Akhir Cinta Yang bersandingkah ?

Akhir Cinta Yang bersandingkah ?
Senasib?


__ADS_3

Jangan lupa vote


'Jangan baut perasaanku berharap


Bila akhirnya tak bersanding


Aku yang menyesal...'


"Penjelasan buat apa Bang? Waktu apa?" Tanya Shasa bergetar


Erzo masih memeluk Shasa ,tak peduli air matanya menetes di jaket Hijau lumut Shasa.


"6 bulan Bang! 6 bulan sudah kamu berubah! 6 bulan bukan waktu yang sebentar. Aku selalu bertanya kenapa Abang berubah sama Aku!? Aku gak minta Abang buat nepati janji ke aku,sekarang Abang pulang dan minta maaf ke Mausy,katakan jika hubungan kita telah selesai. Aku gak mau jadi perusak! Hiks... makasih ya Bang atas waktu dan perhatian Abang selama ini Hiks..." Shasa menangis ia melepaskan pelukan Erzo yang sangat erat


"Gak gitu Dek! Dengarkan penjelasan Abang dulu..."


"Aku bersyukur di tempat yang jauh darimu... agar aku bisa melupakan mu.."


"Abang akan menyesal bila kamu pergi" lirih Erzo


"Udah ayo pulang Qia!" Ucap Shasa yang sudah naik di motor


Qia berusaha menghidupkan motornya,dan ternyata hidup tidak perlu susah payah...


                     🖤🖤🖤🖤🖤


Guntur seakan tak berhenti bergemuruh di hati Shasa. Gejolak batin membuat kedua insan itu  kecewa.


Sekarang tubuh pemilik hati Erzo sedang melakukan TC di Gor. Karena sebentar lagi ia dan teman temannya akan mengikuti PON di Kalimantan.


"Latihan yang serius!" Teriak Kak Hirwan


"Box Kang!" Ucap Shasa


Rata rata teman teman Shasa yang dulunya hanya siswa siswi sekolah sekarang sudah menjadi Tentara,Polisi,Dokter,Guru,dan lain lainnya.


"Akang dengar si Bisul mau Nikah ya? Tapi kapan?" Tanya Hirwan pelan


Shasa mengerti kemana arah bicara Hirwan. Shasa mengangguk.


"Kemarin Kang."


"Yah,jangan sedih sedih. Nanti kalau di pertandingan bayangi aja lawannya itu si Bisul ya."


"Box Kang!"


"Perwira yang lain masih banyak kok"


"Tapi Bang Erzo itu Limited Edition Kang!" Ucap Qia yang tiba tiba muncul


"Udah sana kamu lari!" Ucap Hirwan


"Box" Qia langsung berlari memutari lapangan Gor


"Besok Kalian berdua ikut melatih Satlat Kodam ya! Disana ada Danton masih Kurata 2"


"Box Kang" Shasa sama sekali tidak berminat dengan ucapan Hirwan hatinya masih kacau balau.


                            💓💓💓


Wajah Shasa masih saja terlihat pucat walau sudah menggunakan Tint berwarna Peach.

__ADS_1


"Udah duduk saja dulu Teh. Kelihatannya gak enak badan" ucap Rita


"Iya nih Teh, Maaf ya" ucap Shasa yang segera mundur


"Eh lihat tuh,Kowad cantik habis patah hati" bisik pria bertubuh atlet itu


"Saya dengar loh KANG FARHAN!" Ucap Shasa menekan nama Farhan


Farhan adalah senior jauh Qia. Tetapi ia belum menikah sampai sekarang.


"Iya Teh Maaf ya"


"Gak apa kok Kang,abis ini traktir saya makan ya."


"Inget berat badan Teh"


"Masih kurus kok"


"Jangan patah hati makan terus Teh!" Goda Farhan


*


Pandangan Shasa masih melihat Qia yang sibuk melatih Taja Taja Kodam .


                            💥💥💥


Hari menuju pertandingan bisa dihitung, hanya tersisa 6 hari lagi.


Keringat bercucuran di dahinya karena habis lari sepanjang 3,5 km.


Qia masih asyk bercanda dengan Redy.


Entah kapan ia bisa seperti itu.


Kapan ia seperti ini lagi? Kapan? Bisakah bukan bersama Erzo?


