


Fritz melirik ke arah kiri depannya dan melihat laki-laki itu di samping perwakilan Timur Tengah tanpa kumis serta jenggot dan wajahnya juga masih terbilang muda.


"Aku sudah menugaskan beberapa bangsa Vampir dalam kubu Clanku untuk ke beberapa negara yang memiliki wilayah keamanan rendah terlebih dahulu di sisi desa atau pinggiran kota, tentu hal itu atas persetujuan dari masing-masing pemimpin negara mereka." Jawab santai Fritz.


Kemudian pemimpin Elf ikut bicara, "Bagaimana dengan pemantauan dari kejadian tersebut, wakil kedamaian dunia? Apa kalian menemukan sesuatu yang janggal, dimana pastinya ada manusia atau ilmuan negara lain yang ingin mengorek hal itu juga sebagai bahan penelitian dan pada akhirnya kalian membuat senjata Bio seperti yang sebelumnya di temukan dalam perang di timur tengah?" Pemimpin Elf menyipitkan matanya ke arah perwaklan perdamaian itu dan dirinya sedikit curiga serta khawatir dengan kejadian itu ada yang diam-diam meneliti hal tersebut hingga di jadikan bahan uji coba senjata untuk negara mereka.


Perwakilan dari Timur Tengah sedikit sejenak tertunduk, dimana sebelumnya memang selalu terjadi perang di Timur Tengah, walau sekarang masih terus di usahakan perdamaian itu.


Hanjiro terlihat wajahnya begitu serius dan Prof Munakata yang duduk di belakangnya tersenyum tipis, dimana dirinya yang menjadi titik utama dari perwakilan manusia dan dirinya sedang berpikir dengan otak jeniusnya.


Kemudian Pemimpin bangsa Elf itu tersenyum tipis, "Kalau sampai kami menemukan hal semacam itu di sini lagi, maka kami akan turut campur sesuai perjanjian yang telah di buat dan itu sesuatu yang tidak menyenangkan kalau pada akhirnya manusia ingin melawan bangsa lainnya, walau kalian memang memiliki senjata Nuklir, tetapi perlu di ingatkan kalau kami memiliki juga senjata besar yang masing-masing di miliki, terutama ketua dari perwakilan manusia itu sendiri." Lirik Pemimpin Elf itu ke arah Hanjiro yang tengah berwajah serius.


Hanjiro pun menjawabnya dengan tenang dan serius, "Kami memang terus memantau dan tidak akan memberi celah bagi manusia yang mencoba membuat penelitian di atas kejadian ini, karena seperti yang sudah di lalui sebelumnya ketika perang dunia pertama dan kedua terjadi, hal itu tidak lagi terjadi."


Fragetuel pun angkat bicara, "Kami juga wilayah eropa tengah berkerja keras dimana itu bukan wilayah yang kecil untuk di tangani, apalagi beberapa pemimpin dunia masih banyak yang mencari-cari kekuatan besar untuk melindungi negara mereka dari ancaman, tetapi seperti yang sudah berlalu hal itu malah menjadi momok menakutkan bagi negara lain, karena itu dalam penelitian itu kami terus memantaunya di balik layar yang kami miliki, kalau pun ada, maka kami akan menindak tegasnya langsung sesuai perjanjian yang tertulis antara perdamaian bangsa lain dan manusia."

__ADS_1


Perwakilan keamanan dunia setuju dengan hal yang di katakan oleh Fragetuel, "Masalah dunia manusia hingga sekarang masih rumit, jadi tentu kami fokus dengan apa yang ada, tetapi memang seperti yang di lihat kalau ada negara-negara yang masih menutup dengan kejadian ini dan ikut campur masalah tersebut karena ketidak terlibatan mereka untuk membuka secara publik."


Pemimpin suku Viking mulai ikut bicara, "Jadi walau sudah di awasi, pastinya ada beberapa negara yang mungkin nantinya akan sembunyi-sembunyi untuk meneliti hal tersebut."


Pemimpin Elf tersenyum tipis, "Hal itu pasti akan terjadi dan aku yakin sekali ada ilmuan gila yang ingin melakukan penelitian itu di luar sana yang tidak mendapatkan pengawasan ketat dengan negaranya sendiri."


