Akhir Cinta Yang bersandingkah ?

Akhir Cinta Yang bersandingkah ?
Shasa Hamil?


__ADS_3

Jangan lupa vote ya


Semua orang yang berada di depan dokter laki laki itu terkejut sekaligus bahagia.


Shasa sudah bangun,matanya masih asik melamun menatap tirai tirai hijau rumah sakit yang biasa saja menurutnya.


Satu persatu orang orang masuk mengkhawatirkan raut Shasa yang seperti orang. Cengoh!.


"Perut kamu tadi sakit banget Sha?" Khawatir Ginka pada anak pertama nya


Shasa menggeleng,ia buang muka malas sekali menatap Wajah pria di depannya ini. Berulang kali Shasa di buat kecewa oleh Erzo,ingin sekali Shasa berteriak.


"DASAR TENTARA TUKANG PHP! PHP PHP,BIKIN KUKECEWA TERUS!" Tapi Shasa sadar bahwa dirinya ini Juga Tentara ia tidak PHP.


Jangan hanya 1 nama,tercoreng nama semua TNI. Shasa menarik kembali kata katanya.


"Aku mau ikut kejuaraan lagu aja Mak! Biar ada pelampiasan!" Kesal Shasa


Seketika raut wajah orang orang di sana menjadi terkejut semua.


"Eh! Gak usah Kak! Kalau Kakak mau,hajar saja Bang Erzo!"


"Iya Sha! Jangan ikut Tarung,pukuli aku aja. Abang rela kok"


"Idiot!" Cemooh Shasa


*


*


*


2 Bulan kemudian


Sepi rasanya,mengetahui jika kedua adik adiknya sudah masuk batalyon masing masing.


Rasa sepi itu bermunculan di hati keluarga Shasa. Dulu rasanya benci karena ribut,ramai,saling kelahi namun sekarang begitu sunyi.


Ginka bahkan hampir kehilangan 4 anak nya,untung saja masih ada Bayu,dan Fia yang menemaninya.


Selama hampir 2 bulan juga Shasa menjauhi Erzo,ia ingin membuat Erzo sadar siapa prioritas utamanya.


Kesal dan sakit hati juga mengetahui Erzo melakukan itu hanya karena perintah Pak Adnan,Mausy entah bisa dibilang sahabat atau tidak. Akan melakukan bunuh diri jika tidak ada Erzo yang menemani nya.


Ingin sekali Shasa menarik rambut cepak suaminya dan melemparinya di kasur.


"Sabar saja Mbak mungkin ini cobaan, gini aja Mbak. Mbak keras in saja suami Mbak" ucap Wanita berambut pendek dengan pangkat Letda di pundaknya


"Mbak mau nya gitu Dek,tapi takut terlalu keras"


"Kalau masalah Mental InsyaAllah mental kami kuat kuat dan sehat kok Mbak"


"Iya Mbak tau Dek, cuma hati manusia itu bisa berpindah. Mbak takut kalau suami Mbak ini berpindah hati

__ADS_1


Letda Muda itu terdiam,ia takut berbicara lagi namun salah.


"Kakak saya juga Dokter,katanya dia kenal sama si Mbak Mausy." Ucap nya ragu takut salah


"Gak usah takut begitu Dek lanjut saja!"


"Maaf,mbak Mausy sering hisap ganja!" Ucap nya memelankan kalimat terakhirnya


Shasa tak habis pikir,ia mengira jika Mausy sudah bertobat.


"Maaf Mbak,saya saranin Mbak nya ngikut cara sih Dokter Mausy saja mengancam."


"Tapi apa yang harus ku ancamkan Dek? Sedangkan Mbak sudah 3 bulan menikah belum hamil hamil"


💗💗💗


'Ceklek'


"Kamu masih Marah kah Dek?" Tanya Erzo lembut


Bukannya menjawab Shasa malah lari ke toilet.


