AKU BUKAN MAFIA..!!!

AKU BUKAN MAFIA..!!!
Part #25 Uji Coba


__ADS_3

Setelah drama Panekuk Seafood usai akhirnya Davin bisa bernafas lega setelah Manda menghabiskan panekuknya walau beruraian air mata huh.. sungguh bumil satu ini sangat mudah terharu


Setelah Manda tertudur Davin hendak beranjak tapi ia urungkan setelah mendengar suara dering ponsel nya


Drrrttt....drtttt...


"Ya, katakan..!!" jawab Davin tanpa basa-basi


"Maaf tuan Vanya sudah di Basecamp mohon arahan selanjutnya..!" jelas Albert


"Tunggu aku datang siapkan semuanya jangan terlewatkan satupun" titah Davin dwngan senyum iblisnya


"Baik tuan "


Setelah selesai Davin mendekati istrinya kemudian membungkukkan badannya dan cup..ciuman singkat ia berikan pada Manda di pipi,kening,dan bibirnya setelah itu ia keluar dari kamar menuju Basecamp untuk mengeksekusi Vanya .


***...................….....***......…......…............


Di Tempat Lain


"Hallo kak Cate "


"Iya ada apa Rika..?"


"Ka Cate udah mau pulang kita bareng ya..?"


"Ok Kaka tunggu di tempat biasa ya"


"Siap"


Setelah 30 menit perjalanan akhirnya Erica sampai di tempat janjian mereka


"Ayo kak cepet"


"Iya sabar,emang ada apa sih nyuruh cepet-cepet..?"


"Manda kak,Manda tadi masuk rumah sakit tapi sekarang udah di mansion Davin"


"Apa...kok bisa..? kenapa ..??"


"Udah nanti tanyanya sekarang kita pulang dulu liat kondisi Manda..!!"

__ADS_1


"Ya udah ayo"


**Di Basecamp**..........


"Selamat datang bos "


"Hm, Albert apa kau sudah siapkan semuanya..?"


"Sudah tuan"


"Baiklah"


Kini Davin dan Albert sudah sampai di ruang eksekusi


"Selamat datang bos..!" sapa Trio Bar-bar serempak


"Tuan Davin..tuan tolong lepaskan saya tuan...saya gak sengaja tuan ..tolong lepaskan saya hiks.." tangis Vanya terdengar pilu tapi tak membuat efek apapun pada Davin


Davin hanya memandang jijik pada wanita yang ada di hadapannya itu


"Kenapa kau lakukan itu ..?"


"S-saya tidak sengaja tuan..!!"


"Tuan tolong lepaskan saya tuan.."


"Lepaskan..?,beri aku alasan untuk melepaskan mu..!!"


"Tuan saya tidak tau jika wanita itu adalah istri anda sungguh tuan "


"Wanita itu..?.. Albert..!!"


"Ini tuan.." Albert menyerahkan sebuah suntikan yang berisi racun agar pita suara korbannya hilang selama 2jam jika dosis nya kecil


"Kau yakin ini akan aman Al..??"


"Yakin tuan saya sudah mengujinya "


Kening Davin berkerut mendengar perkataan Albert


"Dengan apa kau uji cobanya..??"

__ADS_1


"Dengan Joseph tuan "


"Hahahah... bagus"


"Karena mulutmu sangat lancang jadi akan aku buat mulutmu disiplin sejenak " Davin menyeringai dengan seringainya yang khas bak iblis


"Tidakkkkk..akhhhhh..lepaskan aku..."


**Di Mansion Davin**


Manda yang awalnya tertidur pulas tiba-tiba terbangun karena merasa lapar di tengah malam dan ketika mendapati sang suami tidak di sampingnya seketika Manda menangis sejadi-jadinya dan membangunkan pelayan yang berjaga di mansion


"Ya ampun bi May nyonya menangis ada apa ya..?"


"Ayo kita ke kamar nyonya.."


Setelah pelayan sampai dan membuka pintu kamar mereka tercengang mendapati Manda tengah menangis sesegukan dan menghambur-hamburkan tisu Persis seperti anak kecil sangat menggemaskan


"Nyonya ada apa..?"


"Bi May Davin jahat huaaaaaa..hiks..hikss."


"Maksud nyonya gimana ..?"


"Hiksss..Davin ninggalin aku pas lagi tidur bi hiksss..."


"Oohhh...tadi tuan Davin keluar sebentar nyonya katanya ada urusan penting,nanti juga tuan balik lagi ya sudah kita ke ranjang lagi ya jangan di lantai nanti dingin kasian anak di dalam perut nyonya loh"


"Iya bi May makasih ya,bi May Manda boleh minta sesuatu gak ..?"


"boleh,nyonya mau minta apa..?"


"Manda pengin Pizza tapi rasa mangga terus topingnya pake marshmellow tapi pinggiran nya harus renyah dan gak boleh lembek terus pas di tarik pizza-nya lumer ya bi boleh kan..?"


"Hah..b-boleh kok bibi buatin ya tapi nyonya tiduran dulu ya.."


"Oke bi jangan lama ya "


"Iya nyonya "


Setelah keluar dari kamar Manda,bi May menghubungi Davin karena sedari tadi memang Manda mencari-cari suaminya

__ADS_1


"Hallo tuan,nyonya menangis sesenggukan tuan"


__ADS_2