
Davin kini telah sampai di mansion miliknya,segera dia turun dan membawa serta Manda dalam dekapannya
Davin terburu-buru karena mengkhawatirkan kondisi Manda yang sudah semakin pucat dan lemah sungguh sakit hatinya melihat wanitanya seperti ini
"BI may tolong buatkan teng hangat dan bawakan kompresan ke kamarku ya"
"Baik tuan "
Setelah beberapa saat Bi May kembali dengan pesanan yang di minta Davin tadi dan segwra meletakkannya di atas meja nakas dekat tempat tidur nya
"Bibi permisi tuan "
"Iya terimakasih bi May"
"Sama-sama tuan"
Kini Davin melwpas semua pakaian Manda sebwlum di periksa Alva nantinya ,dengan swgala kekuatan nya Davin memberanikan diri untuk menggantikan pakaian Manda tentunya dia harus berperang dengan setan dan malaikat dalam otaknya itu huh aungguh godaan yang luar biasa...
Tak berapa lama Davin selesai mengganti pakaian Manda tepat setelah itu Alva datang dan segera memeriksa keadaan Manda dengan seksama serta di awasi Davin tentunya.
"Bagaimana Va keadaan Manda..?"
"Keadaan Manda baik-baik saja hanya syok dan dehidrasi ringan dan.."
"Kenapa kau tak memberikan infus Va..?"
"Hey sabar aku belum selesai menjelaskan kamvret "
"Baiklah lanjutkan"
"Keadaan nya sudah baik-baik saja dan tidak perlu di infus karena kondisi ini wajar terjadi pada masa kehamilan trimester pertama tapi jangan biarkan dia melakukan hal-hal berat ataupun banyak pikiran karena dapat menggangu kesehatan janin yang masih berkembang "
__ADS_1
Deggg..!!!!
Seketika wajah dan tubuh Davin menegang mendengar berita gembira itu sungguh Davin sangat bahagia mendengarnya
"Apa jadi Mandaku hamil Ga..?"
"Iya dan jaga baik-baik kandungan nya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan"
"Sure, aku akan menjaganya dengan sepenuh hati Thanks Va "
"Ok aku pamit bye"
Setelah kepergian Alva kini di kamar itu hanya ada Davin dan Manda saja ,Davin sangat bahagia mendengar kabar kehamilan Manda
"Sayang terimakasih kau mau mengandung anakku, maafkan aku selalu menyusahkan mu tapi aku berjanji akan segera menikahi mu dan tak akan membiarkan mu melewati masa-masa emas itu sendirian aku mencintaimu Amanda "
Davin ikut berbaring dengan memeluk Manda posesif tanpa celah sedikitpun hmm.. benar-benar posesif
"Apa kalian berhasil menjalankan tugas yang kuberikan..?"
"Maaf nona tadinya jalan kami mulus sampai hampir saja kami mendapatkan gadis itu namun tiba-tiba datang sekelompok orang membantu serta menyerang kami nona "
"Bodoh... untuk apa aku membayar kalian mahal hah..dasar tidak becus..!!"
"Maafkan kami nona "
"Pergi sana aku muak melihat wajah kalian"
"Manda kali ini kau beruntung tapi tidak untuk nanti,kau akan ku lenyapkan hingga tak tersisa sedikitpun agar Davin kembali padaku hahahahahahahaha"
________________###__________________
__ADS_1
Sementara di Basecamp Albert tengah menjalankan tugas dari sang bos nya untuk mencaritahu dalang di balik penyerangan terhadap Manda nya
"Bagaimana Al apa kau menemukan sesuatu?" tanya Ferry mendekat kepada Albert
"Shut up jangan ganggu"
"Dasar kutub Utara nyebelin huh"
"Haisshh..kenapa aku harus bekerja dengan manusia seperti mereka,oh tuhan apa salahku di masa lalu hingga kau pertemukan aku dengan manusia seperti mereka sungguh huh..." Gumam Albert sambil memijat pelipisnya yang terasa nyut-nyutan
***Mansion Davin***
"Hallo selamat malam "
"Iya malam kenapa ponsel Manda sama anda ya ?"
"Oh Manda di rumah saya nona dan dia baik-baik saja "
"Oh syukur lah kalau begitu apa Manda ada di situ kalau boleh saya ingin bicara dengan nya"
"Maaf sebelumnya nona Manda nya sedang istirahat karena kelelahan "
"O.. baiklah sampaikan pada Manda suruh menghubungi kami besok jika sudah senggang ya tuan dan terimakasih sudah menjaga adik kami "
"Tidak masalah nona sudah jadi kewajiban saya menjaganya"
"Hah.. maksud nya kewajiban bagaimana tuan..?"
"Kewajiban saya karena saya juga harus bertanggung jawab atas kehamilan Manda "
Jeduarrrr.....
__ADS_1