AKU BUKAN MAFIA..!!!

AKU BUKAN MAFIA..!!!
Part #14. Salah Paham


__ADS_3

**Di kediaman Davin**


Tokk...tok..tok..


Davin yang semula masih berbaring dengan Manda yang masih memejamkan matanya terpaksa beranjak untuk membukakan pintu


"Ada apa..?". tanya Davin pada pelayan


"Maaf tuan ada nona Amber di luar"


"Untuk apa dia datang lagi suruh penjaga menyeretnya pergi dan jangan sampai dia datang lagi kau paham..?"


"Paham tuan,kalau begitu saya permisi"


Setelah pelayan pergi Davin pun masuk kembali dan membaringkan tubuhnya di sebelah Manda dwngan posesif memeluknya erat seakan takut wanitanya akan pergi jauh darinya.


"Arggghhhhh...sial..sial..sial Davin kenapa kau tega mengusir ku padahal niatku ingin kembali padamu Davin arggghhhhh ini tidak bisa di biarkan aku harus menemui nya di kantor besok ya itu harus"


Amber adalah salah satu dari anak rekan bisnis Davin yang sengaja di jadikan umpan untuk m njerat Davin agar mau menggelontorkan suntikan dana dan agar perusahaan tertentu bisa lebih maju lagi


Tapi Davin tidak meliriknya sama sekali sudah berulangkali Amber bolak balik ke kantornya tapi berkali-kali pula pulang dengan wajah masam


********************


Cate kini tengah melayani pelanggannya,jam istirahat pun tiba kini Cate tengah beristirahat dan menikmati makan siangnya di taman dekat restoran tempat nya bekerja


"Permisi..boleh saya bergabung nona..??" sapa seorang pria asing mendekat


"Oh..boleh silahkan "


"Emm..nona sendirian saja..?" tanya pria itu lagi dengan ramah


"Ah.. iya kalau anda sendiri sedang apa kenapa sendirian..?"

__ADS_1


"Oh saya sedang melarikan diri "


"Uhuk..uhuk.."


"Hey nona tak apa..?" kata pria itu sambil menepuk-nepuk punggung Cate


"Ah..tidak apa-apa terimakasih"


Kembali suasana menjadi hening.............


"Nona..?"


"Iya ada yanag bisa saya bantu ..?"


"Em sebenarnya saya sedang di kejar wanita gila dan jika saya tertangkap saya akan langsung di bawa untuk dinikahi bisakah nona membantu saya sekali ini saja nona "


"Hah..??" Cate begitu terkejut mendengarnya sekaligus geli karena masih ada wanita seperti itu


"Thanks God..nona cukup berakting menjadi kekasih saya saja "


"Ah..tidak ada cara lainkah..?"


"Tidak nona karena jika wanita itu tau saya memiliki kekasih maka dia akan mundur"


"Aduhhh...ya sudahlah tidak apa-apa"


"Keenan,panggil saya Keenan saja"


"Ah..Cate,saya Cate "


"Baiklah boleh saya minta nomor ponsel mu jika suatu saat dalam keadaan darurat "


"Hah..ba..baiklah boleh"

__ADS_1


Setelah bertukar nomor kini keduanya kembali pada aktivitas nya masing-masing tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat mereka berdua


"Siapa lelaki itu apakah kekasih Cate..??"


"Arghh sial aku keduluan tidak sebelum mereka naik ke altar aku harus mendapatkan Cate ya harus itu.."


__________________________*******_______________


"Sayang bangun sudah siang.."


"Enghh,jam berapa..?"


"Jam 11 sayang"


"Apaaa...astaga kenapa aku seperti kebo begini"


"Hey kau itu kelelahan sayang jadi tidak masalah,ayo sekarang mandi dulu habis itu kita makan"


"Davin kau belum makan..?"


"Belum Manda sayang aku menunggumu "


Plakkkk....sebuah pukulan ringan m ndarat di lengan Davin


"Astaga kenapa menunggu kebo bangun,kau bisa makan dulu Davin sayang"


"Ahahaha...kau itu lucu sekali sayang ,sudah sana mandi atau mau aku mandikan hmm"


"Ishhh mandi sendiri saja nanti kalau kau mandikan itu bukan sekedar mandi biasa jadinya huh"


Manda melangkah menuju kamar mandi dengan mendengus kesal karena Davin menggoda nya terus


Sedangkan Davin hanya tertawa melihat tingkah Manda yang begitu menggemaskan oh sudah tidak sabar dia seperti ini selamanya....

__ADS_1


__ADS_2