Akhir Cinta Yang bersandingkah ?

Akhir Cinta Yang bersandingkah ?
LDR,Berubah nya Kekasih


__ADS_3

Jangan lupa vote


Setelah beberapa minggu lebih usai pelantikan Shasa menerima Sprin Penempatan.


Shasa membuka Surat Perintah tersebut,jantungnya berdegub tak karuan. Tubuh nya terasa lemas sekali, ini sudah pilihannya dari awal. Shasa harus siap menerima dimana pun ia di tempatkan.


Berbeda pulau,waktu,dan tentu saja jarak yang jauh.


Ia berharap suatu saat nanti bisa kembali ke daerah asalnya.


Shasa dan Ayu satu daerah penempatan.


*


Satu tahun kemudian


Sudah satu tahun ia dinas di Daerah orang. Dan sudah 1 tahun mengalami LDR dengan sang kekasih.


Ayu lah yang menjadi teman terdekatnya Shasa. Walaupun berbeda Mess tetapi mereka sering bersama sama.


Hari ini,tepat matahari telah meredupkan sinarnya dan awan menjadi lebih berwarna.


Letda Ayu dan Serda Tari menghampiri Letda Shasa dan Serda Indah ajudan mereka berdua.


"Indah dimana Shasa?" Tanya Ayu pada ajudan Shasa


"Siap, ada di Dalam."


Ayu masuk ke dalam Mess yang rapi tersebut. Ayu melihat Shasa terbaring lemas dengan stay memegang Handphone di tangan kanannya.


"Katanya kamu sakit Sha...?" Tanya Ayu yang langsung memegang dahi Shasa


Shasa mengangguk,Ayu merasakan suhu panas di telapak tangannya.


"Ke Rumkit aja Yuk! Dari pada ijin terus" suara Ayu membuat Shasa melotot


"Palingan juga sembuh bentar lagi Yuk"


"Ih kamu ini dari dulu suka ngampangin!" Ucap nya tak suka


"Beneran kah Redy itu Abang sepupu mu?" Ayu mengangguk iya


"Iya,tapi Dinas Ayah Ayah kami berbeda daerah. Padahal mereka Kakak beradik."


"Hmm lega Aku."


"Oh iya,katanya Redy pacaran sama Serda siapa ya itu tuh? Kalau gak salah Serda Qia atau apa ya?" Tanya Ayu


"Serda Syasqia'ty Kan?"


"Ah iya! Kok kamu tau sih?"


Shasa melempar Ayu dengan kunci motor di sampingnya .


"Iyalah orang itu adikku kok"


Ayu terperanjat kaget ,tapi selanjutnya ia memasang wajah senang.


"Akhirnya ada yang bisa naklukin hati si Sosis Redy siap makan lega hati ku Sha!"


Shasa mengangguk ia.


"Hey semangat donk! Mana ada Kowad letoi kaya kamu!. Oh iya kamu jadi kan bulan depan pulang ke Daerahmu? Katanya ada Tournament PON ya?" Ucap Ayu


Shasa hampir melupakan hal tersebut akibat kebanyakan sedihnya.


Sudah hampir 6 bulan Erzo susah di hubungi,andaikan bisa pun paling an hanya SMS saja.


Shasa bangun dan langsung melipat selimutnya.

__ADS_1


"Iya,Aku hampir lupa loh."


"Ini lah enaknya kamu sebagai Atlet boleh izin izin kalau ada pertandingan"


"Ya makanya kamu jadi Atlet Dong!"


"Gak bakat aku Suh, buat latihan Yongmodo aja kalau bisa sukur sukur."


"Eh tapi latihan menembak kamu paling jago loh Yuk waktu di pendidikan."


"Iyalah Emang kamu apa, dari sepuluh tembakan hanya pas 1 aja di tengah hahaha"


"Eh? Kata siapa? Cuma sekali aja dulu ya. Kamu itu kalau udah malam nangis nya ma Aku gara gara pipi kamu bengkak abis latihan menembak, gak bisa nahan munduran senapan" goda Shasa


Pipi Ayu langsung memerah


*


*


*


Shasa,Ayu,Indah dan Tari sudah rapi dengan pakaian PDH masing masing. Mereka berempat sedang makan di Kantin belakang Kodam.


"Hut Kodam bakalan meriah loh Sha!" Ucap Ayu


"Hmm" hanya itu balasan dari Shasa karena ia sedang berfokus pada pikirannya


"Sha kamu inget gak dulu awal kita ke sini? Karena kaki kita berdua lecet kita lepas sepatu dan pakai sendal. Dengan pakaian PDL kita, habis itu ke tangkap POM?"


Seketika muka Shasa yang diam menjadi melotot,sudah lama ia melupakan kejadian tersebut. Tetapi sahabatnya,saudaranya,teman curhatnya ini membuka kenangan lama kembali.


