AKU BUKAN MAFIA..!!!

AKU BUKAN MAFIA..!!!
Part # 76 Perasaan Seorang Ibu


__ADS_3

Masih di rumah sakit<<<<<<<<


Ketika Davin ingin ke luar untuk menelfon Albert tanpa di duga ternyata Albert dan yang lainnya sudah berada tak jauh dari ruang perawatan Manda dan itu membuat Davin merasa aneh.kemudian Davin mulai mendekat dan tanpa sengaja mendengar perkataan Keenan bahwa mereka harus memberitahu nya tentang si kembar sontak Davin langsung mendekat dan bertanya pada mereka.


"Ada apa dengan si kembar ..?" itulah pertanyaan pertama yang muncul dari bibir Davin.


Mereka yang mendengar suara Davin langsung tercengang dan kaget karena Davin tiba-tiba ada di sana sungguh bagai maling yang tertangkap basah saat mencuri itulah ekspresi wajah mereka bertiga.


"D-davin..k-kau ada di sini..? b-bagaimana keadaan Manda..?"tanya Cate dengan terbata.


"Di mana si kembar kenapa mereka tidak ada dan Ka Rica juga dimana..?"bukan jawaban namun pertanyaan kembali di lontarkan Davin pada mereka.


"Davin.. sebenarnya si kembar hilang dan Erica tak sadarkan diri sebelum si kembar hilang" terang Keenan memberitahukan masalahnya.


"APAAAAAAA..??"

__ADS_1


Mendengar anak-anak nya hilang langsung membangkitkan amarah dalam diri Davin tanpa aba-aba Davin langsung memberikan sebuah bogem mentah pada Keenan dan Albert.


"Bagaimana anak ku bisa hilang hah..apa yang kalian lakukan hingga mengawasi anak kecil saja kalian kehilangan fokus hah..aku titip anak ku karena istriku tengah di rumah sakit dan masih dalam keadaan tak sadarkan diri lalu bagaimana nanti jika istriku sadar dan bertanya tentang si kembar apa yang harus aku katakan padanya hah..ceritakan yang sebenarnya terjadi"


Terpaksa Keenan menceritakan yang sebenarnya Davin menyimaknya sesekali menahan amarahnya karena itu bukan murni kesalahan mereka juga past ada dalang di balik hilang nya si kembar.


"Lalu bagaimana keadaan ka Rica..?" tanya Davin set lah menguasai emisi nya.


"Rica masih di ruang perawatan dan dokter masih memeriksa nya " jawab Albert dengan nada sendu.Albert takut terjadi sesuatu pada istri dan calon anaknya.


"Baiklah semoga ka Rica tidak apa-apa,aku kembali dulu ke ruangan Manda takutnya dia sudah sadar dan mencariku"


"Yang sabar Vin kita akan membantu mencari keberadaan si kembar" Keenan memberi perhatian agar Davin tak terpuruk.


Davin hanya tersenyum tipis kemudian melangkah menuju ruangan Manda,ketika masuk Manda belum sadar ada rasa khawatir,cemas,panik,takut dan nano-nano pokoknya.

__ADS_1


"Sayang bangunlah jangan membuatku semakin hilang semangat"


"Bagaimana aku harus menghadapi masalah ini sayang,bangunlah beri aku kekuatan untuk menghadapi semua ini "


Manda mulai mengerjapkan mata tak berapa lama kedua mata indahnya terbuka sempurna dan itu membuat Davin bahagia namun dalam bahagia itu terselip kesedihan yang dalam karena kedua anaknya belum di temukan.


"Sayang..kau sudah sadar..apa yang kau rasakan hm..?"


"Air.."sahut Manda lirih meminta air karena haus.


Setelah meminum air kemudian Manda berusaha untuk duduk bersandar dan di bantu Davin tentunya.


"Si kembar dimana sayang aku rindu.."tanya Manda yang langsung membuat Davin tertunduk lesu sambil meneteskan air matanya.


"Sayang kau kenapa menangis..dimana si kembar aku ingin bertemu..apa tadi kalian bersenang senang di kolam..? maaf aku tak bisa ikut karena aku merasa pusing tadi jadi aku kembali ke kamar tapi ketika sampai di depan pintu aku bertemu seseorang yang mengatakan anak-anak akan terluka serta mengancam akan membunuhmu maka dari itu aku begitu panik dan shock lalu aku tak sadarkan diri"

__ADS_1


"Sayang kau harus kuat ya.. sebenarnya...si kembar...hilang"


Apaaaa...??"


__ADS_2