
Jangan lupa vote
Erzo Pov
Maafkan Abang, Dek... Abang bersikap acuh kepadamu selama 6 bulan.
Itu bukanlah keinginan Abang untuk jauh dari mu.
Abang juga bingung harus bagaiamana kedepannya. Satu yang harus kamu tau Dek.
Abang tidak pernah tidur dengan wanita manapun. Termasuk Mausy, Abang hanya cinta dengan kamu.
Abang sudah berusaha untuk menjelaskan semuanya kepada mu. Tetapi apa? Kamu selalu menolak untuk ku jelaskan.
Abang batalkan pernikahan dengan Mausy. Saat itu juga! Saat kamu datang menemui Abang.
Memang benar Abang melakuan pengajuan dengan Mausy, itu perintah dari Abi dan ayahnya Mausy.
Flashback on
Abi memanggilku untuk menemuinya,sekarang dihadapan ku sudah ada Abi, Pak Adnan,dan Putri nya yang tidak kusukai sedari dulu.
Tiba tiba pak Adnan memohon padaku.
"Tolong nikahi Mausy nak..." ucap nya memelas
Kulihat Mausy yang sedang menangis,sambil memegang perut datarnya.
Aku bingung dengan semua ini.
"Kau...kau Dokter?" Tanyaku pada Mausy untuk mengalihkan pembicaraan Adnan
"Erzo!" Ucap Abi saat itu
"Maaf,maksud Bapak apa ya?" Tanyaku yang benar benar bingung
Adnan terlihat menghela nafasnya.
"Mausy hamil" ucap Pak Adnan membuatku bingung
Pasalnya aku tidak pernah menyium Mausy apalagi menidurinya.
"Saya tau kamu pasti bingung dengan semua ini" kemudian Adnan memelototi putrinya
"Saat ia kembali, Mausy sudah hamil." Ucapnya geram
"Papi Hiks" tangis Mausy membuatku muak
"Sampai ia melahirkan saja,kamu boleh menceraikannya dan menikah dengan Shasa" pinta Adnan
"Papi! Mausy gak mau! Mausy mau Erzo tetap nikah dengan Mausy walaupun Mausy sudah melahirkan" rengeknya
Flashback off
Abang langsung membatalkan pernikahan tersebut dan memilih untuk mengejarmu.
Bagaiamana reaksi abi saat itu?
Abang tidak peduli mau abi marah atau tidak?.
Pov end
Shasa sedang melakukan pemanasan saat akan lari.
"Selamat pagi Mbak" ucap pria yang melewatinya
"Selamat pagi juga" balas Shasa
Ia berlari memutari taman yang luas nya lumayan jauh.
Semua ini ia lakukan agar tidak memikir bagaimana bisa Erzo menghamili Mausy.
Jodoh sudah jika terus bertemu. Shasa melihat Erzo juga berolahraga. Ia jadi salah tingkah melihat Erzo.
Ada rasa ingin bersembunyi tapi tidak mungkin terpaksa ia berpapasan.
'Plug'
__ADS_1
"Akhirnya aku menemukanmu Dek..."Lirihnya sambil memeluk tubuh Shasa yang penuh keringat
Perasaan hangat menjalar dihati Shasa. Ia merasa sangat bahagia namun juga takut.
"Lepasin Bang!" Bentaknya terdengar sedih
Erzo melepaskan pelukannya lalu menciumi pipi Shasa.
'Plak'
Shasa melayangkan tangannya ke pipi Erzo.
"Jangan kurang ajar kamu!"
Erzo terlihat terkejut.
"Dek?"
"Uruslah anak istri kamu di rumah!. Kulihat anak kamu ganteng" ucap Shasa dingin menahan air matanya
Erzo terlihat terkejut dan bingung
Banyak juga yang melihat keduanya yang sedang beradu argumen.
"Abang akan jelasin semuanya!"
"Sudahlah Bang, aku muak dengan semua yang aku tutupi" Lirihnya dengan air mata yang mengalir
Hati Erzo ngilu saat melihat airmata Shasa yang mengalir begitu saja.
"Aku gak pernah menyangka! Aku mengira kamu laki laki yang berbeda dari yang lain. Aku menyesal pernah mengenalmu!" Ucap Shasa lanjut berlari
"Abang gak menikah dengan Mausy! Dan Abang juga gak pernah tidur dengan perempuan lain!" Ucap Erzo sambil mengejar Shasa
Shasa berhenti,perlahan tubuh nya memutar. Selintas ada rasa tidak percaya namun mendengar penuturan Erzo begitu tegas ia menjadi yakin.
