
FLASHBACK ON>>>>>>>>>
Ketika Adel sudah keluar dari kantor tempat Albert dia sangat marah akan penuturan Albert yang memintanya menjaga batasan dan jangan mengganggu suami orang.
Adel kesal karena tujuannya kembali adalah untuk memenangkan hati Albert namun sangat jauh dari ekspektasi nya ternyata Albert menolaknya keras karena dia begitu mencintai istrinya.
"Sialan..aku harus bisa mendapatkan Albert apapun yang terjadi Albert hanya milikku,aku harus menemui wanita sialan itu agar menjauh dari Albert ya..aku harus mencuci otaknya hahaha "
Sementara Erica tengah berada di rumah Albert dan tengah menikmati waktunya dengan bersantai dan membaca buku tentang kehamilan.
"Sayangnya momy apa kamu kangen Dady ..?"
"Momy juga kangen Dady tapi sabar ya Dady lagi kerja cari masa depan yang baik buat kita sayang"
Tak lama terdengar suara teriakan dari arah gerbang depan kemudian Erica pun menghampiri dan melihat apa yang tengah terjadi di sana.
"Wanita sialan keluar kamu dari sana" teriak Adel dengan lantang
"Nona tolong jaga ucapan anda"tegas penjaga gerbang itu memperingati Adel
"Mana nyonya kalian suruh dia keluar dasar wanita perebut lelaki orang"sungut Adel kesal
__ADS_1
"Pak ada apa ya,dan nona ini siapa kenapa teriak-teriak di rumah suami saya..?" tanya Erica heran
Adel hanya bisa mendengus sambil melihat dari atas ke bawah penampilan Erica..sungguh kampungan...
"Ohhh..jadi kamu wanita perebut lelaki orang ..?"
"Apa maksudmu bicara seperti itu dan siapa juga yang merebut lelaki orang..?"
"Kamu adalah perebut lelaki orang aku dan Albert sudah bertunangan sejak lama tapi karenamu kami batal ke menikah dasar perempuan tidak tau diri" sarkas Adel mengarang cerita.
DEG..!!!
Mendengar hal itu sontak membuat Erica merenung dan memikirkan apakah benar dia perebut laki-laki orang dan apakah benar dia yang merusak hubungan antara Albert dengan wanita itu.
FLASHBACK OFF>>>>>>>>>>>
Sejak saat itu Erica hanya mendiamkan suaminya sebenarnya dia tak tega namun dia berusaha memikirkan semua perkataan wanita tadi yang masih terus terngiang-ngiang di otaknya yang dangkal...
"Maafkan aku sayang aku masih bingung dengan kenyataan ini aku harap kamu bisa memahami sikapku sampai kebenarannya terungkap"gumam Erica dalam hati.
DI KEDIAMAN DAVIN>>>>>>>>>>>
__ADS_1
"Sayang ayo mandi dulu ini sudah jam berapa loh..?"
"Nggak mau hubby aku masih ngantuk" rengek Manda sambil matanya sudah berembun dan siap meluncurkan air matanya.
"Eitssss jangan nangis dong..ya sudah kamu tidur lagi ya"
"Hubby aku mau makan"pinta Manda dengan puppy eyes penuh permohonan.
"Mau makan apa sayang..?"
Manda tampak berfikir tapi tak lama kemudian matanya berbinar cerah dan menjawab.."aku mau Steak tapi dagingnya daging tuna dan harus ambil Ikan nya dari laut dan harus kamu sendiri yang ambil jangan sampai orang lain megang ikan tunanya"
Davin yang mendengar itu langsung melongo tak percaya sungguh kenapa twin tega menyiksa dadynya sih..
"Astaga sayang...apa kamu gak salah ngomong sayang..yang benar saja masa aku nangkep ikan sendiri kamu yakin sayang..?"
" Kamu gak mau" tanya Manda dengan nada sendu
"B-bukan-bukan sayang..aku mau ya udah kamu sekarang istirahat ya biar aku nyari tunanya dulu oke sayang"
"Baiklah hubby i love you"
__ADS_1
"Love you too honey"
Manda kembali tidur sementara Davin hanya bisa meratapi nasibnya yang harus menangkap ikan sendiri sungguh untung cinta kalau tidak sudah habis dia jadi makanan tuna...