Melupakan Erzo bukan lah hal yang mudah, bagi Shasa ia harus berusaha lebih keras. Sudah hampir 2 minggu ia disini.


Namun belum bisa melupakan Erzo semenjak kejadian tersebut.


Tak lama Ayu mengajak Video Call. Shasa mengangkat.


"Hy Yu..."


"Abis lari Sha?" Tanya dari seberang sana


"Iya,abis lari ini"


"Semangat ya! Aku disini kesepian tau."


"Kok begitu? Bukannya banyak rekan rekan yang lain?"


"Iya,aku gak punya teman curhat. Aku habis putus dengan pacarku kamu tau? Perasaanku hancur Sha Hiks... aku lihat dengan mata kepalaku sendiri dia Ngajuin perempuan lain. Hiks..."


"Kita senasib!"


"Iya Sha,kamu tau? Hasil yang buat aku terkejut itu apa? Dan ternyata Calon persitnya ini udah Stakes 2. Udah ada kecebongnya Hiks... untung aku sama dia gak pernah tidur"


"Erzo sudah menikah" lirih Shasa sedih terlihat miris


"Kita sama sama senasib ya, dia cerita denganku. Malam itu mereka mabuk hingga tidak sadar melakukan hubungan suami istri. Dan yang wanita hamil menuntut agar di nikahi dengannya... perasaanku hancur Sha... aku pingin curhat lebih" Ucap nya terdengar lirih

__ADS_1


"Iya aku tau perasaan kamu,aku juga habis ngalamin itu. Kamu gak ke kantor?"


Terlihat dari benar persegi itu Ayu menggeleng.


"Sakit? Udah Izin?" Ayu mengangguk


"Kenapa ya kita habis putus lalu sakit? Sedangkan kita sudah biasa rendam di balong satu harian gak sakit sakit"


                            💥💥💥


"Pokoknya kita hari ini santai santai aja. Main sepuasnya! Bayar masing masing" ucap Hirwan


"Yah Akang dikira di bayarin"


Mereka semua saat ini sedang berada di Transmart. Mereka ingin menenangkan diri akibat TC setiap hari. Karena besok mereka sudah harus berangkat ke Kalimantan.


"Kalau Akang yang bayarin,besok pesawat nya tanggung sendiri ya!" Goda Hirwan lucu


"Ih Akang nih"


"Kak ke mesih Machine Claw yuk!" Ajak Qia dan Della si ibu guru cantik


"Aku gak bisa main capit boneka"


"Nih Babang GG jago main!" Ucap Della


"Gak guna" jawab Shasa membuat mereka bertiga tertawa


Qia dan Shasa melihat cara bermain Della. Tak lama Della mendapatkan boneka lumba lumba berwarna pink seperti...punya Shasa.


Sial! Shasa mengingat kenangan bersama Erzo dulu saat bermain di Alun alun. Mereka dapat 4 Boneka lumba lumba berukuran besar.


Kenapa harus Erzo lagi? Panjang umur,baru saja di bicarakan orangnya sudah berada di hadapan Shasa.


Shasa terkejut sampai corndog mozarela ditangan nya jatuh begitu saja.


Qia dan Della juga melihat Erzo.


Shasa secepatnya pergi dari tempat tersebut. Tetapi Erzo menahan tangan Shasa dan membawanya ke suatu tempat.


"Kenapa lagi sih Bang?" Ucap Shasa yang hampir terisak


"Kenapa semua Sosmed Abang, adek Blokir?"


"Gak ada alasannya!" Lirihnya


"Abang mau jelasin semuanya"


"Gak perlu dijelaskan lagi Bang, dan sudah jelas bukan? Kalau kita ini sudah tidak memiliki hubungan lagi?"


Erzo menggenggam tangan ya berburu erat hingga jari jari tangan ya memutih.


"Abang Cinta Adek" ucap Erzo tulus


Shasa dapat melihatnya.


"Shasa juga cinta Abang. Tapi berusaha lah belajar untuk mencintai Mausy. Ku yakin ia juga mencintaimu" lirih Shasa


Erzo menggeleng


"Dari dulu Abang gak suka dengan Mausy. Abang cuma suka dengan Adek!"

__ADS_1


"6 bulan Abang buat Shasa sadar. Tolong lupakan Shasa, Abang pantas dengan Mausy. Saya izin mundur" ucap Shasa meninggalkan Erzo begitu saja


Bersambung


__ADS_2