AKU BUKAN MAFIA..!!!

AKU BUKAN MAFIA..!!!
Part #11 Obat Perangsang


__ADS_3

Hari ini adalah hari perayaan ulang tahun perusahaan dan hari ini pula para karyawan di bebaskan untuk mengajak sanak saudara


Tepat pukul 7 malam Manda, Cate,dan Erica sudah sampai di perusahaan Smith dengan menggunakan mobil jemputan yang pastinya dari Davin bahkan mereka belum sempat menolak sang supir sudah mengatakan jika bosnya tidak menerima penolakan hahaj Davin memang suka maksa orang nya.


"KA aku ke toilet bentar ya "ijin Manda ke toilet


"Oh ok jangan lama nanti ada yang nyariin haha..!" Erica menggoda sang adik hingga wajahnya merah merona dibuatnya.


"Apaan sih ka kalau ngomong suka bener hehe.."


"Dah sana nanti keburu Davin nya Dateng loh"


"Ya dah tunggu ya "


Akhirnya Manda sampai di toilet wanita dan ketika dia masuk ke salah satu ruangan di toilet tersebut tidak lama datang lah seorang wanita yang tengah berbicara di telfon dengan seseorang


"Gimana sayang apa obat itu bakal ampuh nanti..?"


"-----++++-----"


"Baiklah nanti jangan lupa taruh kamera di kamar 501 ya sayang supaya si Davin sombong itu dapet balasan nya "


"----+-++------"

__ADS_1


"Baiklah sayang nanti waktu aku lagi ngobrol sama Davin kamu suruh salah satu pelayan itu buat anter minuman ya jangan lupa kasih obat itu buat Davin "


"______&___&&_____"


"Ok sayang semoga rencana kita berhasil love you sayang"


Setelah mematikan telepon wanita tadi sedikit membenarkan riasan di wajahnya agar terlihat lebih menggoda lagi


"Baiklah Davin akan kubuat malam ini kau hancur sehancur-hancurnya "


Setelah mengatakan itu kemudian wanita itu pergi meninggalkan toilet tersebut


Davin kini telah bergabung dengan kedua kakak Manda untuk menanyakan Manda dimana pastinya hmm..memang kalau sudah bucin mau apa juga suka-suka dia


Setelah memberi sambutan dan acara pun berjalan dengan lancar kini Davin tengah sibuk dengan para kolega bisnisnya


Saat sedang mencari-cari keberadaan Manda tiba-tiba dari arah belakang ada yang memanggil namanya sontak Davin menoleh sebentar dan berniat untuk pergi tapi tertahan karena lengannya sudah di tarik oleh wanita itu


"Davin kau mau kemana buru-buru sekali kelihatan nya..?" tanya wanita tadi sambil mengelus lengannya dengan gaya yang begitu menggoda


"Lepas" satu kata saja yang keluar dari mulut Davin seakan jijik dengan perempuan satu ini


"Oh ayolah Davin ini pestamu k Napa kau seperti ini,tidak bisakah kita kembali berteman saja seperti dulu hm"

__ADS_1


"Kania aku bilang lepaskan sebelum aku buat keluarga mu merangkak di jalanan" ancam Davin tak main-main karena dia sedang bingung mencari Manda yang tidak terlihat sejak tadi


"Davin kau masih saja dingin dan emosian "


"Permisi minumannya tuan,nona"


"Oh terimakasih ,Davin ayolah kita bersulang setelah ini aku akan pergi "


"Huff.." dengan berat hati Davin mengambil gelas wine tersebut tapi saat akan meminumnya tiba-tiba gelas tersebut di ambil oleh seseorang.ya orang itu adalah Manda dia langsung meminum nya tanpa peduli akan apa yang terjadi nantinya Karena saat ini hanya keselamatan Davin yang harus dia utamakan


"Manda hey.. kau darimana..?"tanya Davin heran melihat Manda tiba-tiba datang dan merebut minumannya


"Ahhh..segar sekali tapi minuman apa ini k Napa rasanya aneh di tenggorokan ku "


"Ya ampun Manda itu wine sayang "


Seketika kedua wanita itu terkejut akan panggilan yang terucap dari mulut Davin barusan kepada Manda


"Davin siapa dia kenapa kau memanggilnya sa_" belum sempat Kania menyelesaikan perkataannya Davin sudah memotong nya duluan


"Dia kekasih ku dan sebentar lagi akan menjadi istriku"


"Apaaa..???"

__ADS_1


Sementara Manda mulai gelisah tubuhnya mulai panas dan serasa tidak enak di seluruh tubuhnya karena efek obat perangsang itu sudah bekerja dan itu sangat menyiksanya.


__ADS_2