
Tak terasa bulan berganti bulan..usia kandungan Cate sudah memasuki masa lahiran dan tentu saja Keenan selalu siaga di samping istrinya sementara Kenzie di rumah orang tua Keenan karena orang tua Keenan begitu menyayangi Kenzie sepenuh hati.
"Baby..ayo istirahatlah kau sudah cukup yoganya"
"Iya sayang terimakasih sudah perhatian"
"Tidak apa baby itu sudah tugasku"
"I love you husband"
"Baby jangan menggodaku dong"
"No siapa yang menggodamu"
"Sudahlah karena sudah terlanjur bangun kau harus tanggung jawab untuk menidurkan nya kembali"
Keenan membawa sang istri menuju kamarnya tentu saja untuk melakukan olahraga ranjang bergoyang favorit mereka.
Setelah selesai Cate langsung tertidur karena lelah akibat gempuran sang suami yang begitu bringas.
Sementara itu Keenan tengah duduk di balkon kamarnya sambil tersenyum dan menenggak wine yang ada di tangannya sembari mengingat lagi awal pertemuan mereka hahhaa Keenan tertawa sendiri jika mengingat hal itu.
"Aku tak menyangka ternyata kau adalah jodohku baby..awalnya aku hanya iseng namun ntah sejak kapan hatiku sudah terperangkap dalam penjara cintamu"
Tak berapa lama terdengar suara ringis kesakitan dari dalam kamar..tentu saja Keenan mendengar nya dan segera bangkit masuk menuju kamarnya.
"Baby kau kenapa ..?"tanya Keenan panik
__ADS_1
"Akhh.. sepertinya aku akan melahirkan Kee"
"Ayo kita ke rumah sakit baby.."
Stelah memakaikan baju pada tubuh Cate Keenan segera membawa Cate menuju rumah sakit..Keenan menghubungi Albert dan Davin juga orang tuanya bahwa dia menuju rumah sakit karena care akan melahirkan.
Sesampainya di rumah sakit Keenan sudah di sambut oleh dokter yang dulu menangani istrinya melahirkan begitu juga dengan istri Davin dan Albert.
Di ruang bersalin dokter mengatakan jika terjadi pendarahan pada Cate sehingga dokter menyarankan untuk melakukan tindakan operasi Cecar pada care demi menyelamatkan keduanya karena jika melalui persalinan normal dokter hanya akan mampu menyelamatkan 1 nyawa saja dan itu pasti menjadi beban tersendiri bagi semuanya.
"Lakukan apapun yang terbaik untuk istri dan anakku dok"
"Baiklah tuan anda bisa ikut atau tetap menunggu di luar ruang operasinya itu terserah anda tuan".
"Saya menunggu di sini saja dok"
Operasi di mulai Keenan tak henti-hentinya berdoa meminta kelancaran dan keselamatan kedua nyawanya sungguh dia tak oernah menyangka jika olahraga yang dia lakukan semalam membuat Cate pendarahan dan melahirkan terlalu awal dari jadwal lahirnya.
"Bosh kau Keenan... bodoh..bodoh..bodoh..kau sudah membuat istri mu begitu dasar bodoh"umpat Keenan pada diri sendiri.
Keenan begitu menyesal akan apa yang terjadi namun nasi sudah menjadi bubur semua sudah terjadi dan tak mampu dia hindari hanya mampu dia jalani.
Tak lama pintu ruang operasi terbuka dan keluarlah dokter yang menangani istrinya.
"Bagaimana dok keadaan anak dan istri saya..?"
"Semuanya baik-baik saja tuan..anak anda juga baik dan istri anda dalam kondisi stabil..selamat ya tuan putri anda sangat cantik seperti ibunya"
__ADS_1
"Apa..p-putri..hiks.. terimakasih dok terimakasih"
"sama-sama tuan setelah nona Cate di pindahkan anda biaa menjenguknya".
"Baiklah"
Cate sudah berada di ruang VVIP bersama putrinya di samping ranjang Cate.
"Sayang.."panggil Cate lirih saat telah sadar
"Baby kau sudah bangun..lihatlah putri kita canti swkali seperti mu.."
"Anakku..."
"Iya sayang namanya.."
"Kenzia Calvin Huston"
"Nama yang cantik seperti anaknya"
"Terima kasih baby sudah melengkapi keluarga kita dengan putra dan putri sungguh hadiah terindah yang tak pernah ku dapatkan selama hidup dan kini kau telah memberikan nya padaku..i love you my wife"
"Love you too my husband"
Tak hanya Cate dan Keenan yang tengah berbahagia begitu juga dengan Erica dan Albert yang kini juga telah di beri kepercayaan lagi untuk menjadi orang tua lagi.
Sungguh bahagia itu sederhana dan tak mahal juga...
__ADS_1