
Hari berganti hari Minggu berganti Minggu dan bulanpun berganti bulan tak terasa kini usia kandungan Manda sudah memasuki bulan ke 7,kedua calon orang tua baru itu sudah sangat tidak sabar menanti kan kehadiran buah cinta mereka.
Seperti pagi ini Davin dan Manda tengah sarapan berdua sedangkan Cate dan Erica sudah kembali ke rumah mereka karena tidak enak dengan keluarga Davin dan ingin Davin dan Manda memiliki qualiti time yang lebih
"Sayang nanti kamu ke kantor ya antar makan siangku dan ini kamu pakai apapun yang terjadi jangan pernah di lepas karena demi keamanan mu dan calon buah hati kita kamu paham hm.."
"Iya aku paham sayang, terimakasih cantik sekali "
"Kau suka sayang..?"
"Hmm aku suka"
"Baiklah aku pamit ya ke kantor kau jangan terlalu lelah istirahat saja ingat ada nyawa yang harus kau pikirkan"
"Iya sayang oh ya besok jadwal USG ku jangan lupa ya"
" Iya sayang besok kita USG karena selama ini kita belum pernah sekalipun periksa ke dokter kandungan aku juga khawatir "
"Ya sudah hati-hati di jalan jaga hati jaga mata "
"Iya sayang pasti love you honey"
"Love You more honey"
Mobil yang membawa Davin telah menjauh dari pandangan nya dab Manda kembali memasuki mansion Davin menuju kamarnya karena jujur dia lelah dan badanpun terasa remuk sakit semua jadi Manda memutuskan untuk beristirahat sebentar sebelum ke kantor suaminya.
Tak terasa jam makan siang tiba kini Manda sudah berada di ruangan Davin dan meninggu sang suami selesai rapat
DI LOBY KANTOR>>>>>>>
"Permisi apa Davin ada di ruangannya..?"
__ADS_1
"Maaf apa nona sudah membuat janji..?"
"Sudah "
" Baiklah ,tuan Davin baru saja selesai rapat dan sedang di ruangannya silahkan nona"
"Hm"
Amber berjalan dengan angkuh menuju ruangan Davin
setelah sampai di depan pintu ruangan Davin Amber Langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dan membuat dua orang yang ada di dalam terkejut
"Davin..apa yang. kau lakukan dengan perempuan udik ini..?"
"Keluar" sahut Davin dengan nada dingin dan tegas
"Davin tolong beri aku kesempatan sekali saja "
"Keluar"
"Siapa aku tidak penting yang penting kau tinggalkan Davin karena dia tidak pantas untuk perempuan udik seperti mu"
"Oh.. sepertinya aku mencium bau-bau bibit pelakor di sini,ya kan sayang..?"
"Iya sayangku" jawab Davin lembut dengan mengecup sekilas bibir manis Manda yang membuat Amber kepanasan pastinya
Lama Amber terdiam karena cemburu di hatinya yang membara hingga ingin sekali rasanya dia mencabik Manda saat ini juga
"Davin aku mohon beri satu kesempatan lagi untuk ku"
"PERGI" bentak Davin membuat nyali Amber menciut
__ADS_1
Setelah kejadian tak mengenakan di kantor tadi Manda dan Davin memutuskan untuk pulang karena suasana hati Manda memburuk dan Davin tidak mau jadi pelampiasan nya nanti.
Sesampainya di rumah Manda beristirahat di kamarnya begitu juga dengan Davin yang selalu setia menemani Manda.
PAGINYA...>>>>>>>
"Sayang sudah siap..?"
"Sudah,ayok"
Setelah hampir satu jam perjalanan menuju rumah sakit kini keduanya sampai di rumah sakit dan langsung menemui poli kandungan untuk melakukan USG untuk pertama kalinya.
"Selamat pagi tuan, nyonya silahkan duduk"
"Terimakasih"
"Baik ada yang bisa saya bantu tuan nyonya??"
"Begini dok saya dan juga istri saya ingin melakukan USG untuk memastikan dan mengetahui tumbuh kembang janin kami "
"Baiklah mari ikut saya "
Manda dan Davin mengikuti dokter tersebut,Manda di minta untuk berbaring di atas tempat tidur pasien setelah itu perut Manda di beri gel khusus untuk USG
"Baik tuan nyonya anda bisa melihat di layar monitor itu,selamat tuan nyonya bayi anda twin dan aemuanya baik-baik saja mungkin karena faktor dari ibunya yang menjaga pola makan nya serta menjaga kesehatan nya jadi tumbuh kembang janinnya juga sangat bagus semuanya normal tanpa kurang suatu apapun."
"Benarkah dok twin akhhhh yesss... terimakasih sayang "
"Iya sayang aku juga bahagia ternyata anak kita ada dua di sini" ucap Manda haru sambil mengusap perutnya yang berisikan dua anaknya
"Dok apa kami masih bisa berhubungan intim selama masa kehamilan ini..?"
__ADS_1