Aku Bukan Pilihan

Aku Bukan Pilihan
BAB 28


__ADS_3

"Terimakasih atas kedatangan tuan Jakob di perusahaan kami. Saya harap setelah ini perusahaan SA dan perusahaan yang dipimpin tuan Jacob benar-benar terjalin kerja sama yang saling menguntungkan," ucap Sunny seraya menjabat tangan tuan Jacob.


"Sama-sama, tuan Sunny! Tentu saja kami akan meneruskan pembicaraan kita tadi dalam bentuk kerja sama. Dalam satu minggu ini, kami akan menyiapkan bentuk dokumen kerja sama antara perusahaan saya dengan perusahaan SA. Jadi proyek besar ini akan kami percaya kan pada perusahaan SA untuk menggarap nya," kata tuan Jacob.


"Terimakasih, tuan Jacob! Saya benar-benar tidak menyangka jika perusahaan SA akan memenangkan proyek sebesar ini untuk menggarap nya. Mohon bimbingan nya jika dalam pelaksanaan proyek nanti kami mengalami kendala atau semacamnya," ucap Sunny.


"Hahaha, jangan pesimis dan merendahkan diri, tuan Sunny!! Kemampuan dan sumber daya serta sumber tenaga kerja di perusahaan SA cukup diacungi jempol. Orang-orang saya sudah mensurvei nya kalau kemampuan tenaga kerja dan karyawan perusahaan SA tidak diragukan lagi untuk mengelola proyek besar itu. Makanya perusahaan saya mempercayai proyek besar ini pada perusahaan SA," urai tuan Jacob.


"Semoga perusahaan SA tidak mengecewakan saat melaksanakan dan menjalankan proyek itu, tuan Jacob," sahut Sunny.


"Hahaha semoga, tuan Sunny! Lain waktu kita lanjutkan lagi pembicaraan kita. Dan mungkin juga saya akan mengajak tuan Sunny sekedar minum kopi bersama, supaya kita lebih akrab satu dengan yang lain," kata tuan Jacob.


"Tentu saja, tuan Jacob!" ucap Sunny akhirnya.


Tuan Jacob dengan perawakan tinggi besar dengan wajahnya yang lebih dominan menunjukkan orang barat. Tuan Jacob ini pemilik perusahaan asing yang akan menyerahkan proyek besar itu pada perusahaan SA dari beberapa perusahaan yang mengajukan bentuk kerjasama melalui proposal. Perusahaan SA memang dikenal oleh beberapa perusahaan konstruksi selalu menawarkan biaya produksi yang minim namun dengan bahan material yang berkualitas tinggi. Namun bukan berarti perusahaan SA memberikan upah tenaga kerja di lapangan rendah. Namun Sunny sendiri berusaha mendapatkan keuntungan yang tidak terlalu tinggi supaya pihak yang menggunakan jasa dari perusahaan nya sama-sama merasa puas.


"Sebagai tanda terimakasih kami khusus nya untuk tuan Sunny, saya akan mengirimkan sedikit bingkisan pada tuan Sunny. Sore nanti bingkisan yang tidak seberapa nilainya itu akan sampai di rumah kediaman, tuan Sunny!!" kata tuan Jacob di akhir mereka berpisah.


Tuan Sunny sengaja mengantarkan tuan Jacob yang didampingi oleh orang kepercayaan nya di parkiran.


"Lho!? Kenapa sangat repot- repot sekali tuan Jacob! Padahal kita belum melakukan penandatanganan untuk kerjasama itu," sahut Sunny.


"Tidak masalah, tuan Sunny! Itu sebagai tanda jadi dan selain itu saya sangat tertarik dengan kepribadian tuan Sunny yang selalu menyambut kedatangan saya dengan ramah," ucap tuan Jacob.


Mobil mewah yang dikendarai tuan Jacob kini telah meluncur meninggalkan tempat parkiran di perusahaan SA. Kini Sunny kembali masuk ke dalam bersama dengan pak Robert.

__ADS_1


"Selamat, mas Sunny! Selama anda memimpin perusahaan ini sudah banyak investor dan juga perusahaan lain yang memakai jasa kita di. perusahaan SA yang bergerak di bidang konstruksi ini," ucap Pak Robert.


"Semuanya berkat Pak Robert juga. Selain itu, daddy lah yang sudah lebih dahulu menjaga kepercayaan bahwasanya perusahaan SA memang bisa dipercaya," sahut Sunny.


"Benar! Mas Sunny dan juga tuan Apollo benar-benar luar biasa kalau sudah memimpin perusahaan di bidang konstruksi ini," ucap Pak Robert.


"Sebenarnya aku lebih suka jika mengurus usaha hotel and resort ku. Tapi beruntung lah masih ada orang-orang yang bisa aku percaya kan untuk mengurus nya," kata Sunny.


"Saya yakin dan percaya jika mas Sunny bisa mengendalikan semua usaha dan bisnis yang sudah didirikan. Saya yakin itu," ucap Pak Robert.


