
Cate dan Erica terlihat menuruni anak tangga karena mendengar kedatangan keluarga Davin hari ini
"Selamat siang Tuan, Nyonya selamat datang " sapa Cate pada orang tua Davin
"Oh.. selamat siang juga anda pasti kakaknya menantuku kan..?" jawab Gina dengan senyuman hangatnya
"Benar sekali maaf jadi merepotkan kalian "
"Tentu saja tidak sama sekali,ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai orang tua"
Obrolan pun berlanjut yang tadinya Canggung sekarang sudah mulai menghangat dan terbiasa bahkan bisa di bilang akrab, sedangkan Leo hanya mendengarkan tanpa ikut campur karena itu obrolan para wanita.
**____________**_____________**...........
"Sayang bangun sudah siang..!"
"Hmm..aku capek sayang "
"Iya nanti setelah sampai rumah kita istirahat lagi ya..?"
"Hm..bantu aku mandi "
"Kalau saja orang tuaku tidak menunggu sudah habis kamu aku makan sayang "
"Hahah....aku sedang malas berjalan sayang"
"Baiklah"
Sekitar 30 menit kemudian mereka keluar dari kamar mandi dan segera memakai pakaian nya sedangkan Davin membereskan barang-barang mereka yang akan di bawa pulang.
__ADS_1
"Sudah siap..?"
"Sudah"
"Ayo orang tua ku sudah menunggu kita"
"Hm"
"Jangan gugup mereka tidak jahat "
"I know"
"Relax honey "
Kini mereka telah sampai di kediaman Davin dan benar saja di ruang tamu sudah berjejer para sesepuh yang sudah menunggu kedatangan mereka berdua.
"Kami pulang mom,dad"
"No mom,momy gak salah keadaan yang gak memungkinkan mom"
"Oh son IM proud of you and,hey cantik sekali pilihanmu son pantas saja kau tak ingin berlama-lama"
"Mom,dad kalian akan menjadi granpa dan granma loh..?"
"What....are serious..?"
"Yes on serious mom,dad..!"
"Oh sayang sini nak selamat ya tolong jaga cucuku di sini jika Davin menyakiti mu bilang momy biar momy patahkan terongnya.." ucap Gina pada menantunya yaitu Amanda
__ADS_1
"Iya mom terimakasih" jawab Manda membalas pelukan Gina dengan begitu hangat
Mereka semua masuk ke dalam dan untuk Manda serta Davin mereka memilih untuk beristirahat di kamar bawah agar Manda tidak lelah naik turun tangga demi kehamilan nya.
"Ayo sayang istirahat dulu kau pasti lelah"
"Terimakasih sayang"
"Untuk apa..?"
"Untuk segalanya sejak kehadiran mu di hidupku rasanya kehidupan ku berubah menjadi berwarna dan mempunyai arah serta tujuan,ntahlah jika kau tak masuk dalam kehidupan ku mungkin saat ini hidupku masih abu-abu dan hanya menyusahkan orang-orang di dekat ku.."
"Hey..apa yang kau bicarakan..semua sudah ada garisnya sendiri sayang , mungkin Tuhan mengirimkan aku untuk menjadi penerang dan jalanmu serta jadi tujuanmu aku sangat bersyukur telah menjadi yang pertama dalam segala hal di hidupmu dan aku sangat beruntung di berikan wanita sebaik dan secantik kau sayangku.."
Manda dan Davin berpelukan untuk sesaat hingga Manda terlelap dalam dekapan nya mungkin faktor kehamilan nya yang membuat Manda semakin merasa lelah akhir-akhir ini.
**............,...............**..........,...........
"Arghhhhhj.....aku tidak terima ini arghhh...awas kau Manda akan ku buat kau hancur sehancur-hancurnya "
"Ya ampun Kania kamu apa-apaan sih kenapa ngamuk gak jelas gini sih..?"
"Aku gak rela Davin jadi milik wanita kampungan itu cil.."
"Udahlah kamu mau dapet balesan lebih dari ini..? inget Kania keluarga mu udah hancur dan sekarang kamu udah jadi perempuan panggilan demi memenuhi gaya hidup mewah mu "
"Aku gak peduli akan ku pastikan kebahagiaan mereka berganti jadi Malapetaka yang mengerikan".
__ADS_1
"Terserah kau lah aku hanya mengingatkan saja "
"Urus urusan mu dan aku akan urus urusanku sendiri kau tidak perlu ikut campur di dalamnya,akan ku buat wanita kampung itu menderita dan kesakitan hahahaha...!!"