Akhir Cinta Yang bersandingkah ?

Akhir Cinta Yang bersandingkah ?
Juara di hati Erzo


__ADS_3

Jangan lupa vote


"Pemenang di menangkan oleh sudut Merah dengan Menang K.O!" Ucap Mc membuat Shasa bersujud syukur.


Ia kembali kehadapan wasit dan kembali ke tempatnya.


Sampai sana orang tua Shasa memeluk Shasa. Erzo tersenyum bahagia. Begitu juga Adik adiknya yang bangga melihat sang Kakak juara. Hal itu membuat motivasi untuk adik adiknya.


"Besok masuk final ya Kak!" Ucapnya senang


Shasa mengangguk,saat ia menghirup nafas ia merasa hidungnya berdenyut sakit...


"Ssshhhttt" desis nya.


"Ke medis dulu Kak!" Ucap Ginka menyuruh anaknya untuk Ke Medis.


"Erzo antar Shasa ke medis ya!"


"Siap,Bu"


Erzo yang masih menggunakan PDL itu mengantar Shasa ke pusat pengobatan.


"Sakit apanya Teh?" Tanya Kang Ian yang anggota Tarung Derajat juga. Ia adalah Lettingan Kakak sepupu Shasa dan mereka sama sama kesatuan Kes.


"Hidungnya Berdarah,terus Kakinya kayanya bengkak" Balas Erzo.


Shasa jadi bingung,kenapa Erzo tahu keluhannya?.


"Ngak usah bingung Dek. Abang lihat jalan kamu pincang"


Oh... Shasa kira ada ikatan batin Kwkwkw.


Ia memberikan sesuatu di hidung Shasa.


"Kang Rino tolong ambilkan. Spray penghilang nyeri!" Titah Ian pada Rino yang menurut Shasa Brimob tampan.


Semuanya saja dibilang Tampan. Mungkin jika Kambing Bapaknya di dandani dan dipakaikan Jas juga dibilang tampan.


"Yang ini kah Kang?"Tanya Rino tak tau


Ian mengangguk


"Makasih Kang"


*


*


*


*


*


Malam hari


Shasa sudah kembali ke hotel nya. Disana ia dan teman temannya beristirahat.


Ayah Ibu dan ke empat adik adiknya sudah pulang. Shasa sekamar dengan adiknya,Qia.


Besok ia akan Final perbuatan juara 1 dan 2.


Mencari itu mudah,tetapi mempertahankan itu sangat sulit.


"Sha ditunggu cowok dibawah. Mungkin Pacar mu... mungkin" ucap Tasya si Polwan cantik


Postur tubuh mereka sama. Cuma Shasa lebih tinggi dari Tasya.


Dan umur mereka berbeda 3 tahun.


Tasya sebenarnya tidak bisa tarung. Tetapi ia akan membalas jika ia dipukul. Itulah kelebihannya.


"Oh iya Makasih ya udah dikasih tau"


"Eh mau anggur gak?" Tawar Tasya yang membawa pulang Anggur yang baru ia beli dari Mart.


Shasa mengambil 3 buah dan mengatakan terima kasih.


Di bawah hotel yang ia tempati,ada cafe,dan restoran dibawahnya.


Dan benar itu Erzo. Mengapa sih ia seenaknya menemui Shasa? Mengapa Erzo tidak ada sibuk sibuknya?


Ups salah... Erzo bukan tidak ada sibuk nya. Tetapi ia menutupi dari Shasa.


Erzo tersenyum tampan ke arahnya. Banyak wanita yang terpikat karena lesung pipi dan gingsulnya Erzo.

__ADS_1


Termasuk Shasa.


Tetapi dengan cepat Shasa mencubit perut Erzo.


"Gak usah senyum senyum! Banyak cewek yang ngelihatin Abang!"


"Aaw.aww ampun... kamu cemburu ya Dek?"


"G...gak kok! Cuma jangan suka tegar pesona dong jadi cowok!"


"Kan aku hanya tebar pesona sama kamu Dek!"


"Ih Abang kok seenaknya keluar masuk pagi malam dari Batalyon sih?" Tanya nya bingung


"Bisa lah kan Abang sakti... Sakti Mandraguna Hahahay"


"Apa apaan sih?" Ucap Shasa malu


Tanpa Shasa ketahui,Erzo banyak berkorban demi kebahagiaannya.


Yang penting Erzo dapat melihat Shasa tersenyum tulus.


"Pesen makanan kah Dek!"


