
Naila sangat marah saat dia mendengar kata-kata yang di ucapkan suaminya,dia menatap suaminya yang sedang menutup wajahnya di stang mobil sekarang Irwan seperti orang yang kehilangan tujuan hidup tidak tau lagi harus bagaimana.
Istri sah memaksa cerai sementara istri siri tidak tau diri dan terlalu banyak menuntut hingga membuat pikirannya benar-benar frustasi.
"Mas apa maksud kata-kata mu barusan? kamu menyesal sudah menikahi aku,kamu ingin kembali kepada wanita itu? katakan dengan jelas." Pekik Naila membuat Irwan sudah tidak sabar lagi apalagi Naila selalu berteriak jika dia tidak suka.
"Jelas...Aku memang menyesal sangat menyesal,kamu itu wanita tidak tau diri aku menyesal sudah menikah dengan mu,aku salah memilih dan bahkan Tuhan memberikan aku hukuman atas sikap ku terhadap istriku yang sangat baik." Ucap Irwan tegas membuat Naila tidak bisa berkutik.Dia kehabisan kata-kata untuk membela dirinya saat ini.
"Keluar kamu,aku tidak sudi satu mobil dengan mu,aku mau kembali ke rumah istriku,awalnya aku hannya ingin main-main dengan mu tapi kamu terlalu serakah kamu ingin menguasia semuanya,termasuk suami kakak mu sendiri aku rasa kamu memang wanita yang sangat jahat." Irwan mendorong tubuh Naila dari dalam mobilnya untung saja mobil itu terkunci kalau tidak aku rasa dia sudah jatuh ke bawah dan entah apa yang terjadi selanjutnya.
"Kamu keterlaluan mas,aku tidak mau turun!! kamu tidak bisa melepaskan aku begitu saja..Aku mencintai kamu dan sangat mencintai kamu."
"Kalau kamu mencintai aku seharusnya kamu tau diri sadar diri,aku sudah milik kakak kamu jadi jangan serakah ingin memilikiku dan bahkan kamu melakukan segala cara untuk mendapatkan aku." Jawab Irwan.
Tidak ingin ribut lagi,Irwan membawa mobilnya ke luar dari toko dia tidak tahu harus kemana sekarang dan dia mengabaikan Naila yang ada di sampingnya.
Irwan membawa mobilnya kembali ke rumahnya,saat ini dia sangat merindukan istrinya,dan merindukan saat-saat indah bersama istrinya dulu,dia memang bodoh hannya karena nafsu setan sesaat dia harus kehilangan segalanya kehilangan warisan dan juga kehilangan istri dan anaknya karena Raisa keberatan mempertemukan mereka berdua.
Sesampainya di halaman rumahnya,dia cukup tertegun melihat Raisa yang sedang bermain-main dengan bayinya di teras rumah.Penampilan Raisa yang semakin cantik membuat Irwan sangat menyesal telah mengkhianati istrinya.Dia memandangi Raisa yang sedang bermain dengan putri kecil mereka,dia tidak berani keluar dari dalam mobil karena takut dia menggangu kebahagiaan istri dan putri kecil mereka.
__ADS_1
Ada rasa cemburu yang sangat dalam di hati Naila saat melihat Irwan yang menatap istri dan anaknya yang penuh cinta,sudah lama mereka saling mencintai tapi dia belum pernah melihat cinta yang tulus dari pria itu untuknya.
"Mas apa kamu memang ingin kembali kepadanya?"
"Tentu saja,aku sangat mencintai dia." Jawab Irwan.
Hatinya semakin di bakar cemburu mendengar jawaban suaminya,tapi untuk saat ini dia tidak bisa berkata-kata dan tidak bisa melakukan apa pun kecuali sabar sampai anak yang ada di perutnya lahir ke dunia ini.
Pada saat keduanya asik memandangi Raisa dan putrinya Amora tiba-tiba sebuah mobil mewah masuk ke halaman rumah mereka sebenarnya Raisa sadar kalau Irwan sedang mengawasinya tapi dia tidak peduli sama sekali dan dia melarang pelayan untuk menyapanya.
