AKU BUKAN MAFIA..!!!

AKU BUKAN MAFIA..!!!
Part # 83 Kontraksi


__ADS_3

Tak terasa kini usia kandungan Manda sudah memasuki waktu lahiran hanya tinggal menunggu harinya saja.


"Sayang kamu gak tidur,emang belum ngantuk apa..?" tanya Davin ketika masuk ke kamar dan mendapati Manda masih terjaga.


"Hubby aku belum ngantuk "jawab Manda


"Hmm..apa yang lagi kamu pikirin hm..?"


"Im horny sayang"


Davin yang mendengar itu langsung menoleh ke arah Manda raut wajah nya tersirat kemenangan hahaha bisa an lu bang....


"Kau yakin sayang..?"tanya dav8n memastikan


"Hm"Manda mengangguk mantap.


"As you wish honey, don't say me to stop ok honey..?"


"Yes Hubby"


Mendapat lampu hijau dari Manda, Davin langsung melancarkan aksinya dari ciuman ringan ke ciuman yang menuntut setelah itu tangan nakal Davin mulai melucuti pakaiannya dan pakaian Manda,di ciumi setiap jengkal tubuh Manda yang membuat sang pemilik tubuh menggelinjang kegelian dan ehemm nikmat lah klau kata mereka.


Setelah puas bermain di atas kini saatnya terong berurat melancarkan peredaran penjajahan nya di sekitar rawa berumput hitam ...aduh sapa matiin AC kenapa panas sekali sih ...


Skip...


Skip...


Kegiatan ranjang bergoyang kini telah selesai hanya 2 ronde karena mengingat bahwa Manda kini tengah hamil besar dan sebentar lagi akan melahirkan jadi jatah yang biasanya 5 ronde kini hanya 2 ronde saja.


Kini mereka tengah tertidur karena memang hari sudah larut dan sudah menunjukan waktu pukul 2tengah malam .


Selang setengah jam kemudian Manda menggeliat tak tenang karena perutnya sedikit mulas-mulas nyeri dan semakin kesini semakin sakit kemudian Manda bangun karena rasa sakitnya semakin sering mau tidak mau Manda membangunkan Davin.

__ADS_1


"Hubby..ssshhh...bangun hubby..!!"


Davin menggeliat merasa terusik namun masih memejamkan matanya.


"Hubby akhh sshh..bangun "


Davin langsung terbangun mendengar rintihan Manda


"Sayang kamu kenapa..?"


"Akhh aku kontraksi cepat ambilkan pakaian ku ssshhh.."


"Baiklah" Davin bergegas menuju lemari pakaian mereka kemudian mengambilkan pakaian Manda yang simple yaitu dress tidur khusus wanita hamil seperti daster namun lebih mewah.


Davin mulai memakaikan pakaian pada Manda Manda lwbih dulu kemudian dia memakai pakaian nya sendiri setelah itu Davin mulai menuntun Manda keluar kamar menuju mobil tak lupa Davin menghubungi Keenan dan Albert bahwa Manda akan melahirkan.


Sekitar 30 menit perjalanan akhirnya Davin sampai di rumah sakit,tak butuh waktu lama Manda sudah di bawa m nuju ruang bersalin tak lupa Davin ikut masuk kedalam dan menemani istrinya untuk melahirkan.


Di ruang bersalin>>>>>


"Sayang kamu pasti bisa,ayo jangan menyerah demi aku dan anak-anak kita ya" ujar Davin menyemangati Manda


"Hubby..jika nanti kau di hadapkan dua pilihan antara aku dan anak-anak maka pilihlah anak-anak agar aku bisa bahagia karena pengorbanan ku"


"Kau bicara apa hah..tidak ada pilihan dan tidak akan ada masalah yang terjadi..kau dan anak-anak akan baik-baik saja percayalah"


"Aku mencintaimu hubby"


"Aku juga mencintaimu sayang,jadi bertahan dan berjuang lah untuk kami"


Setelah sekitar 10 menit sang dokter mengintruksikan kepada Manda jika merasa ada dorongan maka mengejan karena bukaan sudah lengkap.


"Ayo nyonya jika sudah merasakan dorongan dari si kecil maka mengejanlah "

__ADS_1


"Akhhhhhhhhh"


1 kali 2 kali 3 kali dan


Oekkk...


Oekkk...


Oekkk...


"Selamat tuan nyonya bayinya laki-laki "


"Syukurlah sayang terimakasih" ucap Davin sambil menciumi istrinya


"Dok saya kontraksi lagi akhh"


"Ayo nyonya dorong..sebentar lagi nyonya..iya nyonya sudah terlihat kepalanya..dorong lagi nyonya.." dan....


Oekkk...


Oekkk...


Oekkk...


"Selamat tuan,nyonya si bungsu laki-laki"


"Terimakasih sayang terimakasih banyak,hiks...aku mencintaimu sayang sungguh sangat mencintai mu"


"Sama-sama sayang"


Di luar ruang bersalin nampak keempat pasang pasutri itu tengah harap-harap cemas menanti kehadiran ponakan mereka lagi serta menantikan kabar Manda juga.


Tak berapa lama terdengar suara tangis bayi dari dalam ruang bersalin dan itu membuat keempat orang dewasa itu bersorak kegirangan.

__ADS_1


__ADS_2