"Semoga saja Pak Robert," kata Sunny. Pak Robert tersenyum saat melihat bahwasanya perusahaan SA semakin hari semakin berjaya dan bahkan mampu bersaing dengan perusahaan konstruksi yang sudah lebih dahulu berdiri dan berkembang.


*****


Di perusahaan Mark.


Dia sangat terkejut dengan berita besar itu.


"Yang saya dengar seperti itu, tuan Mark!? Ternyata perusahaan kita kalah dengan perusahaan SA. Padahal sejak dahulu perusahaan kita tidak pernah terkalahkan jika kita berusaha menargetkan proyek itu. Bahkan proyek ini sangat besar. Tentu saja jika perusahaan kita yang mendapatkan proyek itu, kita akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa," kata Rendra.


"Lalu, apa yang harus kita lakukan tuan Mark, supaya perusahaan kita lah yang memenangkan proyek besar itu?" tanya Rendra.


"Hem, kirim banyak hadiah pada tuan Jacob ke mansion nya. Dan jangan lupa, kirim wanita-wanita cantik, mulus produk dalam negeri untuk tuan Jacob. Aku sudah sangat tahu jika, tuan Jacob ini pun juga suka bermain wanita. Aku rasa tuan Jacob akan tertarik jika kita memberikan hadiah menarik seperti ini," kata tuan Mark.


"Hah? Anda yakin tuan Mark?" sahut Rendra.

__ADS_1


"Tentu saja! Sebelum perusahaan SA benar-benar menandatangani proyek ini, aku akan menggagalkan semua nya. Dan akan aku buat tuan Jacob membatalkan keputusan nya. Dia akan merubah keputusan nya untuk menyerahkan proyek besar itu pada perusahaan kita, Perusahaan Jaya Mark," kata tuan Mark.


"Hahaha," tuan Mark dan juga Rendra tertawa penuh kemenangan. Ke dua nya sangat yakin jika kali ini perusahaan Jaya Mark akan kembali memegang posisi di atas dari sekian perusahaan konstruksi lainnya.


Mark merogoh ponsel nya berusaha menghubungi tuan Jacob. Biasanya sejak. dahulu tuan Jacob selalu memberikan proyek besar itu pada perusahaan Jaya Mark. Namun kenapa tiba-tiba saja tuan Jacob mulai beralih ke permukaan SA. Mark segera membuat janji untuk bertemu dengan tuan Jacob.


"Belum diangkat oleh tuan Jacob! Rendra! Segera kirim semua hadiah-hadiahnya untuk tuan Jacob! Setelah ini, tuan Jacob pasti akan menghubungi ku setelah tiba di rumahnya sore nanti. Ini akan menjadi kejutan untuk tuan Jacob," ucap Mark dengan tersenyum.


***


"Begitu banyak hadiah yang dikirim ke kediaman ku. Semua dari tuan Mark? Hem, tuan Mark sangat paham seleraku," gumam tuan Jacob yang kini sudah tiba di mansion nya.


Asisten pribadi nya sudah membawa banyak hadiah-hadiah yang dikirim dari perusahaan Jaya Mark. Ditambah dua wanita cantik dengan berpakaian seksi telah berada di mansion tuan Mark. Mereka mengatakan bahwa mendapatkan perintah untuk memberikan servis yang menyenangkan untuk pemilik mansion itu. Asisten pribadi tuan Jacob masih belum memberikan ijin kedua wanita itu masuk menjumpai tuan Jacob sebelum diijinkan masuk ke dalam menemui tuan Jacob.


"Tuan Jacob!? Lalu bagaimana dengan dua wanita itu yang dikirim kan oleh tuan Mark pada anda, tuan?!" tanya asisten pribadi tuan Jacob.


"Hem, kali ini aku tidak bisa dipengaruhi dengan banyak hadiah ini. Apalagi ditambah dengan dua wanita cantik itu yang sengaja didatangkan untuk melayani ku. Kembalikan semuanya, dan sampaikan pada tuan Mark, bahwasanya aku tidak bisa disogok dengan banyak hadiah-hadiah seperti itu. Walaupun secara pribadi aku sangat menyukai nya," ucap tuan Jacob lalu meninggalkan asisten pribadi nya yang melongo saat mendengar keputusan dari tuan Jacob.


"Padahal semua hadiah ini sangat mahal dan mewah. Apalagi dua wanita itu," gumam asisten pribadi tuan Jacob.


*****


Di mansion tuan Mark.


"Apa? Tuan Jacob menolak semua hadiah-hadiah dariku?" ucap Mark yang mendengar berita dari Pak Robert.

__ADS_1


"Baiklah! Kalau begitu, besok kita pikirkan cara lagi supaya proyek itu, mau tidak mau bisa jatuh ke tangan kita, perusahaan Jaya Mark. Aku tidak rela jika proyek itu dimenangkan oleh perusahaan SA," kata Mark.


__ADS_2