AKU BUKAN MAFIA..!!!

AKU BUKAN MAFIA..!!!
Part # 39 Penyelidikan


__ADS_3

Dalam sebuah Apartemen mewah tengah duduk seorang wanita cantik dengan memegang alcohol di tangannya,puas setelah keinginan nya terwujud kini hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk kembali seperti semula.


"Aku harap wanita sialan itu mati,percuma jika dia masih hidup haha tapi kemungkinan untuk hidup pun sangat minim sungguh lebih baik mati saja hahaha"


Amber memang sangat berharap agar Manda mati karena dia yang jadi penghalang untuk mendapatkan Davin .


"Davin.. maafkan mommy nak,ini semua salah mommy hiks..."


"Sudah sayang jangan terlalu menyalahkan diri sendiri,jika kau begini pengorbanan Manda untuk menyelamatkan mu akan sia-sia kau harus mendoakan agar menantu kita segera sadar dari komanya " ucap Leo menyadarkan Gina yang terpuruk


"Benar mom kita doakan saja agar Manda cepat sadar "


Gina mendekati ranjang Manda dan mengusap kepala nya serta mencium pucuk kepala Manda.


"Sayang cepat sadar ya nak,kasian anak-anak kasian Davin juga,maafkan mommy tidak bisa berbuat apa-apa mommy menyesal karena membawamu pergi maafkan momy sayang hiks.."


Davin kwluar dari ruangan untuk menghubungi seseorang tentunya untuk menyelidiki kasus Manda karena Davin tidak bisa turun tangan sendiri menangani kasus ini.


"Selidiki kasus tabrak lari istriku di mall xxx cari dan bawa manusia bajingab itu ke hadapanku hidup-hidup, apa kau paham..??"


"Paham bos"


"Bagus segera laksanakan waktumu tiga hari tidak lebih dan tidak kurang"


"Baik bos"

__ADS_1


Setelah memutuskan panggilan Davin duduk di taman sebentar dan merenung..


"Sayang cepatlah sadar jangan membuatku gila begini bagaimana aku harus merawat anak-anak kita sayang,aku menyesal mengijinkan mu pergi andai aku tau ini akan terjadi mungkin tak akan ku biarkan kau pergi Manda,Tuhan berilah kesembuhan pada istriku aku sungguh sangat menyayangi nya,aku sangat mencintai nya,berilah kesempatan untuk kami bahagia tuhan ku mohon"


Tanpa terasa air mata Davin mwluncur dengan sendirinya sungguh betapa hancurnya hati dan dunia Davin saat ini.


Dua bocah menggemaskan itu kini sudah terlelap setelah menangis mencari sesuatu yang mereka para pelayan tak tau itu.


"Bi May tuan muda kecil dan nona muda kecil Alex dan Alexa sudah tidur sebaiknya kita temani saja mereka karena saya takut jika di tinggal mereka bangun lagi seperti tadi"


"Iya sebaiknya kita temani mereka saja sampai nyonya dan tuan besar pulang"


"Iya sudah sana"


Tak lama Davina pulang setelah pertemuan dengan Kendrick ya akhir-akhir ini mereka semakin dekat saja .


ruangan pertama yang Davina kunjungi adalah kamar si kembar keponakan tercinta nya .


"Bi double A tidur..?" tanya Davina pada Bi May


"Iya nona,dari tadi mereka menangis terus jadi mungkin lelah terus tidur"


"Kenapa mereka menangis bi..?"


"Nona muda belum tau kabar dari nona Amanda ..?"

__ADS_1


"Hah..kabar apa bi,ponselku mati tadi jadi aku tidak tau kabar apapun..!".


"Astaga..nona Manda jadi korban tabrak lari nona..!!"


"Apaaa...astaga sekarang mereka ada di mana bi..?"


"Di rumah sakit xxx"


"Baiklah aku kesana tolong jaga si kwmbar ya Bi"


<<<<"Davin kau darimana saja kenapa lama sekali..??". tanya Gina risau"Aku... menenangkan diri mom..""Sudah sekarang. fokus pada Manda jangan bagi fokusmu untuk hal yang tidak penting hanya Manda dan si kembar prioritas utama mu saat ini kau harus ingat itu Son""Iya mom aku tau"Davin mendekati ranjang Manda dan mendudukkan tubuhnya di dekat ranjang menciumi serta membelai lembut kepala istrinya."Cepatlah sadar sayang,aku merindukanmu, anak-anak merindukanmu,jangan buat aku gila sayang ku mohon,,,kami mencintai mu sayang bangunlah"Tiiiit.......


"Davin kau darimana saja kenapa lama sekali..??". tanya Gina risau


"Aku... menenangkan diri mom.."


"Sudah sekarang. fokus pada Manda jangan bagi fokusmu untuk hal yang tidak penting hanya Manda dan si kembar prioritas utama mu saat ini kau harus ingat itu Son"


"Iya mom aku tau"


Davin mendekati ranjang Manda dan mendudukkan tubuhnya di dekat ranjang menciumi serta membelai lembut kepala istrinya.


"Cepatlah sadar sayang,aku merindukanmu, anak-anak merindukanmu,jangan buat aku gila sayang ku mohon,,,kami mencintai mu sayang bangunlah"


Tiiiit.......

__ADS_1


__ADS_2