
DI RUMAH MAKAN>>>>>>>>>>
Rica dan Albert telah selesai makan siang dan kini keduanya hanya diam saling melirik.huh ngomong kek jangan diem-diem bae....
"Ekhmm..Rica apa kamu sudah punya kekasih..?"
"Uhukk..uhukk"
"Hey santai aku tidak minta punyamu"
"Ah..ti-tidak tuan ekhmm bu-bukan itu "
"Jadi..?"
"S-saya masih single tuan"
"Yessa.."
"Tuan kenapa ..?"
"Ah tidak apa-apa hanya bahagia saja"
"Hah.. bahagia kenapa tuan..?"
"Karena kamu masih single"
"Hah..apa urusannya dengan saya masih single tuan..?"
"Karena kamu masih single apa kamu mau jadi kekasih saya nona Erica..?"
Erica hanya bisa melongo dan mencerna setiap kata yang keluar dari mulut Albert..apa aku tidak salah dengar...
"Erica,aku butuh jawaban"
__ADS_1
"Ah..apa anda serius tuan..?"
"Sangat serius apa kamu lihat saya orangnya suka bermain-main..?"
"Ti-tidak tuan,ehmm..sa-saya mau tuan"
"Benarkah kamu serius..?"
"Iya tuan,saya juga suka dengan anda sebenarnya"
"Yessaa... terimakasih Erica sayang"
Merek berdua resmi jadian ya pemirsa .....
Sementara di tempat lain Cate tengah galau apa yang harus dia berikan sebagai jawaban atas lamaran Keenan kemarin,,...
"Apa aku terima saja ya karena dia memang laki-laki baik hmm "
Keesokan paginya Cate menemani Erica ke toko perhiasan untuk membeli cincin pertunangan untuk Erica dan Albert,ya setelah jadian mereka tidak ingin berlama-lama pacaran jadi ingin secepatnya meresmikan hubungan nya.
"Ka Cate yang ini bagus tidak..?"
"Bagus kok sesuai selera mu loh"
"Kaka bisa aja"
"Hahaha sudah ambil yang ini saja,..Kaka mau lihat-lihat dulu ya"
"Ok"
Saat Cate tengah asik melihat-lihat cincin di etalase tiba-tiba Cate menabrak seseorang sontak keduanya saling tatap dan begitu tatapan mereka bertemu Cate terkejut dengan apa yang ia lihat.
__ADS_1
Keenan tengah bersama seorang wanita cantik di toko perhiasan ada apa sebenarnya..
"Ma-maaf saya tidak sengaja tuan" ucap Cate mencoba tegar
"Nona bisakah anda hati-hati,sayang kamu tidak apa-apa kan? "ucap perempuan yang bersama Keenan .
"Iya maafkan saya permisi" Cate berlalu meninggalkan mereka berdua dan menuju Erica
Sakit...itu yang tengah Cate rasakan saat ini begitu dia ingin membuka hati tapi sudah lebih dulu di sakiti kenapa nasibnya begitu menyedihkan.
Keenan hanya bisa memandang sendu pujaan hatinya sungguh dia tak tega melihat nya seperti itu raut kekecewaan terlihat jelas di wajahnya yang cantik,bodoh kau Keenan
"Aku ingin ke toilet" ucap Keenan pada wanita di sebelahnya
"Baiklah sayang jangan lama-lama"
Keenan mengejar Cate d Ngan tergesa-gesa untuk memberikan penjelasan kepada nya.
"Cate.. Cate tunggu sebentar.. dengarkan penjelasan ku " ujar Keenan memwgang tangan Cate dan membawanya kedalam rengkuhannya.
Cate hanya bisa terisak dalam diamnya serta memukul dada Keenan sungguh bodohnya kau Cate telah membuka hatimu untuk lelaki seperti Keenan.
"LEPAS..."
"Cate dengarkan aku kumohon"
"Lepaskan aku tuan Keenan yang terhormat"
"Cate ini tidak seperti yang kau lihat"
"Aku benc-.."
Belum selesai Cate berucap bibirnya sudah di bungkam oleh bibir Keenan , awalnya Cate memberontak namun lama kelamaan perlawanan Cate melemah di rasa tak ada perlawanan Keenan melanjutkan jadi luma*tan dan semakin memperdalam ciumannya hingga di rasa nafas keduanya hampir habis barulah ciuman di akhiri.
__ADS_1
"Aku mencintaimu Cate sungguh tak ada niat sedikitpun untukku menyakiti mu,ini tak seperti yang kau lihat sayang..aku terpaksa menerima perjodohan ini karena orangtuaku mengancam akan mengasingkan adikku satu-satunya..kau tau Kendrick kan dialah adiku satu-satunya,aku sedang memikirkan cara bagaimana mengatasi masalah ini sayang kau jangan salah paham ya..? jelas Keenan panjang lebar
"Aku..aku juga mencintaimu Keenan"