
Seorang pria tampan tengah duduk di kursi kebesarannya dan tengah mendengarkan laporan dari sang asisten nya yaitu Ronald
"Bagaimana tuan apa anda akan menemuinya..?"
" Aku rasa aku akan menemui bajingan itu Ron kau aturkan waktunya ya"
"Baik tuan segera saya aturkan ..!"
"Baiklah kau boleh pergi"
"Baik tuan permisi"
__ADS_1
Keenan Hutson adalah teman sekaligus sahabat kecil dari Davin semenjak mereka duduk di bangku sekolah menengah atas sampai sekarang tapi ketika mereka menginjak ke university Keenan memilik kuliah di luar negri dan menetap di negara M hingga ketika mendengar Davin akan menikah barulah dia kembali ke negara ini untuk menjalankan bisnis nya sendiri tanpa embel-embel nama keluarga nya.
"Davin.. Davin aku tidak menyangka kau akan segera memiliki anak huh rasanya tidak sabar untuk bertemu si bajingan itu haha"
Davin,Keenan ,dan Damien dulunya adalah sahabat baik hingga ketika mereka dewasa dan memiliki usaha masing-masing tepatnya Damien merasa Davin adalah ancaman terbesar bagi jalannya sedangkan Keenan dia hanya netral saja tidak membela sana sini jika memang itu baik maka dia akan baik pula tapi jika sudah di luar batas maka akan dia tinggal tanpa pikir panjang lagi.
Di suatu tempat ada tiga pemuda berseragam sekolah tengah duduk-duduk santai sambil sesekali bersenda gurau
Ketiganya adalah sahabat baik,Davin adalah siswa terpandang, terkeren,dan tampan tentunya banyak gadis yang ingin dekat dengan nya tapi selalu saja dia tolak dengan sikap dinginnya begitu juga dengan Keenan,Keenan juga siswa yang pintar,tampan,kaya,dan berprestasi sama halnya dengan Davin yang sebelas duabelas sifatnya hanya saja jika dia menolak gadis dia lebih memilih untuk menjelaskan tentang perasaan nya bukan dengan sikap dinginnya,tapi berbeda dengan Damien yang selalu bergonta ganti wanita hingga rela melempar harapan pada para gadis muda itu sungguh jiwa playboy yang menyebalkan.
__ADS_1
Tahun bergi hingga saat perpisahan dan mereka harus berpisah lebih tepatnya Keenan yang lebih memilih kuliah di university luar negeri dan meninggalkan kedua sahabatnya di negara kelahirannya.
"Kee kamu beneran mau kuliah di sana..??" tanya Damien pada Keenan
"Yes Dam aku udah mantep pengin coba kehidupan luar dengan usaha ku sendiri tanpa embel-embel keluarga"
"Kita bakal kangen sama kamu tapi kita dukung yang terbaik buat mu tapi jangan pernah lupain kita dan sering-sering berkunjung ke sini kumpul-kumpul ngulang masa-masa kita dulu oke..!" terang Davin yang tak kalah semangatnya memberi masukan pada Keenan
"Pastinya lah semoga suatu saat kita bisa kumpul bareng lagi "
Pada saat mereka lulus kuliah dan memulai merintis bisnis masing-masing di awal-awal mereka masih kompak dan solid,sering bertukar pikiran,kadang curhat masalah usaha masing-masing bahkan tentang wanita sekalipun tidak mereka tutup-tutupi sampai akhirnya Keenan mendengar kedua sahabatnya saling berselisih satu sama lain dan di situlah Keenan harus berada di tengah-tengah mereka mencoba adil dalam segala tindakan nya.
__ADS_1
Davin tidak pernah sekalipun membahas tentang Damien yang selalu saja membuat onar dengannya justru malah sebaliknya Damien terus saja membahas Davin yang selalu saja memenangkan tender proyek yang di incarnya hingga Keenan memutuskan untuk mendamaikan mereka berdua tapi hasilnya nol lebih tepatnya damienlah yang menjauh dari mereka dan memilih memusuhi Keenan dan Davin.
Keenan tidak mau ambil pusing toh dia juga tidak pernah merasa berbuat salah padanya maka jika di pertemukan dia lebih memilih bersikap seperti biasanya tanpa peduli perselisihan di antara kedua sahabatnya itu.