Perwakilan Timur Tengah pun juga bicara, "Pastinya memang akan selalu ada orang-orang seperti itu sampai dunia ini berakhir."


Fritz kembali bicara, "Dunia ini memang besar dan kemungkinan Devildra ingin melakukan kekacauan kepada manusia dengan skala luas untuk mengambil tahtanya kembali di atas permukaan seperti sejarah sebelumnya, dimana hal ini bukan sekedar menyangkut manusia dan manusia saja, melainkan bangsa lainnya, kalau manusia tidak menyadari hal itu, kedepannya akan banyak warga yang tewas dan di serang karena hal tersebut.


Hanjiro menatap serius ke arah Fritz dengan wajah serius, "Kau tidak perlu menanggung beban ini sendirian, Fritz. Karena aku juga akan berusaha, namun aku ingin memberitahu kalian sesuatu yang penting karena masalah ini dimana kita sebagai pelindung bangsa lainnya dan manusia."


Kemudian seluruh mata tertuju pada Hanjiro dengan dirinya sudah siap mengeluarkan pemikirannya dan para anggotanya mendengarkan.


"Sebagai wakil manusia, aku tidak akan ikut campur masalah kejadian tersebut ketika ada negara lainnya yang masih menutup atau bersembunyi dengan penelitian-penelitian itu hingga nantinya akan memicu sebuah wabah atau sejenisnya seperti yang ada di dalam film yang mereka buat sendiri, manusia itu sendiri yang akan menyelesaikan, dimana manusia sendiri juga sekarang sudah terbagi menjadi dua kubu antara kedamaian dan perang, jadi kalian bangsa lain cukup fokus pada masalah di negara yang memang bersedia terbuka dengan masalah ini ketika itu terjadi dan bantu lah sambil mengalahkan para Vampir pembawa bencana itu."


Perwakilan Timur Tengah sangat setuju dengan keputusan itu, "Warga Timur Tengah pasti akan selalu terbuka dan kami memang hanya ingin menginginkan perdamaian, kalau kalian ingin mengirimkan penjagaan dan bekerjasama pada pihak kepolisian militer wilayah Timur Tengah, maka kami bersedia seperti yang sudah lama terjalin."


Kemudian Perwakilan Asia pun mulai ikut bicara, "Indonesia dan lainnya juga akan terbuka dengan masalah tersebut, dimana kami membutuhkan hal kerja sama kepada pihak kalian yang memang masih ada masalah internal di beberapa Negara Asia lainnya yang terus bergejolak, walau tidak ada hubungannya dengan masalah ini, tetapi bantuan itu cukup berguna."


Pemimpin Dwarf juga bicara, "Tidak banyak yang mungkin bisa kita lakukan karena populasi kami tidak banyak bagi manusia, dimana kami memiliki hukum kami sendiri dan berada di luar teritorial manusia, oleh karena itu mungkin kita tidak bisa mengirimkan secara maksimal, karena keterbatasan jumlah kami."


Fritz setuju dengan hal tersebut, "Begitu lah, seperti yang di bilang oleh pemimpin Dwar, kalau jumlahnya sedikit walau kekuatan kami memadai, maka itu kalian juga yang harus bergerak dan kami kemungkinan akan mengirim satu atau dua pemimpin untuk membantu pertahanan kalian ketika kalian tidak bisa menanggulanginya seperti yang terjadi di afrika itu."


Hanjiro mengangguk dan dirinya paham, "Tentu kami memiliki cara yang sudah di siapkan, kalian hanya cukup membantu saat sudah tedesak saja."


Kemudian Pemimpin Elf kembali bicara, "Hal tersebut yang membuat manusia menjadi zombie bukan lah sebuah penyakit, dimana pastinya manusia itu sendiri sudah tiada setelah menjadi zombie, kami yang ahli obat tidak bisa memberikan solusi untuk sekarang dan yang harus di lakukan cuma membunuh zombie yang sudah terlanjur bangkit itu."

__ADS_1


Semua setuju dengan hal tersebut dan memang hal itu bukan penyakit, karena wadahnya sudah meninggal.



__ADS_2