Seorang pria tampan keluar dari dalam mobilnya lalu menghampiri Raisa yang sedang duduk sambil bermain dengan putri kecilnya.Saat melihat pria itu api cemburu membakar hatinya dia tidak terima saat seorang pria asing datang menemui Raisa ke rumahnya.
"Siapa ini Raisa,berani sekali kamu mengundang pria asing ke rumah ini,kamu keterlaluan sekali ya..Kita belum cerai dan aku tidak pernah menceraikan kamu ingat itu.Hei kamu pergi dari rumah ini, Raisa istriku." Ucapnya sambil melingkarkan tangannya di pundak Raisa yang saat itu sudah berdiri tidak jauh darinya.
Raisa segera menghempaskan tangan Irwan yang melingkar di pundaknya lalu menjauhi pria itu,jangan kan untuk bersentuhan untuk Irwan saat ini melihat Irwan saja dia benar-benar jijik dan muak.
Apalagi saat dia tiba-tiba teringat dengan adengan video yang ada di ponsel suaminya dulu membuatnya semakin mau muntah dan jijik.
"Mas hubungan kita sudah berakhir jadi tolong hargai keputusan ku,kamu sudah mencari kebahagian mu sendiri dan aku sudah ikhlas melepaskan dirimu kenapa kamu ingin menjadi serakah." Ucap Raisa dengan wajah tenang.
__ADS_1
"Pergi kamu...Kenapa kamu masih disini kalau kamu masih berani datang ke rumah ini aku akan patahkan kedua kakimu." Ancam Irwan.Dimas hannya tersenyum kecil lalu menatap Raisa.
"Raisa aku pergi dulu,kamu selesaikan dulu masalah mu,kalau bisa secepatnya kamu tanda tangani surat cerainya karena aku sedang menunggunya." Ucap Dimas lalu pergi dari tempat itu.
Raisa kaget mendengar ucapan Dimas,sebenarnya mereka tidak ada hubungan apa pun cuma Dimas sangat perhatian dengannya dia seorang dokter spesialis kandungan dan dialah yang membantu Raisa waktu itu melahirkan dan dari awal Dimas sudah menduga hubungan Raisa dengan suaminya tidak baik makannya dia berani jatuh hati kepada Raisa walaupun Raisa tidak tau akan hal itu.
"Raisa kamu keterlaluan sekali ya,berani sekali kamu membawa pria asing ke rumah ini,apa kamu sudah gila?" Irwan membentaknya wajahnya terlihat sangat marah dan dadanya naik turun menahan amarah.
"Apanya yang keterlaluan mas,jadi perlakuan mu sama ku itu tidak keterlaluan ya...? kamu selingkuh di saat aku sedang hamil di saat aku membutuhkan mu itu tidak keterlaluan ya."
"Jadi kamu ingin balas dendam,Raisa aku pria sedangkan kamu wanita,kalau laki-laki itu tidak masalah." Jawab Irwan membuat Raisa semakin muak atas sikap egois mantan suaminya itu.
Raisa tersenyum kecut mendengar ucapan suaminya dari kata-katanya saja sudah terlihat sikap asli suaminya yang begitu egois dan mau menang sendiri.Dia selingkuh di belakang dengan sesuka hatinya tapi saat dia melihat ada pria lain mendekati istrinya dia begitu marah.
Di saat Raisa ingin kembali masuk Naila keluar dari dalam mobil lalu membanting pintu mobil dengan kuat.Untuk sesaat Raisa cukup kaget melihat kehadiran Adiknya itu dia tidak tau sama sekali kalau Naila ternyata ada di dalam mobil mantan suaminya dan dia tidak tahu kenapa Naila diam di dalam mobil.
" Mas....Kita pulang sekarang nagpaian kamu masih disini? tidak kah kamu melihat kalau Raisa sudah punya pacar baru,kamu memang lelaki bodoh kamu bisa saja di tipu wajah polos wanita itu." Ucap Naila dengan wajah masam.
🌺🌺🌺bersambung 🌺🌺🌺
__ADS_1