AKU BUKAN MAFIA..!!!

AKU BUKAN MAFIA..!!!
Part #7 Musuh Lama


__ADS_3

Di tempat lain yaitu di kota x seorang pria tengah duduk dengan santainya sambil menikmati cerutu yang ada di tangannya


"Davin kenapa selalu kau yang berhasil hahaha haruskah aku menghancurkan semua orang yang kau sayangi ??"


Tok..tok..tok..


"Masuk "


"Permisi Bos "


"Ada berita apa kali ini???"


"Sebelumnya mohon maaf bos tender proyek pembangunan resort di pulau X di menangkan oleh Smith Company bos"


Pranggg...brakkk...


"Arghhhh...sialan kenapa aku selalu kalah darimu sialannnn arghhhhhh..."


"tenang bos Damien kita bisa mensabotase pembangunan proyek itu nantinya dengan cara mengirimkan mata-mata sebagai pekerja untuk menghancurkan proyek itu bagaimana bos??"


"Hahahhaa...aku suka idemu Ron,kau aturkan saja dan aku tidak mau kalau rencana ini sampai gagal lagi kau paham Ron..?"


"Baik bos saya jamin kali ini kita akan berhasil"


Setelah pengaturan rencana licik mereka selesabos Damien kembali ke aktivitas nya dia beranjak masuk ke dalam kamarnya untuk bersenang-senang dengan wanita bayaran nya.


"Ayo sayang layani aku sampai puas "


"Tentu sayang "

__ADS_1


Damien dan Davin dulunya adalah sahabat dan bisa di bilang sangat akrab tapi setelah mereka lulus kuliah dan mulai membuka usaha masing-masing Damien selalu gagal dan ketika dia mengetahui bahwa Davin lah yang menjadi saingan bisnisnya seketika Damien melupakan bahwa mereka pernah jadi sahabat


Segala cara dia lakukan agar perusahaan Davin hancur tapi selalu gagal dan iapun semakin cemburu dibuatnya hingga dia dengan liciknya memasukkan mata-mata untuk menghancurkan perusahaan Davin tapi selalu saja di ketahui oleh Davin


Sekarang Davin dan Damien bagaikan air dan api musuh lama yang akan selalu menjadi penghalang di antara mereka berdua,tiada kata damai bagi mereka sekarang.


*Di Perusahaan Smith*...


Manda dan Erica kini telah sampai di kantor Erica langsung mengantarkan Manda menuju resepsionis untuk memberitahukan asisten Albert


"Permisi bisa saya bertemu asisten Albert "


"Iya sebentar apakah sudah membuat janji sebelumnya..?"


"Oh..sudah semalam pak Albert bilang kalau hari ini saya di suruh ke kantor "


"Baik dengan siapa ..?"


"Baik tunggu sebentar saya hubungi beliau "


Setelah beberapa menit akhirnya asisten Albert turun dan menghampiri Manda dan langsungmenuju ruangan CEO


Tok..tok..tok..


"Masuk"


Ceklekkk...


"Permisi Tuan nona Amanda sudah datang"

__ADS_1


"Nona silahkan masuk "


"Ah..baik terimakasih"


Davin yang sedari tadi memunggungi mereka kini berbalik dan seketika Manda terkejut bukan main karena ternyata CEO perusahaan besar ini adalah orang yang pernah dia bantu di saat mobilnya mogok.


"Nona Amanda..?"


Manda yang masih terkejut hanya melongo tidak mendengarkan panggilan Davin


"Hey..nona Amanda " Davin mendekat dan menyentil hidung Manda hingga membuat sang pemilik langsung tersadar dan meringis


"Auw...sshh..kau eh maaf anda CEO perusahaan ini?"


"Ya benar"


"Hah..apakah aku bermimpi tuan..? aku memang selalu terbayang wajah anda tapi apakah ini mimpi atau mataku yang rabun sehingga salah melihat orang..?"


Senyum di wajah Davin kian mengembang kala mendengar pengakuan langsung dari Manda oh senangnya ....


"Tidak Nona tidak sedang bermimpi ataupun rabun ini memang saya yang telah anda bantu beberapa waktu lalu "


"Hah..astaga mulutku bisa diam tidak " sambil menepuk-nepuk mulutnya kini wajah Manda bagaikan kepiting rebus


"Hey..kenapa menepuk mulutmu? memang mulutmu kenapa ?" Davin bertanya dengan memegang tangan Manda yang akan memukul mulutnya


"Ah..ti..tidak apa-apa tuan" jawab Manda terbata karena jarak mereka begitu dekat


"Baiklah hari ini kau bekerja menjadi sekretaris pribadi ku "

__ADS_1


Manda terkejut dengan penuturan sang bosnya dengan menjadikan nya sebagai sekretaris pribadinya


"Apaaaa...??"


__ADS_2