"Ngak ah Bang... Nanti tambah gendut!" Sergahnya cepat


"Gendut dari mana? Kamu loh kurus. Nanti kalau mau daftar gemukin lagi loh!" Jawab Erzo sambil melihat Shasa


"Ashiaaappp gampang Bang. Bapakku dulu juga kekurangan berat badan. Sebelum timbang dia makan buah Kates 5 kg. Yang lain minum air, eeerrhrh gak kembung ya perutnya"


"Bapak pintar lah Dek,pepaya kan Enak. Kalau air bikin neg" Ucap nya menggampangkan


"Iya dong"


Shasa melihat menu makanan, dessert makanan penutup yang menurut Shasa hanya seperti biasa tetapi namanya bagus.


"Pesen gih Dek!" Ucap Erzo memaksa


"Boleh banyak Bang?"


Erzo mengangguk


"Jangan salahkan aku kalau gajimu habis ya!"


"Iya Dek!"


Mereka semua memesan makanan yang mereka inginkan.


Erzo menggeleng,wanita yang didepan nya ini benar benar ajaib.


Sakti bin Mandraguna...


"Maaf Dompetku... kamu baru aja kugemukin sekarang udah kurus lagi hiks...." batin Erzo


*


*


*


*


*


Shasa mengehela nafas, lawan selanjutnya adalah Sasi.


"Kedua petarung silahkan maju ke depan!" Ucap Mc Shasa maju begitu juga dengan Sasi.


Namanya hampir mirip ketika diganti A dihuruf I nya.


Shasa bisa melihat wajah sangar Sasi dibalik Helm nya.


Sebenarnya wajah Shasa juga sangar tetapi ia tak melihatnya.


'Goooooooooooongggg'


'Bugh'


"Akhhhhh" Shasa menjerit ketika Sasi menendang **** Shasa


Apa apaan? Ia melakukan pelanggaran ini.


"Peringatan pertama untuk sudut hitam..."


"Hhhhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu" teriak supporter Shasa

__ADS_1


Pantas saja Sasi bisa masuk final mungkin lawannya masuk medis karena ditendang bertubi tubi di arah vitalnya untung mereka menggunakan pelindung kelamin. Tetapi pelindung kelamin tidak menjamin.


Shasa maju dan menendang lalu memukulnya. Sesuai pukulan andalannya.


'Bugh Bugh Bugh Bugh Bugh Bugh Bugh Bugh Bugh' secara bertubi tubi hingga tidak ada celah untuk Sasi menendang.


Sasi sudah pingsan karena kehabisan nafas. Belum ada 3 menit Shasa sudah memenangkan pertarungan ini.


'Medis medis!' Ucap Mc


Official Sasi juga melempar handuk putih ke matras.


Shasa kembali ke sudut Merahnya. Kang Hirwan memberikan jempol untuk Shasa. Ia bangga kepadanya begitu juga orang tua Shasa .


Erzo tersenyum manis kearah Shasa. Sangat manis. Jika terlalu lama bisa membuat diabetes.


Ketika Mc memanggil Shasa datang.


"Pemenang dimenangkan oleh sudut merah dengan Skor Kalah K.O!"


Semua supporter bersorak...


Pengkab nya mencetak banyak medali Emas. Yang diketahui adalah Shasa dan Qia.


*


*


*


Shasa berfoto dengan medali emasnya.


Erzo mengajak Shasa berfoto.


Shasa mengangguk, Erzo memeluk Shasa. Shasa mengigit medali Emasnya.


'Cekrek'


Erzo mempostingnya di Instagram pribadi nya.


Ia juga men-tag banyak Akun.


Postingan itu berisi Caption...


'Kamu bukan hanya juara untuk nya,tetapi juara dihatiku...'


Tak sampai semenit sudah 2300 an like. Shasa terkejut melihat pengikut Erzo yang begitu banyak.


"Kamu beli Follower Bang?" Tanya Shasa


Erzo menggeleng


"Wihhh ternyata Pacar ku Selebgram" ucap Shasa


"Ngak kok Dek!"


"IG ku gak sampai 3.000 pengikut." Ucap Shasa


"Namanya apa Dek?"


"Buat?"


"Abang Follow!"


"Ihh lebay"


Walaupun mengatakan seperti itu Shasa tetap mengambil hp Erzo dan mengetik namanya. Sudah muncul,ia menyerahkan pada Erzo.


Erzo mengetuk kata mengikuti.


Drrrtt


Hp Shasa bergetar.


And_Fierzo mulai mengikuti anda


Shasa tersenyum. Ia balas mem-follow Erzo.


Shasa memberikan like dikosongkan Erzo 5 menit yang lalu.


Bersambung


Beberapa part lagi sedih..


Nanti pas Shasa pendidikan partnya akan dicepatkan ya...

__ADS_1


Fokus kembali seperi prolog. Jadi siap siap...


Atur emosi kalian oke.


__ADS_2