Padahal saat itu setelah tiba mendarat Shasa dan Ayu berjalan bersama sama ke kamar kecil yang ada di Bandara. Karena sakit kakinya mereka berdua melepas sepatu serta kaos kaki hitam dan menggunakan sendal.


Mereka hanya memakainya di Kamar kecil Bandara,tak di sangka perempuan berpangkat Sertu dari kesatuan POM memergoki aksi mereka berdua.


Sertu tersebut mengira Shasa dan Ayu adalah tentara gadungan hingga membawa mereka berdua ke kantor dan meminta penjelasan.


Untungnya walau Tas dan yang lain tertinggal,mereka berdua masih membawa dompet. Mereka berdua menunjukan KTA mereka (Kartu Tanda Anggota) 


tak lama mereka meminta maaf.


"Coba kamu parodi lagi Sha kaya dulu hahaha"


"Ih! Apa sih kamu ini. Itu kan usulan dari kamu suruh ngolesin salep dulu"


"Saya ini Kowad asli! Bukan gadungan!" Ucap Ayu sambil mengingat dulu


"Ayu!"


"Tapi mereka tetap gak percaya karena KTA kamu keselip di Dompet hahaha"


"Tapi akhirnya percaya kan?"


"Iya iya, kamu ini buat Bad Mood aja sih Yu"


"Ya habis kamu dari tadi diam aja."


"Ya kali aku harus jingkrak jingkrak di Kantor!"


                       🎀🎀🎀🎀🎀


Malam harinya


Shasa mengirim beberapa pesan singkat untuk Erzo. Ia menanyakan kabar Erzo,sudah makan atau belum ya hal wajar yang biasa pasangan tanyakan pada kekasihnya.


Tak lama Erzo membaca dan membalasnya singkat. Hanya kata Ya.


Shasa merasa ada yang ganjil dengan Erzo. Erzo tak seperti ini biasanya . Kenapa Erzo berubah?

__ADS_1


Shasa membuka galery hp nya dan mengetuk foto yang Ayu ambil tadi siang.


Shasa berfoto di halaman Kodam dengan pakaian PDH nya. Lalu tangannya mengetuk gambar beberapa hari yang lalu ia ambil dengan pakaian PDL nya.


Shasa mengirim fotonya untuk Erzo,dengan cepat Erzo melihat foto yang Shasa kirimkan.


"Kenapa hanya dibaca saja Bang?" Lirih Shasa sedih.


Sementara itu di tempat lain. Tempat yang berbeda pulau dan waktu.


Pria itu melempar Handphone nya ke sembarang arah.


Pria itu memegang kepala nya pusing.


"Maafkan aku Dek..." lirih nya menyedihkan


                           🎀🎀🎀


Dua hari kemudian


"Sha sini!" Panggil Ayu


"Apa ?"


"Eh bukannya itu mantan kamu ya?" Ucap Ayu,Shasa kaget tapi wajahnya biasa saja.


Shasa mengangguk


"Kayanya dia mau pengajuan dengan calonnya. Kamu jangan baper ya Sha. Sebagai Staff MIN gak boleh Bawa perasaan yah" goda Ayu


"Iya iya,aku udah gak punya perasaan sama dia kok"


"Biasa ngurusin orang mau Nikah,kapan kamu di Ajuin Sha?" Goda Ayu


"Doain saja gak lama lagi ya" ucap Shasa tersenyum hatinya terasa sakit mendengar perkataan Ayu yang walau maksudnya hanya bercanda saja.


Shasa pernah bercerita tentang mantan mantan ya pada Ayu karena Ayu bertanya.


Shasa masuk ke dalam ruangannya. Tak lama ia melihat pasangan Pria dan Wanita yang akan menikah.


Sang mantan terkejut dan memberikan hormat dengan wajah terkejutnya. Pria berkulit hitam manis itu terdiam untuk beberapa saat.


"Ya Allah Bang,suratnya ketinggalan di motor. Bentar Adik ambil dulu ya" Ucap perempuan cantik tersebut, pria itu hanya mengangguk saja.


Tak lama setelah calonnya keluar,Pria berkulit hitam manis itu mengeluarkan Map dan memberikan pada Shasa. Shasa menerimanya, lah ini berkasnya kenapa bisa dibilang ketinggalan?.


Pria itu tak berhenti menatap Shasa.


"Dek Fira?" Ucap Pria itu tak percaya


"Ekhm Sertu Tara mohon di lengkapi berkas berkasnya dulu."


Deg...


Tara tersadar


"Siap" jawabnya gemetar


"Selamat ya Sertu Tara jangan lupa undangannya" ucap Shasa dengan nada bersahabat membuat Tara terkejut


"I...iya Dek. Gi...gimana kamu sekarang? Sudah punya Ca...calon?" Tanya Tara khilaf memanggil Shasa Adek


"Ekkkhm SERTU TARA ,saya sudah punya calon kok." Ucap Shasa sambil menekan nama Tara


"Maaf"


"Tidak apa apa"


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2