AKU BUKAN MAFIA..!!!

AKU BUKAN MAFIA..!!!
Part # 55 Terluka


__ADS_3

Setelah insiden paket menjijikkan itu sekejap semua orang yang berada di sana akhirnya memilih menyudahi acara Barbeque nya.


"Vin sebenarnya siapa yang ngirim paket menjijikkan itu..?" tanya Keenan pada Davin yang tengah duduk di ruang kerjanya.


"Aku juga tidak tau Kee,yang jelas pasti sekarang kondisi istriku sangat shock bayangkan saja isi paket itu kau tau sendiri kan apa isinya.aku saja mual jika membayangkan nya " gerutu Davin sambil meremas kertas yang ada di atas meja kerjanya.


"Sudahlah akan ku bantu sebisaku supaya orang yang telah meneror kalian segera tertangkap aku juga kasian dengan kondisi istrimu" sahut Keenan bersimpati


Obrolan mereka masih berlanjut dan hanya mereka yang tau.


DI KAMAR ..........


"Manda kau baik-baik saja kan..?" tanya Cate lembut


Manda hanya menjawab anggukan kecil karena masih terbayang isi paket menjijikkan itu..ya isinya adalah lidah,mata,jari tangan,yang sudah berulat dan sangat bau tapi karena di awetkan maka baunya tidak tercium jika tertutup.

__ADS_1


"Sudah sekarang kau istirahat saja pulihkan kondisi mu ingat kau punya anak-anak yang masih butuh perhatian mu dan juga suami yang harus kau urus jangan berlarut dalam renungan " ingatkan Erica pada Manda agar tak terlalu memikirkan hal yang tak penting.


"Iya kak terimakasih"


Hari terus berganti sudah seminggu sejak inside paket menjijikkan itu berlalu kini Manda juga sudah seperti biasa,hari ini dia akan ke kantor Davin untuk mengantarkan makan siangnya tentu juga ingin berduaan ntahlah sudah beberapa hari ini dia ingin selalu dekat dengan suaminya.


Sampai di depan gedung kantor suaminya Manda segera masuk dan menuju ke ruangan suaminya tapi ketika hampir sampai Manda menangkap tatapan tak suka dari salah satu karyawan Davin,hmmm Manda tak ingin ambil pusing dia teruskan langkahnya menuju ruangan suaminya setelah sampai dia buka tanpa mengetuk pintu lebih dulu kemudian dia kunci pintunya ntahlah iblis darimana yang merasukinya.


"Sayang.." rengek Manda


"Ih geli sayang jangan gitu..kangen " ucap Manda manja setelah itu matanya berkaca-kaca.


"Hey..hey..kenapa menangis ada yang sakit..apa kau terluka..?" tanya Davin lembut menenangkan Manda.


"Aku gak suka sama manager mu dia tadi melihatku dengan tatapan kebencian nya padahal aku kan tidak berbuat apa-apa hiks...huaaaaaaa " adu Manda pada Davin yang membuat Davin mengernyitkan dahi nya.

__ADS_1


"Hmm... sudahlah sayang jangan kau fikirkan,aku tidak akan pernah tergoda oleh mereka-mereka dan aku hanya akan tergoda olehmu saja sayang " ucap Davin dengan nada berat menahan sesuatu yang sudah tegak tapi bukan tiang bendera hahhaa.


Tanpa menunggu jawaban dari Manda Davin segera membawa Manda menuju kamar pribadi nya dan memulai olahraga ranjang bergoyang nya.


'Bayangin sendiri ya soalnya author gak kuat nulisnya belum apa-apa aja udah panas dingin haishhh'


Setelah usai dengan ranjang bergoyang nya Manda dan Davin kemudian membersihkan diri mereka setelah semua rapi Manda dan Davin keluar dari kamar pribadinya,Davin kembali menuju meja kerjanya sementara Manda menuju ke pantry karna ingin minum teh hangat buatan sendiri.awalnya di karang oleh Davin tapi namanya Manda jadi akhirnya Davin pasrah.


Sampai di pantry Manda segera membuat teh hangatnya dan juga kopi untuk suaminya,tepat setelah minuman itu jadi tiba-tiba dari arah belakang Manda di dorong dengan sedikit keras hingga punggungnya menabrak pinggiran meja.


"Akhhh sshhh awww..."ringis Manda menahan sakit di punggungnya.


"Oops...sorry gak sengaja tuh" ucap wanita yang mendorong Manda dengan santai,sepertinya perlu di beri pelajaran ya tuh cewe...


"Kamu..?"

__ADS_1


__ADS_2