
"Sayang bagaimana apa masih terasa sakit..?"tanya Davin dengan raut wajah khawatir
"Sudah baikan sayang" jawab Manda dwngan suara lirih dan itu membuat Davin mengepalkan tangannya erat amarah yang sejak tadi ia tahan kini membuncah lagi setelah mendengar suara lirih istrinya
"Baiklah istirahat di rumah ya aku tidak mau kau lama-lama di rumah sakit karena tidak baik untuk wanita hamil"
"Hmm,terserahmu saja"
Davin dan Manda telah sampai di kediaman Davin,dengan sigap Davin menggendong Manda menuju kamarnya karena tak mau Manda lelah berjalan juga ia menuruti perkataan dokter untuk Manda bedrest sampai keadaan nya membaik.
"Sayang kau istirahat ya,atau kau mau sesuatu HM..?"
"Aku mau Panekuk rasa seafood tapi kau yang membuat nya "
"What ..Panekuk rasa seafood..?" tanya Davin mengulang perkataan Manda
"Iya sayang kau mau buatkan untuk ku kan..?" harap Manda dengan mata berkaca-kaca menatap Davin yang tengah mengusap wajahnya dengan helaan nafas panjang
"Huhhh.. baiklah sayang kau tunggu sebentar ya" Davin membungkukkan badan agar sejajar dengan perut istrinya "Kau lapar apa ingin mengerjai Dady boy,kenapa permintaan mu aneh sekali tapi dady akan lakukan apapun agar kau tumbuh sehat di dalam sini,jangan nakal ya sayang nya Dady cup.." Davin mengecup perut Manda yang sudah terlihat membuncit
"Iya Dady " jawab Manda dengan ligat anak kecil dan di sambut gelak tawa Davin kemudian Davin melangkah menuju dapur untuk membuat pesanan Manda yang super aneh itu.
**Di tempat lain**.....
Di taman dekat restoran tempat Cate bekerja nampak sepasang laki-laki dan perempuan tengah duduk di bangku taman dan menikmati makan siang nya
"Oh ya Cate ,apa kau tertarik dengan penawaran ku kemarin..?" tanya Keenan pada Cate di sebelah nya
"Hmm..aku masih betah Bekerja di sini Kee.."
"Baiklah mungkin lain waktu jika kau berubah pikiran hubungi saja aku ya.."
__ADS_1
"Baiklah kita lihat saja nanti.."
**Di Kantor Smith Company**.....
"Pak Albert permisi.." sapa Erica di depan ruangan Albert
"Ya..masuk"
"Pak Albert maaf jika mengganggu waktunya"
"Iya ada apa nona Erica..?"
"Maaf mungkin pertanyaan saja di luar urusan pekerjaan,tapi saya tadi dengar kata para karyawan Manda di dorong oleh resepsionis yang baru hingga masuk rumah sakit, sekarang bagaimana keadaan Manda kalo booeh saya tau..?"
"Oh..nona Manda baik-baik saja sekarang sudah di mansion bersama tuan Davin jangan khawatir tuan akan mengurus nya "
"Huhhh..baiklah kalau begitu saya permisi tuan maaf mengganggu waktu anda..!!"
***Basecamp***
Setelah mendapat perintah dari Albert ketiga pria somplak itu tengah menjahili dan menakut-nakuti mangsa yang akan di habisi bos mereka
"Hey cantik..apa kau bosan di sini..?"
"Lepaskan akuuuu...dasar brengsekkk...arghhhh...."
"Hisssss...cantik sih tapi lebih cantikan anaknya Mumu ya "
Pletak...
"Awww...sakit bodoh ,kenapa kau sentil hidungku kalau begini kapan tumbuh kembang hidungku akan berlanjut "
__ADS_1
" Itu belum seberapa daripada kau bandingkan dia dengan anaknya Mumu lwbih baik kau bandingkan dia dengan anaknya mong-mong itu baru sepadan hahahaha.."
"Benar juga katamu akhh aku sampai lupa kalau ada si mong-mong "
"Dasar laki-laki bodoh.. lepaskan aku bodoh "
"Hey apa kalian dengar suara tadi..?"
"Iya sepertinya aku dengar tapi di alam mimpi saja hahahahahaahahah"
"Sudah kita tinggalkan makanan Mumu di sini tunggu bos datang saja ayo kita pergi"
"Siap...!!"
****Di Mansion Davin***
"Sayang kenapa tidak dimakan hm,kan sudah ku buatkan spesial untuk mu dengan tanganku sendiri loh..!!"
"Hiksss...aku..tidak ..mau ..makan..ini huaaaaaa hiks.."
"Ke apa sayang kan sesuai pesanan mu tadi..?"
"Kau jahat sayang hiks...kenapa udangnya sampai merah seperti ini pasti dia kepanasan kan huaaaaaaaa hikssss kau jahat Hikssss.."
"Ampun tuhan dosa apa aku ini huh sabar demi jagoan mu Davin "gumam Davin dalam hati
"Sayang udangnya kan di goreng dulu biar matang,makanya jadi merah warnanya"
"Huaaaaa...,hikssss jahat....udang apa kau baik-baik saja maafkan suamiku yang jahat itu ya hiks..."
"Astagaaaa ..!!"
__ADS_1