"Will u marry me? Maukah kamu menjadi Persitku? Selamanya yang akan mendampingiku?" Ucap Erzo sambil berjongkok dan mengeluarkan kotak merah beludru.
"Terima terima terima!"
Sorak orang orang yang ada di taman.
"Maukah adek menjadi persitnya Abang?" Tanya Erzo sekali lagi
Shasa merasa sepertinya di film film.
Shasa mengangguk kemudian memeluk Erzo dan menyuruhnya untuk bangun.
"Adek mau Bang!" Lirih Shasa
Erzo mengeratkan pelukan nya dan menciumi pucuk rambut hitam Shasa
"Terima kasih Dek!"
"Aku terharu banget..."
"Beruntungnya perempuan itu"
"Jarang ada laki laki kaya gitu"
💖💖💖
"Buruan nikah deh Kak! Pacaran udah lama masih aja di tunda. Cepet Kak, aku juga mau nikah!" Kesal Qia
"Sabar lah...aku gak mau buru buru"
"Buru buru darimana? 5 tahun lebih pacaran putus 2 tahuan lebih umur udah 25 an mau jadi perawan tua?"
"Eh gak Sopan! Mau saya Plonco?" Bentak Shasa kesal.
"Shhhutt gak foto foto kita nih" omel Ginka melihat kedua anaknya
"Kakak jadi Perwira seenaknya aja" kesal Farel
"Tuh loh kasihan abang fotografer nya nungguin kita lama" ucap Aril
Keluarga bahagia itu ingin mengenang kenangan mereka melalui Foto.
__ADS_1
Farel dan Ariel sudah menjadi serdadu. Selisih umur Farel dan Ariel hanya satu tahun.
Farel terlihat Gagah di usia 20 tahun,dan Ariel terlihat sedikit hitam karena habis pendidikan.
Ingat mereka semua menggunakan jalur atlet jadi pendidikan Bintara hanya 2 bulan saja.
Semuanya berpose sesuai dengan peran masing masing.
"Oke 1,2,3"
'Cekrik'
"Sekali lagi Mas!" Ucap Ginka
'Cekrik'
Cucikan ukuran 20R ya,8 lembar.
"Baik Mbak"
"Inilah yang Bapak mau,semua cita cita kalian tercapai Bapak bangga dengan kalian" ucap sang Bapak
"Aku masih lama Pak" protes Fia yang menggunakan seragam SMP
"Sabar lah semua itu butuh proses, Cici aja lama" jawab Qia pada adik bungsunya itu
*
*
*
"Kamu cantik Dek" kagum Erzo melihat Shasa menggunakan pakaian PSK hijau
Shasa berdiri di depan kaca. Ia memutar tubuhnya.
Erzo memeluknya dari belakang.
"Tiap hari aku yang ngurus orang pengajuan Bang. Aku gak percaya sekarang aku yang Diajuin"
Ucap Shasa tak percaya
"Coba dari dulu kamu mau dengerin penjelasan ku"
"Aku terlanjur kecewa saat itu Bang"
*
*
*
"Kakak belum pernah ngapa ngapain ya Dengan Bang Erzo" ucap Qia sambil menulis sesuatu di kertas
"Iya lah. Dia juga bukan pria Brengsek kok"
"Ok masih Virgin,alias Stakes satu. Cepet nikah Kak,biar aku juga nikah"
"Ngebet amat lu"
"Halah waktu itu nangis nangis gara gara di tinggal kawin ternyata Zonk! Sekarang malah bilang bukan Pria Brengsek."
Wajah Shasa memerah malu.
"Kamu kok bawel sih? Penasaran Kakak,mungkin tiap hari jadi bulan bulanan dengan senior"
"Sorry ya Kak,aku bawel cuma sama keluarga"
"Oh gitu ya, kakak nikahnya 3 bulan lagi"
"Katanya minggu depan?"
"Gak ah,abis kamu Bawel" goda Shasa
*
Erzo menggandeng Shasa yang menggunakan Baju PSK.
__ADS_1
Mereka berdua berjalan bak Raja dan Ratu.
Bersambung