
Davin dan kedua anaknya tengah asik bermain di kamar
tiba-tiba kedua anaknya menangis kencang tanpa sebab dan itu membuat Davin kalang kabut .
"Hey sayang Dady kenapa nangis,ada semut atau ada yang sakit sayang..?" Davi. terus bingung karena anaknya kini menangis seakan mencari sesuatu
CEKLEK...
Pintu kamar terbuka dan masuklah sang Dady yautu Leo mendekati dan mengangkat Alexa yang tengah menangis sementara Alex sudah ada di gendongan Davin .
"Boy ini kenapa kok bisa nangis dua-duanya kau apakan..?" tanya Leo curiga pada Davin
"Astaga dad..aku juga tak tau tadi kami sedang asik bermain dan tiba-tiba mereka berdua menangis seperti ini dan anehnya mereka seperti sedang mencari sesuatu " jelas Davin pada Leo agar tak di curigai lagi
"Ok lah lebih baik kita ajak mereka ke taman bunga saja melihat kupu-kupu "
"Baiklah dad ayo"
"Dokter tolong selamatkan menantu saya dok tolong hiks..."
"Sabar nyonya berdoalah agar pasien di beri lindungan dan keselamatan olehnya kami sebagai petugas medis hanya sebagai perantara nya"
"Tolong lakukan yang terbaik untuk menyelamatkan menantuku dok "
"Baiklah nyonya akan kami usahakan semampu kami "
Dokter segera memasuki ruang operasi untuk melakukan tindakan pada Manda yang tengah terbaring lemah tak sadarkan diri dan bersimbah darah di sekujur tubuhnya.
__ADS_1
"Ya Tuhan selamatkan lah menantuku "
Tak berapa lama Gina menghubungi orang rumah untuk mengabarkan keadaan yang terjadi saat ini.
Davin dan Leo kini berada di taman belakang bersama kedua anak kembarnya sementara dari dalam rumah bi May berlari terbirit-birit dengan uraian air mata menghampiri mereka berdua
"Tuannnnn...tuannnnnnn"
"Bi May ada apa kenapa panik sekali ..?" tanya Davin yang melihat pelayannya dengan kondisi kacau
"Tuan...hiks...nyonya muda tuan hiks..."
Mendengar nama Manda di sebut seketika tubuh Davin menegabg sempurna
"Nyonya muda di tabrak mobil tuan dan sekarang ada di rumah sakit "
DEGG......PYARRRRR....
Hancur..hanya katav itu yang bisa mendeskripsikan perasaan nya saat ini.
"A-Apa...bibi jangan bercanda ya ini tidak lucu sama sekali"
"Bi May katakan bahwa ini tidak benar" tekan Leo yang sedari tadi mendengar kan
"Benar tuan besar saya baru dapat kabar dari nyonya besar tadi karena tuan dan tuan muda tidak bisa di hubungi"
"Astaga...dad Manda dad hiks.."
__ADS_1
"Sudah boy sebaiknya kita ke rumah sakit sekarang,bi tolong jaga cucuku ya "
"Baik tuan besar"
Mereka berdua kini telah berada di perjalanan menuju rumah sakit dengan perasaan panik,kacau Davin terus saja menyesali keputusannya membiarkan Manda pergi tanpa pengawalan sungguh dia sangat menyesal sekarang.
Akhirnya mereka berdua sampai di rumah sakit tanpa pikir panjang Davin langsung berlari menuju ruangan dimana Manda berada saat ini.
Dengan langkah terburu-buru akhirnya Davin sampai di rruang operasi dan melihat sang momy tengah tertunduk dengan air mata yang membanjiri kedua matanya.
"Mom..!"
Gina menoleh dan melihat Davi. berada di hadapannya seketika ia langsung merangkul Davin dan menumpahkan air matanya dengan histeris
"Davin...maafkan momy nak maafkan momy...."
"Mom ada apa sebenarnya..?"
"Manda menyelamatkan momy dari mobil yang hendak menabrak kami nak ..maafkan momy hiks..."
"Mom..bangun mom ..momy.."
Tak lama dokter pun keluar dan menghampiri Davi. beserta Gina dan Leo yang tengah memeluk Gina yang tak sadarkan diri
"Dokter bagaimana keadaan istri saya dok"
"Maaf tuan..nyonya Manda mengalami koma karena benturan di kepalanya yang menyebabkan tersumbatnya aliran darah sehingga membuat otak mengalami penurunan kinerja nya "
__ADS_1
"Apaaa ...??"