Aku Bukan Pilihan

Aku Bukan Pilihan
BAB 38


__ADS_3

"Apa?? Mark masuk ke daftar salah satu mantan Viviana? Kurang ajar!? Badj djingan!? Kenapa pria badj djingan itu selalu saja mendahului aku ketika menjalin dengan seorang wanita. Apakah Mark juga orang pertama yang menjadi mantan pacar Viviana?" ucap Sunny dengan geram.


Emosinya Sunny sudah meledak-ledak. Pak Robert mulai menyalakan batang rokoknya supaya lebih rileks untuk bisa menyampaikan semua informasi tentang Viviana, kekasih Sunny sekarang ini.


"Non Viviana berhubungan dengan tuan Mark hanya sebentar saja, mas!? Mereka berhubungan hanya satu bulan saja setelah itu tidak ada komitmen lagi diantara keduanya. Mungkin saja, tuan Mark hanya menganggap non Viviana mainan saja dan tidak serius," kata pak Robert.


"Maksud kamu?" sahut Sunny.


"Selain mengelola perusahaan konstruktif, tuan Mark juga memiliki rumah produksi perfilman. Tuan Mark salah satu produser perfilman. Jadi saat itu non Viviana sedang menekuni dunianya di bidang model dan aktris. Jadi itulah sebabnya barang baru selalu ditawarkan pada tuan Mark supaya bisa cepat tenar dengan jalan instan," jelas pak Robert.


"Astaga! Ini gila pak Robert!? Apakah Mark juga orang pertama yang merasakan keperawanan Viviana seperti halnya Ayana dulu. Dasar pria brengsek! Kenapa dia selalu menjadi orang pertama yang menikmati dan merasakan kesucian dari wanita yang berhubungan dengan ku?" kata Sunny.


"Kalau soal itu, saya tidak tahu mas Sunny!? Mungkin non Viviana yang bisa menjelaskan semuanya pada mas Sunny," sahut pak Robert.


*****

__ADS_1


"Sunny, apakah kamu tahu kabar Ayana, mantan istri kamu? Jujur mommy rindu dengan Ayana," ucap nyonya Reta, mommy Sunny.


"Maaf, mommy! Saya tidak tahu kabar Ayana sekarang ini. Saya sibuk mommy! Jadi tidak ada waktu untuk mencari tahu kehidupan pribadi mantan istriku itu," sahut Sunny.


"Apakah kalau dengan pacar baru kamu, Viviana itu kamu tidak jadi sibuk? Bahkan mommy lihat, kamu sangat sering bersama dengan Viviana menghabiskan waktu luang mu dengan Viviana," kata nyonya Reta.


"Mommy!?" gumam Sunny.


"Apakah kamu lupa, saat kamu ingin menikahi Ayana? Bahkan kamu rela meninggalkan rumah ini dan juga meninggalkan kemewahan yang diberikan padamu oleh daddy kamu, hanya demi memperjuangkan Ayana? Tapi kenapa saat itu hanya masalah kecil saja kamu tiba-tiba menjadi membenci Ayana dan pada akhirnya kamu berpisah. Mommy sangat menyayangkan soal itu, Sunny!?" ucap nyonya Reta.


"Jujur, sampai sekarang mommy masih menganggap Ayana adalah menantu mommy. Bagi mommy, Ayana lah yang bisa membuat mommy senang. Mommy tidak suka Viviana! Maaf!" ucap nyonya Reta. Sunny mengerutkan dahinya mendengar ucapan mommy nya.


"Bisa menyenangkan kamu tapi tidak bagi mommy!? Mommy tetap tidak menyukai Viviana dari pertama kamu mengenalkannya pada mommy!?" kata nyonya Reta. Sunny diam dan kali ini dia tidak ingin berdebat dengan mommy nya.


"Baiklah, aku akan berusaha menghubungi Ayana supaya bisa menjumpai mommy di rumah ini," ucap Sunny akhirnya.

__ADS_1


"Benarkah?" sahut nyonya Reta.


"Iya, mommy!? Tapi aku tidak janji jika Ayana mau datang ke rumah ini!?" ucap Sunny.


"Kenapa?!" tanya nyonya Reta.


"Karena Ayana baru satu bulan ini menikah dengan Mark! Dan juga Ayana selama lima tahun yang lalu sudah melahirkan anak Mark. Bahkan anaknya sudah berusia lima tahunan, mommy!?" cerita Sunny. Nyonya Reta menyipitkan bola matanya.


"Sunny!? Apakah kamu tidak curiga bahwasanya anak yang dilahirkan Ayana adalah anak kamu? Jika Ayana hamil anak Mark, kenapa mereka baru menikah sekarang ini?" sahut nyonya Reta.


"Dia bukan anakku mommy!? Dia anak dari Mark!? Waktu itu Mark sudah menculik dan menyembunyikan Ayana hampir satu minggu. Tidak mungkin Mark tidak menyentuh Ayana. Dan saat Ayana kembali ke rumah, Ayana dalam keadaan hamil. Jelas Ayana hamil karena Mark!?" ucap Sunny. Nyonya Reta mengerutkan dahinya.


"Sunny!? Apakah kamu pria bodoh yang hanya karena cemburu lalu tidak bisa berpikir logis?" sahut nyonya Reta.


"Ah sudahlah mommy!? Aku tidak mau membahas nya lagi. Pak Robert pun sudah menjelaskan semuanya padaku. Tetapi aku tetap tidak yakin dan percaya jika anak itu adalah darah daging ku," kata Sunny.

__ADS_1


"Kamu benar-benar bodoh, Sunny!? Pokoknya sampai kapanpun mommy tetap tidak mengizinkan kamu menikah dengan Viviana! Mommy ingin kamu kembali dengan Ayana," ucap nyonya Reta.


"Mommy itu sudah tidak mungkin!? Aku sudah sangat jijik dan membenci Ayana. Bahkan Ayana sekarang sudah dinikahi oleh Mark!? Mommy jangan keras kepala dong!? Mommy merestui hubungan ku dengan Viviana atau tidak, bagiku tidak masalah!? Jika aku sudah yakin dan mantap menikah dengan Viviana, aku akan tetap mewujudkan niatan ku," kata Sunny. Sunny benar-benar keras kepala sejak dari dulu. Apapun kemauan dan sudah menjadi tekadnya tidak ada seorang pun yang bisa melarangnya termasuk mommy nya.


__ADS_2