"Hoek...Hoek...Hoek..." Erzo membantu istrinya


"Kamu sakit Dek?" Khawatir Erzo


Shasa keluar dari toilet


"Kamu bau! Pasti ada bertemu dengan anaknya Pak Adnan!" Tuding Shasa


"SIAPA PRIORITAS KAMU?" Bentak Shasa pada suaminya


"KALAU KAMU MASIH MENTINGI URUSAN OAK ADNAN DAN MAUSY NIKAHI SAJA MAUSY!!!HIKS" Entah mengapa Shasa menjadi emosi sekali


"Aku Hamil! Tapi kamu malah peduli dengan Mausy!"


Ya Shasa mengetahui kehamilannya semenjak sore tadi. Ia merasa tidak enak dengan tubuhnya dan Perut nya serasa di aduk aduk. Shasa memutuskan untuk membeli tes pack dan ternyata hasilnya positif.


Erzo terkejut,kaget,marah,dan bahagia sekaligus. Ia memeluk Shasa.


"Aku gak mau Nikah dengan Mausy Dek!" Ucap nya Tegas sambil terburai air.mata


"Aku kecewa dengan kamu Mas! Kenapa kamu cek in hotel dengan Mausy?" Lirih Shasa


Erzo terkejut mendengarnya. Mengapa hubungan rumah tangga mereka banyak sekali ujiannya.


"Abang bersumpah Dek! Abang tidak pernah cek in dengannya!"


Shasa mengambil Handphone nya dan menunjukan foto. Mausy di rangkul oleh pria berambut cepak seperti Erzo.


Sha...aku cek in hotel dengan suami mu


"Ini bukan Abang Dek!" Bantah Erzo

__ADS_1


"Cih gak ngaku!"


"Coba Adek perhatikan tahi lalat pria ini banyak sekali di kepalanya. Postur dan kulit memang sama tapi tahu lalat ini tidak sama!" Jelas Erzo


Shasa menatap dengan lekat dan ternyata Benar.


Erzo memblokir lalu menghapus nomor Mausy di kontak Shasa.


"Sudah Abang hapus dan blokir nomor Mausy,agar dia tidak kirim kamu yang macem macem! Ingat kamu lagi hamil Sha!" Ucap Erzo melembut


"Aku kepingin cium kamu Bang!" Ucap Shasa malu malu


Erzo duduk dan merentangkan tangannya rela suka hati.


"Silahkan Dek! Ciumi Abang sepuasmu!" Ucap pria berwajah Arab itu


Shasa memegang leher Erzo ia menciumi Erzo. Entah mengapa ia menjadi agresif seperti ini. Untung saja Erzo tak marah dan tak juga mengejek nya.


*


Erzo menutupi selimut putih yang tadi hanya sedada menjadi seleher Shasa. Ia memeluk dan mengecup Shasa.


"Janji ya jangan dihiraukan lagi si Mausy!" Erzo mengangguk


"Iya Dek,jangan bahas wanita itu Abang mual."


"Hmm terus?" Tanya Shasa sambil balik menghadap ke wajah suaminya


"Kamu ini Dek,memang cantik. Wajah mu itu blasteran Indonesia-Jepang-Belanda"


"Da..dari mana Bang tahu? Tapi juga jauh Bang"


"Waktu bersih bersih kamar Abang gak sengaja dapat foto wanita Jawa dengan Tuan Tuan Belanda. Lalu dapat juga foto. saat itu kamu masih anak anak kamu di peluk dengan Wanita Jepang dan yang satu Pria hampir mirip seperti Londo bermata biru"


"Oh terus?"


"Terus Abang tanya ke Ibu ternyata,itu Nenek dan Kakek kamu"


Shasa tersenyum


"Ya Allah semoga anakku seperti Orang Arab tulen amin" doa Shasa


"Amin,ya pasti mirip bule Arab lah Sha. Lihat dulu Bapak nya gimana" Shasa tersenyum sambil memencet hidung mancung milik Erzo


"Masa hidung Abang lebih mancung dari Hidungku!"


"Hidungmu sudah mancung itu Dek!"


"Ah gemesssscchhh mau di gigit" ucap Shasa gemas


"Gigit saja Dek"


Ya Allah berilah mereka keakuran setiap hari dan memiliki keluarga yang bahagia tanpa ada gangguan dari siapa pun. Mau laki laki atau wanita

__ADS_1


Amin.


Bersambung


__ADS_2