
Sudah seminggu Albert terus di diami oleh sang istri dan itu sudah tidak bisa Albert tahan lagi karena jika sampai berlarut-larut maka akan menimbulkan kerenggangan dalam hubungan mereka dan Albert tidak mau hal itu sampai terjadi.
"Rica sayang aku mau ngomng sebentar sama kamu"ujar Albert memecah keheningan di antara mereka.
Ericka hanya menatap sekilas dan berdehen sebagai jawaban.
"Aku mau tau apa aku buat salah sama kamu..?"
Istrinya hanya diam dan terlihat dalam raut wajahnya jika dia tengah menahan sakit di hatinya .
"Sayang ayolah bicara jangan diamkan aku seperti ini..jika terus seperti ini aku tidak tau harus berbuat apa ..?"
Eruca menghela nafas dan kemudian berucap.."Kembalilah pada tunanganmu..aku ikhlas"
Hanya kata seperti itu sudah mampu menghancurkan dunia Albert seketika..sungguh sangat amat sakit mendengarkan kata-kata itu terlontar dari istrinya.
"Apa maksudmu sayang..tunangan siapa..?"
"Sudah lah Al kau jangan berpura-pura lagi di depan ku hiks..jika aku menjadi perusak hubungan antara kau dan dia maka aku ikhlas untuk mundur sekarang juga"
__ADS_1
"Hey sayang apa yang kau bicaran..siapa yang merusak hubungan siapa aku tak paham sayang katakanlah lebih lugas lagi"
"Kemrin ada seorang wanita datang menemui ku dan mengaku bahwa kamu adalah tunangannya dan sebentar lagi akan menikah dengan wanita itu tapi semua gagal karena kehadiran ku yang menjadi pengganggu antara kalian berdua hiks...hiks"
"Wanita..?..Siapa sayang apa kau kenal..?"
"Adel"
Mendengar nama perempuan gila itu sontak Albert langsung paham pasti Adel telah mencuci otak dari istrinya yang terlalu dangkal ini.
"Sayang asal kamu tau ya,Adel itu bukan siapa-siapa aku dia itu anak rekan bisnisnya Dady ku,dia emang tergila-gila sama aku tapi aku menolak keras bahkan sebelum kita kenal aku udah tegasin ke dia kalau aku sama sekali tidak tertarik dengannya bahkan dia bukan seleraku sayang..apapun yang Adel katakan itu tidaklah benar jika kamu tidak percaya boleh kamu telfon Dady agar semuanya jelas dan kau tak mendiamkan aku lagi karena aku sungguh tersiksa dengan keadaan seperti ini sayang.."Albert menjelaskan yang sebenarnya tanpa di tutup-tutupi
"Sudah sayang aku minta maaf jika aku menyakitimu baik itu sengaja ataupun tidak..Adel memang hari itu datang ke kantor tapi aku sama sekali tidak meresponnya dia berulang kali menggoda ku namun aku sama sekali tidak meliriknya hanya kau satu-satunya wanita yang ada di hatiku sayang tanpamu hampa dan kosong duniaku"
"Hiks...maafkan aku sayang maafkan aku yang dangkal pemikiran ini hiks.."
"Sudah tidak apa-apa sekarang jika ada apa-apa kau tanyakan langsung dengan yang bersangkutan ya jangan seperti ini lagi kau paham HM..?"
"Iya aku paham maafkan aku..sayang aku mau pie rasa pasta"
__ADS_1
"Apaaa...!!"
Di tempat lain Davin tengah menmani Manda beserta duo Al ....
"Dady...momy mamamamaam"
"Kenapa boy kau mau makan buah juga hmm..?"tanya Davin lembut pada sang putra.
"Anak momy mau buah apa sayang..?"
"Sayang sudah biar ku ambilkan saja lebih baik kau temani twin saja ya..!"
"Baiklah"
Setelah kembali membawa buah Davin bergabung lagi dengan keluarga kecilnya di di ruang keluarga...
"Dady..Dady.."
"Princess Dady juga mau..boleh sayang ayo sama-sama saja"
__ADS_1
Dan merekapun makan buah dengan suasana hangat penuh kekeluargaan seolah tanpa beban pikiran.